Ribuan Anak Tanpa Pendamping Menumpuk di Perbatasan AS, Presiden Meksiko Salahkan “Janji Manis” Biden

Kompas.com - 24/03/2021, 10:34 WIB
Foto 20 Maret 2021 ini disediakan oleh Kantor Anggota Kongres Henry Cuellar, menunjukkan tahanan di fasilitas pelimpahan sementara Bea Cukai dan Perbatasan (CBP) di Donna, Texas. OFFICE OF CONGRESSMAN HANRY CUELLAR via APFoto 20 Maret 2021 ini disediakan oleh Kantor Anggota Kongres Henry Cuellar, menunjukkan tahanan di fasilitas pelimpahan sementara Bea Cukai dan Perbatasan (CBP) di Donna, Texas.

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menyalahkan pemerintahan Amerika Serikat (AS) di bawah pimpinan Joe Biden atas krisis perbatasan kedua negara.

Politisi sayap kiri yang namanya sering disingkat "AMLO” itu menyiratkan, bahwa tim dari Presiden AS ke-46 yang telah membiarkan persepsi sekarang "lebih mudah" untuk melintasi perbatasan.

Sekretaris pers Presiden AS Joe Biden mengatakan AS telah mengirim utusan ke Meksiko dan Guatemala, untuk menemukan solusi tentang bagaimana mengurangi jumlah migran yang muncul di perbatasan selatan.

Tetapi presiden Meksiko tampaknya berpihak pada kritik konservatif yang menyerang Biden. Dia mengatakan kepergiannya dari kebijakan imigrasi garis keras mantan Presiden Donald Trump telah membantu memfasilitasi gelombang baru.

Obrador menyalahkan Biden selama konferensi persnya karena memperburuk krisis perbatasan, dengan mengizinkan penyelundup dan pedagang manusia untuk meyakinkan penduduk setempat bahwa rute yang seringkali berbahaya itu telah dibuat lebih mudah untuk dilintasi.

"Harapan diciptakan bahwa dengan Pemerintahan Presiden Biden akan ada perlakuan yang lebih baik terhadap para migran. Dan ini telah menyebabkan para migran Amerika Tengah, dan juga dari negara kita, ingin melintasi perbatasan dengan berpikir bahwa lebih mudah melakukannya," kata Presiden Meksiko melansir Newsweek pada Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Video di Perbatasan Meksiko Ungkap Cara Pencari Suaka Masuk ke AS


Dalam kesempatan yang sama Obrador menekankan kedaulatan Meksiko dan ingin bekerja secara "terkoordinasi" dengan pejabat AS, untuk membantu mengekang arus migran yang muncul di perbatasan antara kedua negara.

Dalam sepucuk surat kepada Biden Senin (22/3/2021), Senator AS John Cornyn dan Kyrsten Sinema meminta Biden untuk memastikan para migran diperlakukan secara adil dan manusiawi.

Sentimen yang sama telah dibuat oleh Partai Republik sejak Biden menjabat pada Januari. Tetapi pada Senin, Anggota Kongres Demokrat Texas Henry Cuellar juga menggemakan poin bahwa Biden perlu mengendalikan narasi yang dilontarkan kepada para migran.

Cuellar membagikan foto-foto eksklusif dari dalam fasilitas pelimpahan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS di Donna, Texas. Gambar tersebut menunjukkan banyak migran berkerumun di dalam kantong tidur aluminium.

Halaman:

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X