Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/07/2022, 18:27 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama tahun 2021, pemerintah menilai ada empat kawasan yang memberikan prospek signifikan terkait pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Hal itu tertera dalam dokumen Dewan Nasional KEK Indonesia berjudul Laporan Perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus Tahun 2021.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, terdapat beberapa hal signifikan dalam pengembangan KEK pada tahun 2021.

Antara lain, ekspor perdana alumina dari KEK Galang Batang, groundbreaking PT Freeport Indonesia di KEK Gresik, groundbreaking Lido World Garden di KEK Lido, dan penyelenggaraan World Superbike di KEK Mandalika.

"Semua kegiatan ini mampu memberikan multiplier effect terhadap masyarakat, dan menjadi sinyal bahwa KEK siap menjadi lokomotif dalam menggerakkan roda ekonomi nasional," ujar Airlangga Hartarto dalam laporan tersebut.

Baca juga: Perhatikan Lagi, Daftar 18 Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia

Berdasarkan hal tersebut, berikut profil singkat empat KEK yang menunjukkan beberapa prospek signifikan pada 2021.

KEK Galang Batang

KEK Galang Batang berada di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Berdiri di area seluas sekitar 2.333 hektar ini sudah beroperasi pada 8 Desember 2018 lalu.

Kawasan yang masuk dalam kategori KEK industri ini disiapkan untuk kegiatan utama yakni industri pengolahan bauksit dan logistik.

Adapun Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Galang Batang ialah PT GBKEK Industri Park.

Hingga 2021, realisasi investasi di KEK Galang Batang mencapai Rp 15,74 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 3.480 orang.

KEK Gresik

KEK yang juga disebut Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) ini terletak di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Penetapan statusnya sebagai KEK pada Juni 2021 lalu.

Meski tergolong baru, KEK Gresik dinilai sudah menunjukkan performa bagus seiring telah berlangsungnya groundbreaking PT Freeport Indonesia pada Oktober 2021 lalu.

Berdiri di atas area seluas 2.167 hektar, KEK Gresik menjalankan kegiatan utama seperti, industri metal, industri elektronik, industri kimia, industri energi, serta logistik.

Adapun BUPP KEK Gresik yaitu PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (PT BKMS), perusahaan joint venture (JV) antara AKR Corporindo dan Pelindo III.

Realisasi hingga 2021, KEK Gresik telah meraup investasi sebesar Rp 9,8 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 2.000 orang.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Kawasan Ekonomi Khusus?

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com