Polisi Federal Jerman Diam-diam Sudah Beli Spyware Pegasus pada 2019

Kompas.com - 10/09/2021, 13:37 WIB
NSO membuat spyware Pegasus yang disukai oleh pemerintah dan badan intelijen di seluruh dunia. AFP/GETTY IMAGES/JACK GUES via DW INDONESIANSO membuat spyware Pegasus yang disukai oleh pemerintah dan badan intelijen di seluruh dunia.

BERLIN, KOMPAS.com - Kantor Polisi Kriminal Federal Jerman (BKA) secara rahasia membeli spyware Pegasus yang terkenal dari perusahaan Israel NSO pada 2019.

Hal ini terungkap Selasa (7/9/2021) dalam sebuah sidang parlemen. Pemerintah federal memberikan informasi kepada Komisi Dalam Negeri di parlemen Jerman Bundestag tentang pembelian spyware itu dalam sesi tertutup, ujar sumber-sumber di parlemen.

Laporan pemerintah ini mengonfirmasi laporan sebelumnya dari media Jerman Die Zeit.

Perangkat lunak itu diperoleh di bawah "kerahasiaan tertinggi" demikian Die Zeit, meskipun pengacara ragu karena alat pengawasan dapat melakukan lebih dari yang diizinkan oleh undang-undang privasi Jerman.

Baca juga: Pegasus, Spyware Rancangan Perusahaan Israel Retas Banyak Jurnalis dan Aktivis di Dunia

Namun, versi yang dibeli oleh BKA memiliki fungsi tertentu yang diblokade untuk mencegah penyalahgunaan, ujar kalangan pakar keamanan kepada surat kabar tersebut. Meskipun tidak jelas bagaimana cara kerjanya pada tatanan praktis.

Pengungkapan pembelian spyware tersebut merupakan hasil investigasi bersama oleh Die Zeit serta harian Sueddeutsche Zeitung dan lembaga penyiaran publik NDR dan WDR.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apa kata pemerintah Jerman?

Menurut Sueddeutsche Zeitung, Wakil Presiden BKA Martina Link telah mengonfirmasi kepada anggota parlemen bahwa jawatannya telah membeli perangkat lunak tersebut.

Pada akhir 2020, BKA mengakuisisi versi perangkat lunak virus Trojan Pegasus. Ini telah digunakan dalam operasi tertentu menyasar terorisme dan kejahatan sejak Maret tahun ini.

Mahkamah Konstitusi Federal Jerman telah memutuskan, aparat keamanan hanya diizinkan untuk menggunakan spyware pada ponsel dan komputer milik target pengawasan untuk kasus khusus, dan hanya dapat memicu jenis operasi tertentu.

Di saat supremasi hukum membatasi penggunaannya, teknologi yang tersedia terus berkembang, nyaris tanpa batasan.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.