Meghan Markle Kerja Sama dengan Tokoh Kampanye Hillary Clinton, Niat Jadi Kandidat Presiden AS 2024

Kompas.com - 24/03/2021, 12:23 WIB
Harry (36 tahun) dan Meghan (39 tahun), diterjang kritik tahun lalu setelah menyampaikan pandangan soal pemilihan presiden AS. AP PHOTO/DOMINIC LIPINSKIHarry (36 tahun) dan Meghan (39 tahun), diterjang kritik tahun lalu setelah menyampaikan pandangan soal pemilihan presiden AS.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Meghan Markle mejalin kerja sama dengan salah satu tokoh senior dari kampanye kepresidenan Hillary Clinton 2016. Kabar ini semakin mengembuskan kabar tentang keinginan “The Duchess” memasuki ranah politik AS.

Daily Mail melaporkan pada Selasa (23/3/2021), Harry dan Meghan telah bergabung dengan Genevieve Roth, yang akan menjabat sebagai penasihat strategis senior di yayasan Archewell milik pasangan itu.

Invisible Hand, agen dampak sosial yang didirikan oleh Roth, juga akan bekerja dengan Archewell dalam inisiatif dan kampanyenya.

Roth mengatakan memiliki komitmen seumur hidup terhadap kesetaraan jender. Sebelumnya dia menjabat sebagai Director of Creative Engagement untuk kampanye Kepresidenan Clinton 2016.

Sebagai lulusan Emerson College dan Journalism School Publishing Course Columbia, Roth juga bekerja dengan Gedung Putih dan Let Girls Learn, sebuah inisiatif pemerintah AS yang diluncurkan oleh mantan Presiden Barack Obama dan istrinya Michelle.

Berita tersebut menambah spekulasi bahwa Meghan, yang secara rutin menggunakan posisinya untuk mengomentari kesetaraan jender dan ras, ingin memulai karier politik.

Sebuah pernyataan mengatakan Invisible Hand akan fokus pada perubahan strategis melalui cerita dan pembangunan komunitas untuk mendukung kesetaraan jender dan ras.

“Mereka bergabung dengan tim yang berkembang pesat dan sangat berdedikasi, untuk memajukan perubahan budaya sistemik dan mendukung komunitas yang penuh kasih di seluruh dunia,” kata seorang juru bicara Sussex.

Baca juga: Klaim “Pernikahan Dini” Meghan dan Harry Dibantah, Ini Buktinya

Kerja sama tersebut terjadi setelah tangan kanan Harry dan Meghan di AS mengundurkan diri dari perannya.

Catherine St Laurent “diambil” oleh pasangan itu dari Bill and Melinda Gates Foundation untuk menjadi kepala staf dan direktur eksekutif Archewell, organisasi nirlaba baru mereka, pada April lalu.

Halaman:

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Palestina Digusur dari Yerusalem, Jalur Gaza Luncurkan 3 Roket ke Israel

Warga Palestina Digusur dari Yerusalem, Jalur Gaza Luncurkan 3 Roket ke Israel

Global
Bayar untuk Wisata, Sekelompok Lansia Ini Malah Dibawa ke Pemakaman

Bayar untuk Wisata, Sekelompok Lansia Ini Malah Dibawa ke Pemakaman

Global
Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Roket hingga Stasiun Luar Angkasa yang Pernah Jatuh ke Bumi dari Tahun ke Tahun

Internasional
Israel dan Korea Selatan Bakal Jalin Perdagangan Bebas

Israel dan Korea Selatan Bakal Jalin Perdagangan Bebas

Global
Sepupu Ratu Elizabeth II Tawarkan Investor Akses ke Kremlin demi Keuntungan Pribadi

Sepupu Ratu Elizabeth II Tawarkan Investor Akses ke Kremlin demi Keuntungan Pribadi

Global
Wanita Ini Jatuh Saat Menari di Tepi Balkon Lantai 25, Penghuni Apartemen Buru-buru Pindah

Wanita Ini Jatuh Saat Menari di Tepi Balkon Lantai 25, Penghuni Apartemen Buru-buru Pindah

Global
Nepal Alami Situasi Covid-19 seperti di India, Rumah Sakit Kehabisan Oksigen

Nepal Alami Situasi Covid-19 seperti di India, Rumah Sakit Kehabisan Oksigen

Global
Warga Palestina dan Polisi Israel Kembali Bentrok, 14 Orang Terluka

Warga Palestina dan Polisi Israel Kembali Bentrok, 14 Orang Terluka

Global
UPDATE: 68 Orang Tewas dalam Ledakan Bom Sekolah Afghanistan

UPDATE: 68 Orang Tewas dalam Ledakan Bom Sekolah Afghanistan

Global
PM Israel Bela Polisinya dalam Bentrokan dengan Warga Palestina di Yerusalem

PM Israel Bela Polisinya dalam Bentrokan dengan Warga Palestina di Yerusalem

Global
BREAKING NEWS: Arab Saudi Gelar Ibadah Haji 2021

BREAKING NEWS: Arab Saudi Gelar Ibadah Haji 2021

Global
Pesta Ulang Tahun di AS Ditembaki, 6 Tewas, Pelaku Bunuh Diri

Pesta Ulang Tahun di AS Ditembaki, 6 Tewas, Pelaku Bunuh Diri

Global
Pertama di Dunia, SpaceX Kirim Satelit ke Bulan Didanai Dogecoin

Pertama di Dunia, SpaceX Kirim Satelit ke Bulan Didanai Dogecoin

Global
Pipa Bahan Bakar Terbesar Kena Serangan Siber, AS Umumkan Keadaan Darurat Nasional

Pipa Bahan Bakar Terbesar Kena Serangan Siber, AS Umumkan Keadaan Darurat Nasional

Global
Myanmar Masih Krisis, Junta Militer Dapat Investasi Rp 39 Triliun

Myanmar Masih Krisis, Junta Militer Dapat Investasi Rp 39 Triliun

Global
komentar
Close Ads X