Biden Tanda Tangani Dua Keppres Bantuan Keuangan dan Pangan

Kompas.com - 25/01/2021, 07:00 WIB
Presiden AS Joe Biden berpidato pada upacara pelantikannya di Gedung Capitol, Washington DC, Rabu (20/1/2021). AP via VOA INDONESIAPresiden AS Joe Biden berpidato pada upacara pelantikannya di Gedung Capitol, Washington DC, Rabu (20/1/2021).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menandatangani dua keputusan presiden ( keppres) pada Jumat (22/1/2021).

Dilansir dari VOA Indonesia, tujuan dari penandatanganan keppres itu untuk memberi bantuan keuangan dan pangan kepada keluarga-keluarga di AS yang terdampak pandemi virus corona dan membantu para pegawai negeri.

Baca juga: Joe Biden Dilantik, Kerja Sama Pendidikan Indonesia-AS Bisa Meningkat

Keppres itu akan meningkatkan bantuan makanan, melindungi tunjangan pengangguran bagi para pencari kerja dan menyiapkan landasan bagi para pegawai negeri dan pegawai kontrak agar bisa mendapat upah minimum 15 dollar AS (Rp210.316) per jam.

"Kami harus bertindak sekarang," kata Biden di Gedung Putih hari Jumat sebelum menandatangani keppres.

Baca juga: Gaun Jill Biden Terinspirasi Veil Pernikahan Meghan Markle

Biden juga mengatakan, banyak warga Amerika yang penghasilannya turun dan harus bertahan hidup "secara pas-pasan," maka "kita tidak bisa dan tidak akan membiarkan mereka kelaparan."

Banyak orang di-PHK dari pekerjaannya karena pandemi, mencari bantuan untuk mendapat makanan.

Baca juga: Biden Gonta-ganti Pena Setiap Tanda Tangani Dokumen, Ternyata Ini Alasannya

Biden mengusulkan RUU bantuan bernilai 1,9 triliun dollar AS kepada Kongres untuk membantu rakyat Amerika yang menderita akibat pandemi virus corona, tetapi tidak jelas apakah RUU itu mendapat cukup dukungan dari anggota parlemen untuk disahkan.

Kongres meloloskan paket bantuan 900 miliar dollar AS pada Desember lalu.

Sebelumnya pada Jumat, Direktur Dewan Ekonomi Nasional, Brian Deese mengatakan pada jumpa pers di Gedung Putih, "Ekonomi kita berada pada situasi yang genting."

Baca juga: Garda Nasional Telantar Tidur di Parkiran Gedung Capitol, Joe Biden Minta Maaf


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Militer Pertama Biden: Serangan Udara ke Suriah

Aksi Militer Pertama Biden: Serangan Udara ke Suriah

Global
Presiden Biden dan Raja Salman Membahas Diakhirinya Perang Yaman

Presiden Biden dan Raja Salman Membahas Diakhirinya Perang Yaman

Global
Joe Biden Tekankan ke Raja Salman Kerja Sama Bilateral Kuat dan Transparan

Joe Biden Tekankan ke Raja Salman Kerja Sama Bilateral Kuat dan Transparan

Global
Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Global
Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Global
Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Global
[POPULER GLOBAL] Dokumen 'Sangat Rahasia' Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

[POPULER GLOBAL] Dokumen "Sangat Rahasia" Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

Global
Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Global
5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

Global
China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

Global
China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

Global
Media Asing Ramai Beritakan Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT

Media Asing Ramai Beritakan Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT

Global
Kisah Desa yang Dihuni 3.000 Janda, Para Suami Tewas Diterkam Harimau

Kisah Desa yang Dihuni 3.000 Janda, Para Suami Tewas Diterkam Harimau

Global
Duterte Sedih atas Baku Tembak Antar-anggota Aparat Penegak Hukum Filipina

Duterte Sedih atas Baku Tembak Antar-anggota Aparat Penegak Hukum Filipina

Global
Kisah Misteri: 8 Pendaki Dilaporkan Hilang, 'Dyatlov Pass' Semakin Misterius

Kisah Misteri: 8 Pendaki Dilaporkan Hilang, "Dyatlov Pass" Semakin Misterius

Global
komentar
Close Ads X