Rusak Ranjang untuk Buktikan Klaim Anti-seks, Atlet Israel Ini Minta Maaf

Kompas.com - 30/07/2021, 13:51 WIB
Dalam sebuah video yang diunggah pada Senin (26/7/2021), memperlihatkan tim Israel menguji kapasitas sebenarnya ranjang anti-sex di Olympic Village, Tokyo, Jepang 
BWANGAH via TIKTOKDalam sebuah video yang diunggah pada Senin (26/7/2021), memperlihatkan tim Israel menguji kapasitas sebenarnya ranjang anti-sex di Olympic Village, Tokyo, Jepang

TOKYO, KOMPAS.com - Seorang atlet Israel meminta maaf setelah video bersama timnya bermaksud membuktikan ranjang anti-seks berujung polemik.

Dalam Olimpiade Tokyo, Airweave memperkenalkan tempat tidur dari karton yang bakal ditempatkan di kompleks Olympic Village.

Berdasarkan keterangan pihak penyelenggara, tujuan mereka adalah menggunakan material yang bisa didaur ulang begitu Olimpiade dan Paralimpiade berakhir.

Baca juga: Video Viral Sembilan Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village

Sementara banyak yang memuji inovasi itu, tak sedikit pula yang menjajal kekuatannya. Apalagi setelah muncul klaim ranjang itu tak didesain untuk berhubungan seks.

Sekelompok atlet Israel, termasuk pemain bisbol kelahiran AS Ben Wanger, mengunggah video di TikTok saat mereka melompatinya.

Dalam video tersebut, Wanger dan delapan atlet lainnya melompati ranjang itu hingga mengalami kerusakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di video itu, awalnya Wanger mencoba melompatinya sendirian, kemudian berangsur bertambah hingga sembilan orang.

Media setempat melaporkan, Wanger langsung menghapus tayangan tersebut karena diminta Komite Olimpiade Israel.

Tak hanya itu. Dilansir World of Buzz Jumat (30/7/2021), pemain berposisi pitcher itu mengunggah video berisi permintaan maaf.

"Kami tidak bermaksud menyinggung siapa pun. Kami hanya menunjukkan betapa kuatnya ranjang di Olympic Village," paparnya.

Wanger berkilah, tempat tidur yang mereka gunakan dalam tayangan TikTok tersebut adalah kasur tambahan di kamar mereka.

"Kasur itu sudah didaur ulang. Kami menikmati tidur di sana, dan saya pikir ide ini bagus untuk Olimpiade edisi mendatang," kata dia.

Dia kemudian memuji Jepang karena sudah memberikan pelayanan terbaik sejak Olimpiade Tokyo dibuka pada pekan lalu.

Wanger menuturkan bagaimana dia dan rekan senegaranya menikmati keramahan dan kesigapan "Negeri Sakura" sepanjang Olimpiade.

Baca juga: Panitia Olimpiade Tokyo Bantah Kasur Kardus untuk Atlet Tak Bisa Dipakai untuk Seks


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Penambang Berhasil Diselamatkan Setelah 2 Hari Terjebak di Tambang Bawah Tanah

Puluhan Penambang Berhasil Diselamatkan Setelah 2 Hari Terjebak di Tambang Bawah Tanah

Global
Ayah Britney Spears Akan Diselidiki karena Diduga Rekam Diam-diam Putrinya di Kamar Tidur

Ayah Britney Spears Akan Diselidiki karena Diduga Rekam Diam-diam Putrinya di Kamar Tidur

Global
Pesawat Tak Dikenal Hantam Pangkalan Milisi Iran di Suriah Timur

Pesawat Tak Dikenal Hantam Pangkalan Milisi Iran di Suriah Timur

Global
Taliban Tak Lagi Izinkan Perempuan Afghanistan Mengajar atau Kuliah di Universitas

Taliban Tak Lagi Izinkan Perempuan Afghanistan Mengajar atau Kuliah di Universitas

Global
Singapura Kirimkan 122.400 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Singapura Kirimkan 122.400 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Global
Krisis Bahan Bakar Inggris, PM Inggris Perintahkan Tentara Siaga

Krisis Bahan Bakar Inggris, PM Inggris Perintahkan Tentara Siaga

Global
Kisah Hakim Wanita Afghanistan yang Sembunyi dari Kejaran Taliban...

Kisah Hakim Wanita Afghanistan yang Sembunyi dari Kejaran Taliban...

Global
Berduka, Kucing Persia Ini Duduk di Sebelah Kuburan Saudaranya Selama Berjam-jam

Berduka, Kucing Persia Ini Duduk di Sebelah Kuburan Saudaranya Selama Berjam-jam

Global
Dijuluki 'Guru Tercantik', Wanita Ini Diduga adalah Penipu

Dijuluki "Guru Tercantik", Wanita Ini Diduga adalah Penipu

Internasional
Masih Diburu, Warga Afghanistan Anti-Taliban Hapus Rekam Jejak di Media Sosial

Masih Diburu, Warga Afghanistan Anti-Taliban Hapus Rekam Jejak di Media Sosial

Global
Terlalu Dekat dengan Kandang, Jari Bayi Ini Putus Diserang Harimau

Terlalu Dekat dengan Kandang, Jari Bayi Ini Putus Diserang Harimau

Internasional
Taiwan Butuh Senjata Jarak Jauh dan untuk Lawan China

Taiwan Butuh Senjata Jarak Jauh dan untuk Lawan China

Global
60 Tahun Mengabdi, Pria Detroit dapat Kejutan di Hari Terakhir Bekerja

60 Tahun Mengabdi, Pria Detroit dapat Kejutan di Hari Terakhir Bekerja

Global
Bir Tawil, Wilayah di Dunia yang Tak Termasuk Negara Mana Pun

Bir Tawil, Wilayah di Dunia yang Tak Termasuk Negara Mana Pun

Global
Profil Guoni Thorlacius Johannesson, Presiden Islandia

Profil Guoni Thorlacius Johannesson, Presiden Islandia

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.