Kemenhan Inggris Minta Maaf Dokumen Rahasia Negara Tertinggal di Halte Bus

Kompas.com - 29/06/2021, 07:33 WIB
Foto bertanggal 20 Maret 2020 ini memperlihatkan kapal perang Inggris HMS Defender di Portsmouth. Militer Rusia mengeklaim menembakkan tembakan peringatan dan jet tempurnya menjatuhkan bom untuk memaksa Defender keluar dari perairan dekat Crimea di Laut Hitam pada 23 Juni 2021. AP PHOTO/Ben MitchellFoto bertanggal 20 Maret 2020 ini memperlihatkan kapal perang Inggris HMS Defender di Portsmouth. Militer Rusia mengeklaim menembakkan tembakan peringatan dan jet tempurnya menjatuhkan bom untuk memaksa Defender keluar dari perairan dekat Crimea di Laut Hitam pada 23 Juni 2021.

LONDON, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Inggris pada Senin (28/6/2021) meminta maaf soal dokumen rahasia negara yang tertinggal di halte bus.

Dokumen itu berisi pergerakan kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris di Laut Hitam, yang sedang terlibat cekcok dengan Rusia.

Menteri pertahanan junior Inggris Jeremy Quin mengatakan kepada parlemen, pemerintah sangat menyesal atas kesalahan tersebut, yang ia tuduhkan pada seorang pejabat senior kementerian.

Baca juga: Dokumen Rahasia Inggris Ditemukan di Halte Bus, Bahas Potensi Bentrok dengan Rusia

Salah satu dokumen ditemukan oleh seorang warga di Kent, Inggris tenggara, dan diserahkan kepada BBC dan bertanda "Rahasia: Hanya untuk Inggris".

BBC pada Minggu (27/6/2021) melaporkan potongan dokumen itu membahas kemungkinan tanggapan Rusia terhadap kapal perang HMS Defender Inggris, yang melakukan perjalanan melalui perairan Ukraina di lepas pantai Krimea.

Rusia pekan lalu mengatakan, pihaknya melepaskan tembakan peringatan ke kapal tersebut karena melanggar perairan teritorialnya, dan semakin memanaskan tensi antara London dan Moskow.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun Inggris berdalih, mereka menempuh jalan yang tidak salah sesuai hukum internasional.

Baca juga: Dokumen Rahasia Inggris Ungkap, Insiden Perairan Ukraina dengan Rusia Terencana

Quin mengatakan kepada anggota parlemen, dokumen yang hilang itu sekarang sudah kembali ke kementerian, dan akses individu ke materi sensitif tersebut ditangguhkan sambil menunggu penyelidikan.

Seorang karyawan yang tidak disebutkan namanya berujar, "Saya tidak ingin berprasangka terhadap penyelidikan, tetapi tampaknya ini adalah kesalahan oleh individu itu."

Dokumen-dokumen rahasia negara tadi juga berisi rencana kemungkinan pengerahan militer Inggris yang berkelanjutan di Afghanistan, setelah berakhirnya operasi NATO yang dipimpin Amerika Serikat akhir tahun ini.

Quin mengungkapkan, para sekutu Inggris termasuk AS sudah diberitahu tentang itu.

Beberapa anggota parlemen di partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson mencatat, pelanggaran keamanan berulang terjadi di Kementerian Pertahanan dalam enam bulan terakhir.

"Kami tidak memiliki catatan dokumen yang hilang pada tingkat 'Rahasia' di atas dalam 18 bulan terakhir. Tapi yang jelas, ini seharusnya tidak pernah terjadi," pungkas Quin dikutip dari AFP.

Baca juga: Pertama Kalinya, Menteri Kesehatan Inggris Dijabat Seorang Muslim


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pemilu Jerman, Turki Sangat Kehilangan Angela Merkel Sang Pelindung

Jelang Pemilu Jerman, Turki Sangat Kehilangan Angela Merkel Sang Pelindung

Global
Tunangan Gabby Petito Terus Diburu, Imbalan Rp 427 Juta bagi yang Memiliki Informasi

Tunangan Gabby Petito Terus Diburu, Imbalan Rp 427 Juta bagi yang Memiliki Informasi

Global
16 Distrik di India Matikan Internet Saat Ujian Guru agar Tak Ada yang 'Nyontek'

16 Distrik di India Matikan Internet Saat Ujian Guru agar Tak Ada yang "Nyontek"

Global
Misteri Kota Orang Mati, Tempat 10.000 Mayat Dikubur bersama Barang-barang Mereka

Misteri Kota Orang Mati, Tempat 10.000 Mayat Dikubur bersama Barang-barang Mereka

Global
Najib Razak Makin Aktif, Akankah 'Comeback' ke Politik Malaysia?

Najib Razak Makin Aktif, Akankah "Comeback" ke Politik Malaysia?

Global
Pemilihan PM Jepang: 4 Calon Bertarung, Siapa Pengganti Yoshihide Suga?

Pemilihan PM Jepang: 4 Calon Bertarung, Siapa Pengganti Yoshihide Suga?

Global
Sempat Ramaikan Dunia Maya, Inilah Kisah Asal-usul Meme

Sempat Ramaikan Dunia Maya, Inilah Kisah Asal-usul Meme

Global
Yao Ming, Pebasket China yang Tertawanya Jadi Bahan Meme Ikonik

Yao Ming, Pebasket China yang Tertawanya Jadi Bahan Meme Ikonik

Global
9 Kisah Ramalan Sejarah dari Kerajaan China Kuno hingga Napoleon III

9 Kisah Ramalan Sejarah dari Kerajaan China Kuno hingga Napoleon III

Internasional
Tentara Wanita AS Dapat Serangan dari Sekelompok Pria Afghanistan di Kamp Pengungsi

Tentara Wanita AS Dapat Serangan dari Sekelompok Pria Afghanistan di Kamp Pengungsi

Global
Penyelam Amatir Temukan Harta Karun Peninggalan Kekaisaran Romawi saat Bersihkan Sampah Dasar Laut

Penyelam Amatir Temukan Harta Karun Peninggalan Kekaisaran Romawi saat Bersihkan Sampah Dasar Laut

Global
Serial Ultraman Tiga Dilarang Tayang di China karena 'Terlalu Kasar'

Serial Ultraman Tiga Dilarang Tayang di China karena "Terlalu Kasar"

Global
Gilgamesh, Sosok Dua Per Tiga Dewa dari Mesopotamia Kuno

Gilgamesh, Sosok Dua Per Tiga Dewa dari Mesopotamia Kuno

Global
Black Hole Bermassa 100 Miliar Matahari, Hal Terberat di Semesta?

Black Hole Bermassa 100 Miliar Matahari, Hal Terberat di Semesta?

Global
Siapa Xu Jiayin Pendiri Evergrande, Pengembang Properti yang Berutang Rp 4,2 Kuadriliun

Siapa Xu Jiayin Pendiri Evergrande, Pengembang Properti yang Berutang Rp 4,2 Kuadriliun

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.