Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepala Badan PBB untuk Palestina Tak Berniat Mundur

Kompas.com - 13/02/2024, 11:30 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber Reuters

BRUSSELS, KOMPAS.com - Philippe Lazzarini kepala badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan pada Senin (12/2/2024) bahwa ia tidak berniat untuk mengundurkan diri.

Ini menyusul tuduhan bahwa beberapa anggota stafnya ikut serta dalam serangan yang dipimpin oleh Hamas ke Israel pada tanggal 7 Oktober lalu.

Badan PBB ini memberikan bantuan kepada warga Palestina di Gaza dan sejak tuduhan itu muncul, meski beberapa negara donor telah menangguhkan pendanaannya.

Baca juga: Iran Tuntut Israel Dikeluarkan dari PBB

Dilansir dari Reuters, UNRWA telah meluncurkan sebuah investigasi dan memberhentikan staf yang dituduh terlibat dalam serangan tersebut.

Namun, Israel mengumumkan larangan visa bagi pelapor khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, karena komentarnya baru-baru ini yang menyangkal bahwa serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober adalah anti-Semit.

Pakar independen yang ditunjuk PBB, Francesca Albanese, pekan lalu mengatakan bahwa ia tidak setuju dengan deskripsi Presiden Perancis Emmanuel Macron tentang serangan tersebut.

Macron sebelumnya menyebut serangan sebagai pembantaian anti-Semit terbesar di abad ini.

"Tidak," tulis Albanese dalam bahasa Perancis di platform media sosial X. "Para korban 7/10 tidak dibunuh karena ke-Yahudi-an mereka, melainkan sebagai respons terhadap penindasan Israel."

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, dan Menteri Dalam Negeri Moshe Arbel menyebut komentar itu keterlaluan dan mengatakan bahwa dia sekarang ditolak masuk ke Israel.

Otoritas imigrasi telah diinstruksikan untuk tidak memberikan visa kepada orang Albania, tambah mereka, dan juga menyerukan pemecatannya.

Baca juga: Israel Tingkatkan Serangan ke Rafah meski Ada Peringatan dari AS dan PBB

Sebagai tanggapan, Albanese menulis di X:

"Israel menolak saya masuk bukanlah berita baru."

Dia mengatakan bahwa semua pelapor khusus untuk wilayah Palestina yang diduduki telah ditolak masuk oleh Israel sejak 2008.

Baca juga: [POPULER GLOBAL} Rusia Serbu Pusat Industri Ukraina dari Segala Arah | Sekjen PBB: DK PBB Tak Berkutik

"Hal ini tidak boleh menjadi pengalih perhatian dari kekejaman Israel di Gaza, yang mencapai tingkat kengerian baru dengan pengeboman orang-orang di daerah aman di Rafah," tambahnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Reuters

Terkini Lainnya

Paus Fransiskus: Saya Sangat Menderita atas Perang di Gaza

Paus Fransiskus: Saya Sangat Menderita atas Perang di Gaza

Global
Saat Israel Berada di Ambang Serangan Balasan Iran...

Saat Israel Berada di Ambang Serangan Balasan Iran...

Global
[POPULER GLOBAL] Sewa Mobil Mewah Untuk Mudik | Korsel Rekrut Pelajar Indonesia

[POPULER GLOBAL] Sewa Mobil Mewah Untuk Mudik | Korsel Rekrut Pelajar Indonesia

Global
Berlian Rp 64 Juta Hilang dalam Adonan, Toko Roti Ini Minta Pelanggan Periksa Kue

Berlian Rp 64 Juta Hilang dalam Adonan, Toko Roti Ini Minta Pelanggan Periksa Kue

Global
Terlibat Korupsi Rp 200 Triliun, Pengusaha Vietnam Divonis Hukuman Mati

Terlibat Korupsi Rp 200 Triliun, Pengusaha Vietnam Divonis Hukuman Mati

Global
Paus Fransiskus Resmi Akan Kunjungi Indonesia pada 3-6 September

Paus Fransiskus Resmi Akan Kunjungi Indonesia pada 3-6 September

Global
Viral Istri Cari Suaminya yang Ghosting Lewat Facebook, Ternyata Ini yang Terjadi

Viral Istri Cari Suaminya yang Ghosting Lewat Facebook, Ternyata Ini yang Terjadi

Global
Gedung Pencakar Langit Texas Menggelap di Malam Hari, Selamatkan Miliaran Burung dari Tabrakan

Gedung Pencakar Langit Texas Menggelap di Malam Hari, Selamatkan Miliaran Burung dari Tabrakan

Global
Kisah Pilu Aslina, Kehilangan 2 Putranya Sama-sama karena Kecelakaan Jelang Lebaran

Kisah Pilu Aslina, Kehilangan 2 Putranya Sama-sama karena Kecelakaan Jelang Lebaran

Global
AS Minta China Gunakan Pengaruhnya untuk Cegah Iran Serang Israel

AS Minta China Gunakan Pengaruhnya untuk Cegah Iran Serang Israel

Global
Seberapa Dekat Israel Singkirkan Hamas?

Seberapa Dekat Israel Singkirkan Hamas?

Internasional
Pria Bersenjata Dilaporkan di Stasiun Skotlandia, Ternyata Cosplayer Star Wars

Pria Bersenjata Dilaporkan di Stasiun Skotlandia, Ternyata Cosplayer Star Wars

Global
Badan Legislatif Tennessee Sahkan UU Larang Pernikahan Antarsepupu Pertama

Badan Legislatif Tennessee Sahkan UU Larang Pernikahan Antarsepupu Pertama

Global
Kekurangan Murid, Korea Selatan Rekrut Pelajar Indonesia untuk Isi Sekolah

Kekurangan Murid, Korea Selatan Rekrut Pelajar Indonesia untuk Isi Sekolah

Global
Rangkuman Hari Ke-778 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Bunuh 2 Militan | Fasilitas Energi Ukraina Diserang

Rangkuman Hari Ke-778 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Bunuh 2 Militan | Fasilitas Energi Ukraina Diserang

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com