China Sebut Sanksi AS 'Sembrono', Peringatkan Akan Ada Serangan Balik

Kompas.com - 15/12/2021, 15:33 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - China memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa mereka akan "menyerang balik" sebagai tanggapan atas tindakan "sembrono", dan mendesak Washington menarik pengesahan sanksi ke Beijing baru-baru ini.

AS memberlakukan sanksi terkait hak asasi manusia (HAM) pada Jumat (10/12/2021) terhadap individu dan entitas China, menambahkan individu dan entitas yang terkait dengan Myanmar, Korea Utara, dan Bangladesh.

Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi Baru untuk China, Myanmar, Korea Utara

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengecam sanksi tersebut sebagai "tindakan sesat".

“Kami mendesak AS untuk segera menarik keputusan salah yang terkait dan berhenti mencampuri urusan dalam negeri China dan merugikan kepentingan China,” kata Wang dalam konferensi pers di Beijing, Senin (13/12/2021) melansir Al Jazeera.

"Jika AS bertindak sembrono, China akan mengambil langkah-langkah efektif untuk menyerang balik dengan tegas," tambahnya.

Tanggapan tersebut terkait dengan serangkaian sanksi AS terbaru, yang bertepatan dengan KTT virtual dua hari Biden untuk Demokrasi.

Dalam pertemuan itu, Presiden ke-46 AS juga mengumumkan inisiatif untuk meningkatkan demokrasi di seluruh dunia, dan mendukung undang-undang pro-demokrasi di AS.

Pada Senin (13/12/2021), Wang bersumpah bahwa Beijing “tidak tergoyahkan dalam tekadnya untuk membela kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan nasional”.

Baca juga: Krisis Migran, Belarus Kecam Sanksi Tambahan dari Barat dan Ancam Membalas Keras

Dia juga membela kebijakan China dalam menangani komunitas Muslim Uighur di wilayah otonomi Xinjiang, dengan mengatakan pihaknya bertekad “untuk memerangi kekerasan, terorisme, separatisme, dan kekuatan ekstremis agama”.

“Tindakan sesat Amerika Serikat tidak dapat menghancurkan keseluruhan bentuk pembangunan Xinjiang, menghentikan kemajuan China, atau membalikkan tren perkembangan sejarah.”

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singapura Tidak Akan Lockdown meski Dihantam Gelombang Ke-8 Covid-19

Singapura Tidak Akan Lockdown meski Dihantam Gelombang Ke-8 Covid-19

Global
Singapura Konfirmasi Kasus Pertama Penularan Lokal Cacar Monyet

Singapura Konfirmasi Kasus Pertama Penularan Lokal Cacar Monyet

Global
Rangkuman Hari Ke-133 Serangan Rusia ke Ukraina, Telepon Putin dan Macron Bocor, Warga Didesak Tinggalkan Donbass

Rangkuman Hari Ke-133 Serangan Rusia ke Ukraina, Telepon Putin dan Macron Bocor, Warga Didesak Tinggalkan Donbass

Global
[POPULER GLOBAL] Taiwan Tolak Mi Instan Indonesia | Koper Isi Rp 6,6 Miliar di Pemilu Papua Nugini

[POPULER GLOBAL] Taiwan Tolak Mi Instan Indonesia | Koper Isi Rp 6,6 Miliar di Pemilu Papua Nugini

Global
Paus Fransiskus Beri Hak Suara pada Wanita dalam Pengangkatan Uskup

Paus Fransiskus Beri Hak Suara pada Wanita dalam Pengangkatan Uskup

Global
Pria Ini Menyamar sebagai Anak yang Hilang dari Tuan Tanah Kaya, Kuasai Harta Selama 41 Tahun

Pria Ini Menyamar sebagai Anak yang Hilang dari Tuan Tanah Kaya, Kuasai Harta Selama 41 Tahun

Global
6 Menteri Mundur dari Pemerintahan Inggris, Total Sudah 27 Menteri

6 Menteri Mundur dari Pemerintahan Inggris, Total Sudah 27 Menteri

Global
Sekjen OPEC dan Veteran Industri Minyak Mohammad Barkindo Meninggal

Sekjen OPEC dan Veteran Industri Minyak Mohammad Barkindo Meninggal

Global
Omicron Ditemukan di China untuk Pertama Kalinya, Kota Xi'an Ditutup

Omicron Ditemukan di China untuk Pertama Kalinya, Kota Xi'an Ditutup

Global
Rincian Panggilan Putin-Macron Sebelum Invasi ke Ukraina Bocor

Rincian Panggilan Putin-Macron Sebelum Invasi ke Ukraina Bocor

Global
Uang Tunai Rp 6,6 Miliar Ditemukan dalam Koper di Tengah Pemilu Papua Nugini, Anak Perdana Menteri Ditangkap

Uang Tunai Rp 6,6 Miliar Ditemukan dalam Koper di Tengah Pemilu Papua Nugini, Anak Perdana Menteri Ditangkap

Global
Balita Ditemukan Sendirian setelah Penembakan Massal pada Hari Kemerdekaan AS, Orang Tuanya Ternyata Jadi Korban Tewas

Balita Ditemukan Sendirian setelah Penembakan Massal pada Hari Kemerdekaan AS, Orang Tuanya Ternyata Jadi Korban Tewas

Global
Pengunjuk Rasa Iklim Rusak Lukisan Terkenal di Galeri Nasional Inggris

Pengunjuk Rasa Iklim Rusak Lukisan Terkenal di Galeri Nasional Inggris

Global
Lukashenko: Rusia dan Belarusia Bersatu, Eropa akan 'Dibersihkan'

Lukashenko: Rusia dan Belarusia Bersatu, Eropa akan "Dibersihkan"

Global
Dehidrasi dan Kelelahan, Carlos Santana Ambruk di Atas Panggung

Dehidrasi dan Kelelahan, Carlos Santana Ambruk di Atas Panggung

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.