Kompas.com - 09/04/2021, 18:30 WIB
Ilustrasi tripel konjungsi Bulan-Mars-Aldebaran. Fenomena langit ini akan terjadi pekan ini, 19 Maret 2021. SHUTTERSTOCK/Jose L. StephensIlustrasi tripel konjungsi Bulan-Mars-Aldebaran. Fenomena langit ini akan terjadi pekan ini, 19 Maret 2021.


KOMPAS.com- Salah satu fenomena astronomi yang paling sering terjadi yakni adalah konjungsi bulan. Hampir sepanjang tahun, konjungsi bulan dapat terjadi.

Lantas, apa itu konjungsi bulan?

Terkadang dua objek langit atau lebih saling bertemu di alam semesta. Para astronom kemudian menyebutnya sebagai konjungsi, untuk menggambarkan pertemuan benda-benda langit ini.

Konjungsi bulan adalah bertemunya Bulan dengan Matahari pada fase Bulan Baru, saat Bulan bergerak di antara Bumi dan Matahari, dikutip dari Brittanica.

Melansir dari Earth Sky, Jumat (9/4/2021), kata konjungsi berasal dari bahasa latin, yang artinya bergabung bersama. Dalam astronomi, konjungsi berhubungan dengan dua atau lebih objek yang disatukan di langit.

Hubungan astronomis menggambarkan beberapa jenis konjungsi Bulan yang melibatkan Matahari, sehingga fenomena ini dapat diamati di langit, di antaranya konjungsi inferior dan superior.

Baca juga: Mulai Malam Ini, Ada Tripel Konjungsi Bulan, Jupiter, dan Saturnus

 

1. Konjungsi inferior

Konjungsi inferior adalah ketika sebuah benda melintas di antara kita dan matahari.

Objek apa pun di ruang angkasa yang mengorbit matahari lebih dekat dari orbit Bumi dapat melewati konjungsi inferior dari waktu ke waktu. Asumsinya, orbit benda langit tersebut terletak lebih atau kurang dekat dengan ekliptika.

Namun, biasanya, para astronom mengaitkan konjungsi inferior ini dengan planet Venus dan planet Merkurius.

Sebab, kedua planet tersebut mengorbit di antara Matahari dan Bulan, dan merupakan dua planet inferior dalam Tata Surya

Ketika planet Venus dan Merkurius berada pada jarak yang dekat atau mendekati konjungsi inferior, fenomena konjungsi bulan dengan planet ini ini tidak dapat dilihat dari Bumi, karena keduanya tersembunyi di bawah sinar matahari.

Baca juga: Ada Aldebaran, Jangan Lewatkan Tripel Konjungsi Bulan, Mars, Aldebaran Petang Ini

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X