Kompas.com - 19/06/2021, 14:10 WIB
Dalam foto pada 30 Agustus 2017 ini, Pangeran William (Duke of Cambridge), dan Pangeran Harry dari Inggris berjalan pergi setelah melihat penghormatan yang ditinggalkan oleh masyarakat di salah satu pintu masuk Istana Kensington untuk menandai peringatan 20 tahun kematian Diana, Princess of Wales, di London. AFP PHOTO/KIRSTY WIGGLESWORTHDalam foto pada 30 Agustus 2017 ini, Pangeran William (Duke of Cambridge), dan Pangeran Harry dari Inggris berjalan pergi setelah melihat penghormatan yang ditinggalkan oleh masyarakat di salah satu pintu masuk Istana Kensington untuk menandai peringatan 20 tahun kematian Diana, Princess of Wales, di London.

LONDON, KOMPAS.com - Acara peringatan patung Putri Diana (Putri Wales) yang baru, bulan depan diharap dapat membantu mencairkan hubungan dingin antara putra-putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry.

Hal itu disampaikan Omid Scobie, seorang jurnalis dan penulis "Finding Freedom" (2020), buku yang meliput pernikahan Harry dan Meghan dan kepindahan mereka ke Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Ratu Elizabeth II Tidak Akan Tinggal Diam Kesalahpahaman Beredar Soal Pangeran Harry dan Meghan

Para pangeran direncanakan menghadiri upacara 1 Juli di taman Istana Kensington. Mereka akan membuka patung baru Diana untuk memperingati ulang tahun ke-60 ibu mereka.

Scobie mengatakan dia berharap acara itu "akan menunjukkan mereka berdua dapat bersikap ramah dan hormat, terutama ketika mengingat kehidupan ibu mereka, meskipun ada perbedaan di antara mereka (saat ini).”

Pangeran William dan Harry sebelumnya diketahui sebagai dua saudara yang relatif dekat. Mereka belajar bersama di sekolah elit Eton Inggris, dan keduanya bertugas di militer.

Namun relasi mereka menjadi jauh sejak pernikahan Harry dengan Meghan, dan pasangan itu pindah ke California, AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Scobie mengatakan pertemuan saudara-saudara itu dapat mengingatkan mereka "seberapa baik" mereka bekerja sama. Terutama untuk melestarikan warisan ibu mereka.

Putri Diana tewas dalam kecelakaan mobil Paris, berusia 36 tahun, pada 1997.

"Mungkin itu akan menjadi pemecah kebekuan yang dibutuhkan," tambahnya menjawab pertanyaan AFP di London.

Baca juga: Menyimak Lagi Wawancara Oprah dan Harry-Meghan, Disebut Penuh Klaim Palsu?

Para pangeran, menurutnya, tidak akan bisa berbicara secara pribadi di acara besar itu. Padahal "banyak yang harus dibahas".

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Global
Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Global
Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Global
Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Global
Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Global
Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Global
Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Global
Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Global
Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya 'Jauh dari Target'

Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya "Jauh dari Target"

Global
Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Global
AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi 'Negara Pariah' jika Taliban Berkuasa

AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi "Negara Pariah" jika Taliban Berkuasa

Global
Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Global
Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Global
Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Global
Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Global
komentar
Close Ads X