Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kerek Kapasitas Produksi, Maxi Bangun Pabrik Ke-3 di Kawasan Industri Kendal

Kompas.com - 08/05/2024, 11:00 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - PT Maxindo Karya Anugerah Tbk melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik seluas 3,5 hektar di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis (02/05/2024).

Pabrik ke-3 yang dibangun perseroan tersebut diproyeksikan untuk mengerek kapasitas produksi seiring terus meningkatnya permintaan pasar dalam negeri maupun ekspor.

Perseroan telah menunjuk PT Bhineka Ciptabahana Pura (BCP) sebagai kontraktor utama untuk menyelesaikan pembangunan pabrik tersebut.

Direktur Utama PT Maxindo Karya Anugerah Tbk, Sarkoro Handajani mengatakan, selain menambah kapasitas produksi untuk pemenuhan kebutuhan pasar dalam negeri maupun ekspor, pembangunan pabrik juga diproyeksikan bagi pengembangan produk-produk baru yang dihadirkan produsen makanan ringan (snack) berbahan baku umbi-umbian tersebut.

"Kehadiran pabrik ke-3 ini merupakan kesempatan terbaik bagi perseroan untuk melakukan ekspansi bisnis, baik dalam kapasitas produksi maupun varian produk baru yang dihasilkan. Hal ini seiring dengan kinerja perusahaan akhir-akhir ini semakin membaik," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Pabrik Kendaraan Listrik Milik BYD Akan Hadir di Subang Smartpolitan

Dipilihnya Kawasan Industri Kendal sebagai lokasi pembangunan pabrik bukan tanpa alasan. Selain lokasi strategis dengan akses mudah, infrastruktur serta ketersediaan tenaga kerja juga terbilang memadai dan cukup besar.

Alasan lain, pengelola kawasan umumnya menyediakan berbagai program khusus yang memudahkan pelaku industri dan eksportir dalam melakukan pengembangan investasi.

Dia menjelaskan, rencana pembangunan pabrik akan dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama, konstruksi pada area seluas 1,6 hektar yang diproyeksikan rampung setahun ke depan, yakni Mei 2025. Diproyeksi menelan dana investasi sebesar Rp 120 miliar.

Kemudian pada tahap berikutnya, akan dibangun sisa area dari total 3,5 hektar lahan yang dimiliki.

"Kehadiran pabrik baru di Kawasan Industri Kendal, akan meningkatkan kapasitas produksi PT Maxindo hingga 3,5 kali lipat dari total produksi pabrik ke-1 dan 2 di wilayah Sentul, Bogor, Jawa Barat," sebut Sarkoro.

Diversifikasi Tujuan Ekspor

Sementara itu, Sarkoro mengakui konflik geopolitik global yang kian memanas akhir-akhir ini serta proteksionisme perdagangan berdampak signifikan terhadap kinerja ekspor secara umum terutama terkait kenaikan biaya logistik di jalur konflik.

Namun dirinya optimistis, ekspor makanan ringan oleh perseroan akan berjalan sesuai target.

Strateginya, melakukan diversifikasi pasar ekspor ke lebih banyak negara guna memitigasi risiko dan mengeksplorasi lebih dalam pasar domestik, Tanah Air.

Selain itu membangun integrasi rantai pasok lebih andal, meningkatkan efisiensi biaya produksi dan logistik serta menjalin kemitraan dengan mitra dari negara-begara yang tak terdampak langsung konflik geopolitik.

Hal itu seiring dengan peningkatan total kapasitas produksi perseroan. Di mana, pabrik ke-3 di Kawasan Industri Kendal akan mampu menyumbang penambahan produksi sebesar 470 ton per bulan.

Alhasil, kini perseroan punya kemampuan produksi secara total mencapai 800 ton per bulan untuk pemenuhan kebutuhan domestik maupun ekspor.

Baca juga: Bersama Perusahaan China, Adhi Karya Bangun Pabrik Pupuk Pusri IIIB di Sumsel

Secara khusus, eksplorasi pasar domestik akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan segmen pasar general, modern trade, dan online e-commerce.

"Bersamaan dengan groundbreaking pabrik di Kawasan Industri Kenal, kami telah memulai diversifikasi tujuan ekspor baru ke negara-negara Timur Tengah (Middle East) seperti Yordania, Palestina dan Saudi Arabia," pungkas Sarkoro.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com