Gedung Parlemen Jerman Tingkatkan Keamanan Pasca Demo Rusuh AS

Kompas.com - 11/01/2021, 14:27 WIB
Parlemen Jerman berencana akan merevisi keamanan mereka setelah invasi Capitol di Washington DC pada 6 Januari. AFP PHOTO/ODD ANDERSENParlemen Jerman berencana akan merevisi keamanan mereka setelah invasi Capitol di Washington DC pada 6 Januari.

BERLIN, KOMPAS.com - Jerman meningkatkan keamanan di Gedung Parlemen, Bundestag, setelah penyerbuan Gedung Capitol di Washington oleh para perusuh pekan lalu.

Pemimpin Parlemen, Wolfgang Schaeuble, disampaikan kepada anggota parlemen Jerman, seperti dilaporkan media mingguan Bild am Sonntag.

"Polisi negara bagian Berlin telah mengatur penguatan pasukan mereka di sekitar gedung Reichstag," kata Schaueble dalam sepucuk suratnya kepada anggota parlemen.

Baca juga: Video Detik-detik Pedemo Pro-Trump Terobos Keamanan Gedung Parlemen AS

Melansir Reuters pada Minggu (10/1/2021), Juru bicara Bundestag mengonfirmasi surat kepada anggota parlemen tersebut, perihal situasi saat ini. Tetapi tidak merinci lebih lanjut soal isi surat.

Bild am Sonntag juga melaporkan bahwa Schaeuble telah meminta Kementerian Luar Negeri Jerman memberikan laporan terkait demonstrasi penuh kekerasan di Washington DC.

Klarifikasi kemudian dilakukan dengan pemerintah federal dan negara bagian Berlin, untuk menyimpulkan kesimpulan apa yang harus diambil untuk keamanan Bundestag.

Baca juga: Tak Hanya Merusak, Massa Pro-Trump Juga Cemari Gedung Capitol dengan Urine dan Kotoran Manusia

Para pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang marah atas hasil kekalahannya dalam pemilihan, masuk ke Washington Capitol, Gedung Dewan Perwakilan dan Senat AS, pada Rabu (6/1/2021).

Lima orang, termasuk seorang petugas polisi tewas menjadi korban.

Di Berlin, pengunjuk rasa yang menentang pembatasan virus corona menyerbu tangga gedung parlemen selama demonstrasi pada Agustus 2020.

Beberapa mengibarkan Reichsflagge. Bendera itu adalah sibol bagi kelompok gerakan ekstrem kanan yang menolak legitimasi negara Republik Federal Jerman.

Baca juga: Akhirnya, Trump Akui Kalah dari Biden, Kecam Kerusuhan di Capitol


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Hajar Pria yang Masuk ke Rumah Saat Dia sedang Bergoyang

Ibu Ini Hajar Pria yang Masuk ke Rumah Saat Dia sedang Bergoyang

Global
Dituduh Ikut Demo Anti-pemerintah, Sejumlah Pejabat Tinggi Thailand Dihukum Penjara

Dituduh Ikut Demo Anti-pemerintah, Sejumlah Pejabat Tinggi Thailand Dihukum Penjara

Global
Domba “Gondrong” Berhasil Diselamatkan, Berat Bulunya 35 Kg Setelah Dicukur

Domba “Gondrong” Berhasil Diselamatkan, Berat Bulunya 35 Kg Setelah Dicukur

Global
Ghana Negara Pertama Penerima 600.000 Dosis Vaksin Covid-19 Gratis dari Skema Covax PBB

Ghana Negara Pertama Penerima 600.000 Dosis Vaksin Covid-19 Gratis dari Skema Covax PBB

Global
Xi Jinping Nyatakan China Menang Total Berantas Kemiskinan

Xi Jinping Nyatakan China Menang Total Berantas Kemiskinan

Global
79 Napi Tewas dalam Kerusuhan Penjara Ekuador, Korban Dipenggal dan Dimutilasi

79 Napi Tewas dalam Kerusuhan Penjara Ekuador, Korban Dipenggal dan Dimutilasi

Global
Resmi, Militer Myanmar Dilarang Gunakan Facebook dan Instagram

Resmi, Militer Myanmar Dilarang Gunakan Facebook dan Instagram

Global
137 LSM dari 31 Negara Minta PBB Embargo Senjata ke Myanmar

137 LSM dari 31 Negara Minta PBB Embargo Senjata ke Myanmar

Global
Pesawat Jet Rusia Bombardir Posisi Militan ISIS di Wilayah Gurun Suriah

Pesawat Jet Rusia Bombardir Posisi Militan ISIS di Wilayah Gurun Suriah

Global
Sekitar 4.000 Kasus Infeksi Ulang Covid-19 Ditemukan di Afrika Selatan

Sekitar 4.000 Kasus Infeksi Ulang Covid-19 Ditemukan di Afrika Selatan

Global
Kritik Militernya, Kim Jong Un Nilai Tentaranya Kurang Disiplin

Kritik Militernya, Kim Jong Un Nilai Tentaranya Kurang Disiplin

Global
Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS adalah Perlawanan terhadap China

Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS adalah Perlawanan terhadap China

Global
Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Global
2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

Global
Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Global
komentar
Close Ads X