Kompas.com - 10/04/2021, 13:25 WIB
Ilustrasi skin tag, tahi lalat, daging tumbuh Ilustrasi skin tag, tahi lalat, daging tumbuh


KOMPAS.com- Skin tag adalah daging tumbuh non-kanker yang tumbuh di permukaan kulit mirip kutil namun tidak menimbulkan nyeri ataupun rasa sakit. Meskipun begitu, skin tag seringkali mengganggu sehingga butuh cara untuk mengatasinya.

Skin tag sebenarnya umum terjadi pada pria dan wanita, terutama setelah usia 50 tahun. Ini dapat muncul di mana saja di sekitar tubuh Anda.

Namun biasanya, skin tag ditemukan di tempat lipatan kulit seperti ketiak, paha, kelopak mata, leher, serta area di bawah payudara Anda.

Lalu, apa penyebab skin tag muncul dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab skin tag

Dilansir Healthline, Senin (17/9/2018) sebenarnya, belum diketahui persis apa yang menyebabkan skin tag.

Baca juga: Jalani 24 Operasi, Orang Berpenyakit Langka Ini Ditumbuhi Kutil Lagi

 

 

Karena biasanya, ini muncul pada lipatan kulit, kemungkinan dikarenakan gesekan. Skin tag sendiri terdiri dari pembuluh darah dan kolagen yang dikelilingi oleh lapisan luar kulit.

Namun, Anda mungkin berisiko lebih besar memiliki skin tag jika memiliki kondisi berikut.

  • Kelebihan berat badan
  • Sedang hamil
  • Memiliki anggota keluarga yang memiliki skin tag
  • Memiliki resistensi insulin atau diabetes tipe 2

Cara mengatasi skin tag

Skin tag kecil bisa hilang dengan sendirinya. Namun sebagian besar kutil ini mungkin tetap menempel di kulit dan secara umum, daging tumbuh pada permukaan kulit ini tidak memerlukan perawatan.

Baca juga: Fingertips, Bagian Kulit Sangat Sensitif yang Ada di Ujung Jari

 

Akan tetapi, jika kutil sudah melukai atau mengganggu keseharian, Anda dapat menemui dokter untuk menghilangkan skin tag dengan metode-metode berikut.

  • Cryotherapy: Membekukan tanda kulit dengan nitrogen cair.
  • Operasi pengangkatan: Menghilangkan tanda kulit dengan gunting atau pisau bedah.
  • Bedah listrik: Membakar tanda kulit dengan energi listrik frekuensi tinggi.
  • Ligasi: Menghapus skin tag dengan mengikatnya dengan benang bedah untuk menghentikan aliran darahnya.

Untuk menghilangkan kutil atau skin tag kecil di permukaan kulit, biasanya tidak memerlukan anestesi. Dokter mungkin menggunakan anestesi lokal saat menghilangkan skin tag yang besar atau banyak.

Baca juga: Eksim Kulit pada Anak, Berikut Gejala dan Cara Merawatnya

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X