Caroline Jurie Mundur dari Mrs World Setelah Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka

Kompas.com - 21/04/2021, 18:05 WIB
Dalam foto yang diambil pada 4 April 2021, pemenang Mrs World 2020 Caroline Jurie (dua dari kiri) melepaskan mahkota dari juara Mrs Sri Lanka 2021 Pushpika De Silva karena dituduh sudah bercerai. AFP PHOTO/-Dalam foto yang diambil pada 4 April 2021, pemenang Mrs World 2020 Caroline Jurie (dua dari kiri) melepaskan mahkota dari juara Mrs Sri Lanka 2021 Pushpika De Silva karena dituduh sudah bercerai.

COLOMBO, KOMPAS.com - Caroline Jurie, pemenang Mrs World 2020, dilaporkan mundur setelah ditangkap karena mencopot paksa mahkota Mrs Sri Lanka.

Pada awal April, Jurie menjadi tajuk berita karena mencopot paksa pemenang kontes kecantikan bagi perempuan sudah menikah itu.

Setelah insiden itu viral, wanita berusia 28 tahun itu ditangkap polisi bersama temannya, Chula Padmendra.

Baca juga: Mahkota Pemenang Ratu Kecantikan Sri Lanka Dicopot Paksa karena Dia Diduga Bercerai

Jurie memenangkan Mrs World di Las Vegas, California, tahun lalu. Namun, oleh pihak penyelenggaran dia disebut mundur.

Karena itu, mahkota Caroline Jurie bakal diberikan kepada runner up Kate Schneider yang berasal dari Irlandia.

Baik Jurie dan Padmendra dijerat dengan tuduhan melakukan penganiayaan dan menyebabkan kerusakan.

Seperti diberitakan kantor berita AFP Rabu (21/4/2021), mereka berdua dijadwalkan hadir dalam sidang perdana pada 28 Juni.

Dalam unggahannya di Instagram, Jurie memberikan alasan mengapa dia mencopot paksa mahkota Pushpika de Silva, pemenang Mrs Sri Lanka.

Dalam pandangan Jurie, De Silva tidak layak mendapatkan gelar tersebut karena dia sudah bercerai.

Berdasarkan aturan Mrs World, partisipan boleh berkompetisi selama statusnya adalah perempuan yang sudah menikah.

De Silva merespons dengan menyatakan bahwa dia dan suaminya kini sebatas berpisah, dan mereka masih sah menikah.

Karena mahkotanya dicopot paksa oleh Jurie, De Silva mengungkapkan dia harus dirawat di rumah sakit karena kepalanya terluka.

Karena insiden itu, pihak penyelenggara, Chandimal Jayasinghe menuntut Caroline Jurie memberikan ganti rugi.

Selain karena rasa malu yang timbul saat di panggung, dilaporkan juga sejumlah cermin di kamar ganti rusak.

Baca juga: Caroline Jurie Copot Mahkota Sendiri Setelah Ditangkap atas Insiden Mrs Sri Lanka


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X