Pentagon Semakin Mengkhawatirkan, Kini Orang Kedua Korps Marinir AS Positif Covid-19

Kompas.com - 08/10/2020, 13:37 WIB
Asisten Komandan Korps Marinir Amerika Serikat (AS), Gary L Thomas. Korps Marinir ASAsisten Komandan Korps Marinir Amerika Serikat (AS), Gary L Thomas.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Korps Marinir Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa orang nomor duanya, Jenderal Gary Thomas, positif terinfeksi virus corona.

Pernyataan itu dikeluarkan Korps Marinir AS pada Rabu (7/10/2020) sebagaimana dilansir dari Reuters.

Thomas merupakan petinggi militer AS kedua dalam pekan ini yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Sebelumnya, Komandan Penjaga Pantai AS Laksamana Charles Ray juga dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (6/10/2020).

Baca juga: Komandan Penjaga Pantai Positif Covid-19, Para Petinggi Militer AS Karantina Mandiri

Thomas merupakan Asisten Komandan Korps Marinir. Dia dilaporkan mengalami gejala ringan dan menjalani karantina mandiri di rumah.

Hampir semua Kepala Staf Gabungan, termasuk ketuanya, Jenderal Mark Milley, menjalani di karantina setelah menghadiri pertemuan tingkat atas pekan lalu.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Thomas dan Ray, di mana keduanya sekarang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Kini, para pejabat militer AS yang menjalani karantina mandiri adalah Jenderal Paul Nakasone, Kepala Badan Keamanan Nasional dan Komando Siber AS, serta para kepala Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Luar Angkasa.

Baca juga: Debat Cawapres AS, Kamala Harris Olok-olok Trump Kegagalan Bersejarah

"Saat ini kami tidak memiliki hasil tes positif pemimpin senior tambahan untuk dilaporkan," kata Juru Bicara Pentagon Jonathan Hoffman dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan terus mengikuti panduan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS) untuk karantina mandiri dan pelacakan kontak,” Sambung Hoffman.

Hoffman tidak memberikan rincian lebih lanjut termasuk apakah ada jenderal lainnya yang mengalami gejala.

Pengungkapan tersebut menambah rasa ketidakpastian yang berkembang di kalangan rakyat AS tentang tingkat risiko terhadap kepemimpinan keamanan nasional AS.

Baca juga: Senator Kamala Harris: Respons Trump atas Covid-19 Kegagalan Terbesar dalam Sejarah

Selain itu, Presiden AS Donald Trump tengah mencoba untuk bangkit kembali dari virus corona yang menjangkitnya.

Gedung Putih mengatakan peningkatan kasus di antara pejabat senior di lingkungan pemerintahan tidak mengganggu jalannya pemerintahan.


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Ekstradisi Wanita 'Penjahat Seksual' terhadap Anak ke Australia

Israel Ekstradisi Wanita 'Penjahat Seksual' terhadap Anak ke Australia

Global
Remaja di Israel Sudah Bisa Divaksin Covid-19 Asal Ada Izin Orang Tua

Remaja di Israel Sudah Bisa Divaksin Covid-19 Asal Ada Izin Orang Tua

Global
Tak Pakai Masker dengan Benar, Peserta Ujian Masuk Universitas di Jepang Didiskualifikasi

Tak Pakai Masker dengan Benar, Peserta Ujian Masuk Universitas di Jepang Didiskualifikasi

Global
Seorang Anggota Parlemen Oklahoma Usulkan Musim Berburu 'Bigfoot'

Seorang Anggota Parlemen Oklahoma Usulkan Musim Berburu 'Bigfoot'

Global
Dijuluki Manusia Terkotor di Dunia, Amou Haji Tak Mandi Selama 67 Tahun

Dijuluki Manusia Terkotor di Dunia, Amou Haji Tak Mandi Selama 67 Tahun

Global
Siapakah Shurahbil bin Hasana, Sahabat Nabi yang Dirikan Masjid di Israel?

Siapakah Shurahbil bin Hasana, Sahabat Nabi yang Dirikan Masjid di Israel?

Global
Rebelo de Sousa Kembali Terpilih sebagai Presiden Portugal meski Kasus Covid-19 Melonjak

Rebelo de Sousa Kembali Terpilih sebagai Presiden Portugal meski Kasus Covid-19 Melonjak

Global
China Ganggu Taiwan Lagi, Kali Ini Beijing Kirim 12 Jet Tempur

China Ganggu Taiwan Lagi, Kali Ini Beijing Kirim 12 Jet Tempur

Global
Pemerintah Chile Minta Maaf Setelah Salah Umumkan Peringatan Tsunami

Pemerintah Chile Minta Maaf Setelah Salah Umumkan Peringatan Tsunami

Global
Dubes Korea Utara Membelot ke Korsel Sejak 2019, Baru Ketahuan Sekarang

Dubes Korea Utara Membelot ke Korsel Sejak 2019, Baru Ketahuan Sekarang

Global
Inspirasi Energi: Tahun Bersejarah, Listrik Energi Terbarukan di Uni Eropa Kalahkan Batubara

Inspirasi Energi: Tahun Bersejarah, Listrik Energi Terbarukan di Uni Eropa Kalahkan Batubara

Global
Selandia Baru Belum Aman dari Covid-19, Varian Baru Virus Corona Sudah Masuk

Selandia Baru Belum Aman dari Covid-19, Varian Baru Virus Corona Sudah Masuk

Global
China Ganggu Taiwan, AS Kerahkan Kapal Induknya ke Laut China Selatan

China Ganggu Taiwan, AS Kerahkan Kapal Induknya ke Laut China Selatan

Global
Hong Kong Cabut Lockdown Usai Menguji 7.000 Orang dalam 2 Hari

Hong Kong Cabut Lockdown Usai Menguji 7.000 Orang dalam 2 Hari

Global
Taiwan Karantina 5.000 Orang karena Klaster Covid-19 dari Rumah Sakit

Taiwan Karantina 5.000 Orang karena Klaster Covid-19 dari Rumah Sakit

Global
komentar
Close Ads X