Perancis Tolak Patroli bareng Inggris di Selat untuk Tangani Migran Ilegal

Kompas.com - 03/12/2021, 10:13 WIB
Perdana Menteri Perancis Jean Castex memberikan pernyataan setelah pertemuan konsultasi keamanan Belgia-Perancis di Egmont Palace, Brussels, Senin (22/11/2021). AP PHOTO/OLIVIER MATTHYSPerdana Menteri Perancis Jean Castex memberikan pernyataan setelah pertemuan konsultasi keamanan Belgia-Perancis di Egmont Palace, Brussels, Senin (22/11/2021).

PARIS, KOMPAS.com - Perancis secara resmi menolak ajakan patroli bersama dengan pasukan keamanan Inggris di pantai Selat, dalam surat yang dilihat AFP pada Kamis (2/12/2021) dari Perdana Menteri Prancis Jean Castex kepada PM Inggris Boris Johnson.

Castex menulis, "Kami tidak dapat menerima ... bahwa polisi atau tentara Inggris berpatroli di pantai kami. Ini masalah kedaulatan dan saya tahu kepekaan pemerintah Anda untuk menghormati kedaulatan orang lain."

Boris Johnson pekan lalu menulis surat kepada Presiden Perancis Emmanuel Macron, untuk mengusulkan patroli bersama serta pengembalian sistematis para migran yang tiba di Inggris dari Perancis setelah melintasi Selat.

Baca juga: 27 Migran Tewas Tenggelam Saat Coba Seberangi Selat Inggris, Perancis Salahkan London

Keputusan untuk mempublikasikannya menyebabkan kemarahan di Paris. Macron mengecam pendekatannya sebagai tidak serius.

"Mengirim migran kembali kepada kami bukanlah pilihan dan bukan cara yang serius atau bertanggung jawab untuk mengatasi masalah ini," kata seorang sumber di kantor perdana menteri, Kamis (2/12/2021).

Surat Perancis, yang dikirim pada Rabu malam ke Boris Johnson dan diungkap kepada wartawan hari Kamis, dimulai dengan mengatakan bahwa "setiap negara harus memikul tanggung jawabnya."

Dikatakan bahwa Perancis telah mengerahkan 700 polisi untuk berpatroli di pantai, sementara 41 jaringan penyelundupan manusia telah dibubarkan sejak awal tahun.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Palestina Meninggal Tak Wajar Pasca-Ditahan Tentara Israel

Warga Palestina Meninggal Tak Wajar Pasca-Ditahan Tentara Israel

Global
China Akan “Murnikan” Internet Jelang Olimpiade Musim Dingin Beijing dan Tahun Baru Imlek

China Akan “Murnikan” Internet Jelang Olimpiade Musim Dingin Beijing dan Tahun Baru Imlek

Global
Khawatir Konflik Rusia-Ukraina Memuncak, AS Cari Bantuan ke Qatar Amankan Gas ke Eropa

Khawatir Konflik Rusia-Ukraina Memuncak, AS Cari Bantuan ke Qatar Amankan Gas ke Eropa

Global
India Pamerkan Kekuatan Militer dalam Parade Hari Republik

India Pamerkan Kekuatan Militer dalam Parade Hari Republik

Global
30 Tahun Bertikai Soal Permata Curian, Arab Saudi dan Thailand Akhirnya Rujuk

30 Tahun Bertikai Soal Permata Curian, Arab Saudi dan Thailand Akhirnya Rujuk

Global
Ketika Warga Afghanistan Jual Anak dan Ginjal karena Putus Asa dalam Kelaparan…

Ketika Warga Afghanistan Jual Anak dan Ginjal karena Putus Asa dalam Kelaparan…

Global
Roket Elon Musk SpaceX Akan Tabrak Bulan setelah 7 Tahun Jadi Sampah Luar Angkasa

Roket Elon Musk SpaceX Akan Tabrak Bulan setelah 7 Tahun Jadi Sampah Luar Angkasa

Global
POPULER GLOBAL: Kisah Liu Xuezhou Ditolak Orang Tuanya Dua Kali | Tanggapan Singapura Soal FIR Kepri

POPULER GLOBAL: Kisah Liu Xuezhou Ditolak Orang Tuanya Dua Kali | Tanggapan Singapura Soal FIR Kepri

Global
Pengisi Suara Charlie Brown, Peter Robbins, Meninggal karena Bunuh Diri

Pengisi Suara Charlie Brown, Peter Robbins, Meninggal karena Bunuh Diri

Global
Sejarah Pemakaian Tisu Toilet, Mengapa di Beberapa Negara Lebih Dipilih Dibanding Air?

Sejarah Pemakaian Tisu Toilet, Mengapa di Beberapa Negara Lebih Dipilih Dibanding Air?

Global
Ada Angsa Duduk di Rel, Belasan Perjalanan Kereta London Sempat Tertunda

Ada Angsa Duduk di Rel, Belasan Perjalanan Kereta London Sempat Tertunda

Global
Mengenang Dua Tahun Kepergian Kobe Bryant

Mengenang Dua Tahun Kepergian Kobe Bryant

Global
Kisah CEO Tunanetra: Dulu Diremehkan Orang, Kini Perusahaannya Bernilai Nyaris Rp 1 Triliun

Kisah CEO Tunanetra: Dulu Diremehkan Orang, Kini Perusahaannya Bernilai Nyaris Rp 1 Triliun

Global
Viral, Video Detik-detik Longsor di Selangor, Memakan Badan Jalan hingga “Menelan” Sejumlah Mobil

Viral, Video Detik-detik Longsor di Selangor, Memakan Badan Jalan hingga “Menelan” Sejumlah Mobil

Global
Israel Selidiki Dugaan Korupsi Pembelian Kapal Selam dari Jerman

Israel Selidiki Dugaan Korupsi Pembelian Kapal Selam dari Jerman

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.