Kompas.com - 20/06/2021, 18:23 WIB
 Dalam file foto Rabu 8 Mei 2019 ini Pangeran Harry dan Meghan, Duchess of Sussex, berpose selama sesi pemotretan dengan putra mereka yang baru lahir Archie, di St George's Hall di Kastil Windsor, Windsor, Inggris selatan. AP PHOTO/DOMINIC LIPINSKI Dalam file foto Rabu 8 Mei 2019 ini Pangeran Harry dan Meghan, Duchess of Sussex, berpose selama sesi pemotretan dengan putra mereka yang baru lahir Archie, di St George's Hall di Kastil Windsor, Windsor, Inggris selatan.

LONDON, KOMPAS.com - Pangeran Charles berencana untuk memastikan bahwa cucunya Archie tidak akan pernah diberi gelar Pangeran, sebagai bagian dari rencananya untuk sebuah monarki yang lebih ramping.

Pangeran Wales diduga telah mengungkapkan bahwa putra Pangeran Harry dan Meghan Markle yang berusia dua tahun tidak akan berada di garis depan Keluarga Kerajaan, ketika ia menjadi Raja.

Baca juga: Pangeran William dan Harry Diharap “Rujuk” saat Acara Peringatan Patung Putri Diana

Langkah itu telah membuat marah keluarga Sussex. Itu juga yang diperkirakan telah memicu serangkaian tuduhan pahit yang dilontarkan pasangan itu kepada Keluarga Kerajaan Inggris dari seberang Atlantik.

Seorang cucu dari penguasa telah lama memiliki hak untuk mendapat gelar bangsawan sebagai seorang Pangeran.

Tetapi Pangeran Charles bertekad untuk membatasi jumlah anggota kunci Royals.

Urutan pertama pewaris tahkta Inggris itu meyakini bahwa masyarakat tidak ingin membayar untuk keluarga Monarki yang terus berkembang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Charles telah mengatakan kepada Sussex bahwa dia akan mengubah dokumen hukum utama, untuk memastikan bahwa Archie tidak bisa mendapatkan gelar yang pernah dia warisi, menurut sumber yang dekat dengan pasangan itu.

Keputusan itu, yang mengikuti diskusi panjang selama berbulan-bulan di belakang layar. Dan kemudian menjerumuskan hubungan antara Harry dan kerabatnya ke titik terendah baru yang berbahaya.

"Harry dan Meghan diberitahu bahwa Archie tidak akan pernah menjadi Pangeran, bahkan ketika Charles menjadi Raja," kata sumber itu menurut Mail On Sunday.

Baca juga: Ratu Elizabeth II Tidak Akan Tinggal Diam Kesalahpahaman Beredar Soal Pangeran Harry dan Meghan

Aturan yang ada untuk gelar Kerajaan ditetapkan dalam Surat Paten tertanggal 20 November 1917, yang memungkinkan gelar Pangeran dan Putri diberikan kepada kerabat tertentu.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Yunani Dilanda Gelombang Panas Terburuk Sejak 1987, Picu Kebakaran Hutan Luas

Yunani Dilanda Gelombang Panas Terburuk Sejak 1987, Picu Kebakaran Hutan Luas

Global
POPULER GLOBAL: Jepang Lindungi Atlet Belarus yang Diusir | Temuan Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Berusia Ribuan Tahun

POPULER GLOBAL: Jepang Lindungi Atlet Belarus yang Diusir | Temuan Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Berusia Ribuan Tahun

Global
Biografi Tokoh Dunia: Profil: Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Lebih Berkuasa dari Presiden

Biografi Tokoh Dunia: Profil: Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Lebih Berkuasa dari Presiden

Global
Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Global
Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Global
Lamont Jacobs, 'One of Fastest Man Alive', Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Lamont Jacobs, "One of Fastest Man Alive", Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Global
Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Global
Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Global
Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Global
Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Global
Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Global
4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

Global
Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Global
UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

Global
Ketika Persembunyian Osama bin Laden Terungkap dari Baju yang Dijemur Istrinya

Ketika Persembunyian Osama bin Laden Terungkap dari Baju yang Dijemur Istrinya

Global
komentar
Close Ads X