Bebas Bersyarat Usai Bayar Rp 14,7 Miliar, Derek Chauvin Dapat Uang dari Mana?

Kompas.com - 08/10/2020, 13:38 WIB
Tangkapan layar yang menampilkan wajah Derek Chauvin saat menginjak leher George Floyd dengan lututnya, pada Rabu (27/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. Chauvin dikenal sebagai polisi bermasalah, yang sudah 10 kali menjadi subyek pengaduan. DAVID HIMBERT/HANS LUCAS via REUTERSTangkapan layar yang menampilkan wajah Derek Chauvin saat menginjak leher George Floyd dengan lututnya, pada Rabu (27/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. Chauvin dikenal sebagai polisi bermasalah, yang sudah 10 kali menjadi subyek pengaduan.

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com - Eks petugas polisi Minneapolis yang dituduh melakukan pembunuhan atas kematian George Floyd membayar jaminannya pada Rabu (7/10/2020).

Setelah membayar jaminannya, Derek Chauvin dibebaskan bersyarat.

Melansir Associated Press (AP) pembebasan Chauvin dari penjara dikawal oleh Garda Nasional Amerika Serikat (AS) sebagai tindakan preventif mengatasi protes massa.

Menurut catatan pengadilan, Derek Chauvin membayar uang jaminannya sebesar 1 juta dollar AS alias sekitar Rp 14,7 Miliar.

Catatan penjara distrik Hennepin menunjukkan Chauvin dibebaskan sebelum pukul 11:30 pagi waktu setempat.

Baca juga: Derek Chauvin Bebas dengan Jaminan Senilai Rp 14,7 Miliar, tapi Ada Syaratnya

Namun, dari mana sumber dana Chauvin untuk membayar jaminannya?

Masih belum diketahui dari mana Chauvin mendapatkan uang untuk membayar kebebasannya melalui jaminan.  Yang jelas, Chauvin menggunakan obligasi dalam pembayarannya.

Di Minnesota sendiri, seseorang yang membukukan oblogasi harus membayar 10 persen atau dalam konteks ini 100.000 dollar AS kepada perusahaan penjamin.

Kemudian, perusahaan dan terdakwa menyusun pengaturan jaminan untuk mendukung semua atau sebagian dari sisa jumlah obligasi, menurut Mike Brandt, seorang pengacara pembela kriminal yang tidak terkait dalam kasus ini.

Baca juga: Derek Chauvin, Pembunuh George Floyd, Diduga Kemplang Pajak


Asosiasi Polisi dan Perdamaian Minnesota, yang memiliki dana pembelaan hukum, tidak memberikan uang jaminan pada Chauvin, kata seorang juru bicaranya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iran Identifikasi Pembunuh Ilmuwan Nuklir Mohsen Fakhrizadeh

Iran Identifikasi Pembunuh Ilmuwan Nuklir Mohsen Fakhrizadeh

Global
Jaksa Agung AS: Tidak Ada Bukti Kecurangan Sistemik di Pilpres AS

Jaksa Agung AS: Tidak Ada Bukti Kecurangan Sistemik di Pilpres AS

Global
Korea Utara Tolak Bantuan Beras, Korsel Minta Ganti Uang ke WFP, Kenapa?

Korea Utara Tolak Bantuan Beras, Korsel Minta Ganti Uang ke WFP, Kenapa?

Global
Israel Kirim Lebih dari Rp 14,4 Triliun Dana Tertahan ke Palestina

Israel Kirim Lebih dari Rp 14,4 Triliun Dana Tertahan ke Palestina

Global
Italia Tawarkan Vaksinasi Covid-19 Gratis Dimulai dari Dokter dan Penghuni Panti Jompo

Italia Tawarkan Vaksinasi Covid-19 Gratis Dimulai dari Dokter dan Penghuni Panti Jompo

Global
PM Thailand Menangi Pertarungan Hukum dan Tetap Menjabat

PM Thailand Menangi Pertarungan Hukum dan Tetap Menjabat

Global
Lebih dari 900 Tentara Bayaran Suriah Pro-Turki Dipulangkan Usai Perang Azerbaijan-Armenia

Lebih dari 900 Tentara Bayaran Suriah Pro-Turki Dipulangkan Usai Perang Azerbaijan-Armenia

Global
Pria di India Diarak Telanjang karena Tuduh Saudara-saudaranya Berbuat Kriminal di Facebook Live

Pria di India Diarak Telanjang karena Tuduh Saudara-saudaranya Berbuat Kriminal di Facebook Live

Global
Iran Ancam Akan Serang UEA, Jika Diserang AS Lewat Negara Teluk Itu

Iran Ancam Akan Serang UEA, Jika Diserang AS Lewat Negara Teluk Itu

Global
Selir Thailand Sineenat Terancam Digulingkan Lagi Pasca Ratusan Foto Seksual Beredar

Selir Thailand Sineenat Terancam Digulingkan Lagi Pasca Ratusan Foto Seksual Beredar

Global
Inggris Jadi Negara Pertama yang Setuju Penggunaan Vaksin Pfizer-BioNTech

Inggris Jadi Negara Pertama yang Setuju Penggunaan Vaksin Pfizer-BioNTech

Global
[POPULER GLOBAL] Curhat Pramugari Korban PHK Jualan Elpiji untuk Sambung Hidup | Sebelum Zanziman Ellie Lahir, Ibunya Minta Ini kepada Tuhan

[POPULER GLOBAL] Curhat Pramugari Korban PHK Jualan Elpiji untuk Sambung Hidup | Sebelum Zanziman Ellie Lahir, Ibunya Minta Ini kepada Tuhan

Global
Interpol Peringatkan Kampanye Vaksinasi Terancam Disusupi Kelompok Kriminal

Interpol Peringatkan Kampanye Vaksinasi Terancam Disusupi Kelompok Kriminal

Global
Model Semi-Telanjang Berjoget di Piramida Mesir, Langsung Diciduk Polisi

Model Semi-Telanjang Berjoget di Piramida Mesir, Langsung Diciduk Polisi

Global
Uni Eropa Alokasikan Dana Rp 341 Miliar Lebih untuk Program Baru ASEAN Atasi Covid-19

Uni Eropa Alokasikan Dana Rp 341 Miliar Lebih untuk Program Baru ASEAN Atasi Covid-19

Global
komentar
Close Ads X