Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER GLOBAL] Lampu Lalin Unta | Thailand Sita 1 Ton Meth Kristal

Kompas.com - 14/05/2024, 06:41 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

KOMPAS.com - Berita tentang apartemen di Rusia yang ambruk terkena rudal Ukraina memuncaki daftar artikel Populer Global hari ini.

Di bawahnya, ada berita manusia pertama penerima transplantasi ginjal babi telah meninggal.

Sementara itu, otoritas Thailand menyita satu ton metamfetamin kristal dan di gurun China ada lampu lalu lintas khusus untuk unta.

Baca juga: 31 Drone Ukraina Sasar Berbagai Wilayah Rusia

Berikut adalah rangkuman artikel-artikel Populer Global sepanjang Senin (13/5/2024) hingga Selasa (14/5/2024) pagi.

1. Apartemen di Rusia Runtuh Kena Rudal Ukraina, 15 Tewas

Sebuah apartemen Rusia runtuh terkena rudal Ukraina pada Minggu (12/5/2024). Akibatnya, sedikitnya 15 orang tewas.

Serangan rudal itu menjadi salah satu serangan mematikan dari Ukraina di wilayah Belgorod. Menurut pejabat Rusia, serangan itu melibatkan rudal balistik Tochka dan sistem peluncuran roket ganda Adler dan RM-70 Vampire (MLRS).

Kementerian Darurat Rusia mengatakan pada Senin (13/5/2024) pagi bahwa 15 orang tewas ketika bangunan itu runtuh.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: [KABAR DUNIA SEPEKAN] Israel Serang Rafah | Serangan Drone Terjauh Ukraina

2. Manusia Pertama Penerima Transplantasi Ginjal Babi, Meninggal

Rick Slayman (62), manusia pertama penerima transplantasi ginjal babi, meninggal.

Hal itu diungkapkan dalam pernyataan Rumah Sakit Umum Massachusetts di Boston Amerika Serikat.

Sebelumnya, Slayman menderita gagal ginjal stadium akhir dan menerima ginjal baru dari babi hasil rekayasa genetika pada Maret 2024.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Sebut China Bangun Pulau Buatan di Laut China Selatan, Filipina Kerahkan Kapal

3. Thailand Sita 1 Ton Metamfetamin Kristal, Salah Satu Penyitaan Narkoba Terbesar

Otoritas Thailand pada Minggu (12/5/2024) mengumumkan, telah menyita satu ton metamfetamin kristial, menjadikannya salah satu penyitaan narkoba terbesar di negara kerajaan tersebut.

Hasil tangkapan senilai kira-kira lebih dari 25 juta dollar AS (Rp 402 miliar) di pasar internasional itu ditemukan ketika petugas mencegat truk pikap di Provinsi Nakhon Nayok pada Jumat (10/5/2024).

Plt Kepala Kepolisian Nasional Thailand Kittharath Punpetch mengatakan, polisi, militer, dan pejabat setempat memantau beberapa geng penyelundup dan mengetahui rencana pengiriman sejumlah besar metamfetamin kristal, yang umumnya dikenal dengan nama jalanan ice.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com