Debat Cawapres AS, Kamala Harris Olok-olok Trump "Kegagalan Bersejarah"

Kompas.com - 08/10/2020, 12:30 WIB

SALT LAKE CITY, KOMPAS.com - Calon wakil presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris mengolok-olok Presiden Donald Trump sebagai kegagalan bersejarah, dalam penanganannya terhadap pandemi Covid-19.

Dalam debat cawapres AS yang berlangsung Rabu (7/10/2020) malam waktu setempat itu, Kamala Harris menyebut buruknya penanganan virus corona dari Trump membuatnya tak layak terpilih lagi di periode kedua.

Namun berbeda dari debat pertama capres AS yang kacau dan penuh interupsi, debat cawapres ini berlangsung lebh damai dan tertib.

Baca juga: Debat Cawapres AS: Kucing-kucingan Mike Pence dan Kamala Harris dari Pertanyaan Moderator

Harris yang merupakan cawapres dari Partai Demokrat menghujani serangan ke penanganan Trump terhadap virus corona di AS, yang telah menewaskan lebih dari 210.000 orang, terbanyak di seluruh dunia.

"Rakyat Amerika telah melihat kegagalan terbesar dari pemerintahan kepresidenan mana pun dalam sejarah negara kita," kata Senator California itu dikutip dari AFP.

Mantan jaksa penuntut tersebut melanjutkan, "Dan sejujurnya, pemerintahan ini telah kehilangan hak mereka untuk dipilih lagi berdasarkan ini," ujar Harris di hadapan peserta yang berjumlah terbatas dan memakai masker di Universitas Utah.

Baca juga: Dalam Debat Cawapres AS, Mike Pence Tak Sepakat Perubahan Iklim adalah Ancaman

Wanita keturunan India-Jamaika itu mengatakan, Trump memperlakukan personel kesehatan garis depan sebagai "pekerja tumbal".

Ia merujuk pada pernyataan Trump sendiri kepada jurnalis Bob Woodward, dan menuduh Gedung Putih tidak bergerak cepat meski mengetahui risiko Covid-19.

"Presiden bilang itu hoaks. Mereka meminimalkan keseriusannya," ujar cawapres Joe Biden tersebut.

Baca juga: Debat Cawapres AS, Kamala Harris: Tidak Ada Keadilan untuk Breonna Taylor

Satu-satunya debat cawapres AS ini termasuk rangkaian seri debat presidensial jelang pilpres AS 3 November mendatang.

Apabila Demokrat menang, Harris akan menjadi wapres Afrika-Amerika dan Asia-Amerika pertama di "Negeri Paman Sam".

Baca juga: Diinterupsi Saat Debat, Kamala Harris: Tuan Wakil Presiden, Saya Sedang Bicara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setibanya di Polandia dari Ukraina, Jokowi Langsung Bertolak ke Rusia

Setibanya di Polandia dari Ukraina, Jokowi Langsung Bertolak ke Rusia

Global
Marcos Jr Dilantik Jadi Presiden Filipina, Puji Pemerintahan Diktator Sang Ayah

Marcos Jr Dilantik Jadi Presiden Filipina, Puji Pemerintahan Diktator Sang Ayah

Global
Sinyal Baik dari Perang Rusia-Ukraina

Sinyal Baik dari Perang Rusia-Ukraina

Global
Zelensky Siap Hadiri KTT G20 di Bali, tetapi...

Zelensky Siap Hadiri KTT G20 di Bali, tetapi...

Global
Zelensky Sambut Baik Kesepakatan Bebas Visa Kunjungan Indonesia-Ukraina

Zelensky Sambut Baik Kesepakatan Bebas Visa Kunjungan Indonesia-Ukraina

Global
Reaksi Media Rusia atas Kunjungan Jokowi ke Ukraina

Reaksi Media Rusia atas Kunjungan Jokowi ke Ukraina

Global
Upaya Jokowi Mendamaikan Rusia-Ukraina, Ini Celah dan Tantangannya

Upaya Jokowi Mendamaikan Rusia-Ukraina, Ini Celah dan Tantangannya

Global
Rusia Tingkatkan Serangan ke Ukraina Setelah Jokowi Berkunjung

Rusia Tingkatkan Serangan ke Ukraina Setelah Jokowi Berkunjung

Global
Hershel W Williams, Satu-satunya Penerima Medali Kehormatan Perang Dunia yang Masih Hidup, Berpulang

Hershel W Williams, Satu-satunya Penerima Medali Kehormatan Perang Dunia yang Masih Hidup, Berpulang

Global
NATO Setujui Penguatan Wilayah Baltik, AS Akan Tingkatkan Militernya di Eropa

NATO Setujui Penguatan Wilayah Baltik, AS Akan Tingkatkan Militernya di Eropa

Global
Putin Persilakan Swedia dan Finlandia Gabung NATO, tapi...

Putin Persilakan Swedia dan Finlandia Gabung NATO, tapi...

Global
Ukraina Terkini: Inggris Akan Beri 1,21 Milliar Dollar AS demi Dukung Militer Ukraina

Ukraina Terkini: Inggris Akan Beri 1,21 Milliar Dollar AS demi Dukung Militer Ukraina

Global
NATO Resmi Undang Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

NATO Resmi Undang Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

Global
Rangkuman Hari Ke-126 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Kunjungi Kyiv Bertemu Zelensky, Wali Kota Kherson Diculik

Rangkuman Hari Ke-126 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Kunjungi Kyiv Bertemu Zelensky, Wali Kota Kherson Diculik

Global
[POPULER GLOBAL] PM Italia: Jokowi Bilang Putin Tak Akan Hadiri KTT G20 | Yang Akan Dibahas Putin dan Jokowi

[POPULER GLOBAL] PM Italia: Jokowi Bilang Putin Tak Akan Hadiri KTT G20 | Yang Akan Dibahas Putin dan Jokowi

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.