Profil Kamala Harris, Wanita Blasteran India yang Jadi Sorotan di Debat Cawapres AS

Kompas.com - 08/10/2020, 13:26 WIB
Foto tertanggal 27 Agustus 2020 menampilkan Calon Wakil Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Kamala Harris, berpidato di Washington. AP/CAROLYN KASTERFoto tertanggal 27 Agustus 2020 menampilkan Calon Wakil Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Kamala Harris, berpidato di Washington.

SALT LAKE CITY, KOMPAS.com - Siapa Kamala Harris? Sorotan tertuju kepadanya usai debat calon wakil presiden Amerika Serikat ( AS), berkat ketegasan dan keberaniannya dalam adu argumen dengan Wakil Presiden Mike Pence.

Di debat cawapres AS yang berlangsung pada Rabu (7/10/2020) malam waktu setempat itu, Harris berkata tidak akan menggunakan vaksin virus corona dari Presiden Donald Trump, dan menyebut politisi Partai Republik itu sebagai "kegagalan terbesar" sepanjang sejarah AS.

Selain itu, Kamala Harris juga melontarkan kalimat tegas kepada Wapres Pence dengan menyuruhnya jangan menginterupsi saat debat. Ia pun menuding Pence terlalu melindungi Trump.

Baca juga: Debat Cawapres AS, Kamala Harris Olok-olok Trump Kegagalan Bersejarah

Topik besar lain yang diungkit cawapres Joe Biden tersebut adalah soal Breonna Taylor, yang disebutnya tidak mendapat keadilan.

Menurut Harris dikutip Associated Press (AP), dia tidak percaya keadilan telah ditegakkan untuk Breonna Taylor, wanita tenaga medis yang tewas ditembak hingga 8 kali oleh polisi yang masuk ke apartemennya di Louisville, Kentucky, 13 Maret 2020.

Dewan juri tidak memberi dakwaan kepada petugas polisi yang menembak Breonna Taylor.

Keberanian dan ketegasannya menjadi titik sorot tersendiri dalam debat cawapres AS ini. Seperti apa sepak terjangnya di politik AS? Berikut adalah profil Kamala Harris.

Baca juga: Debat Cawapres AS: Kucing-kucingan Mike Pence dan Kamala Harris dari Pertanyaan Moderator

1. Keturunan India pertama yang dipilih partai besar AS

Memiliki nama lengkap Kamala Devi Harris, wanita berusia 55 tahun ini lahir pada 20 Oktober 1964 di Oakland, California.

Ia adalah putri dari pasangan orangtua imigran. Ibunya kelahiran India yang bekerja sebagai peneliti kanker payudara, sedangkan ayahnya profesor ekonomi emeritus Universitas Stanford yang lahir di Jamaika.

Nama "Kamala" artinya "bunga teratai" dalam bahasa Sanskrit, juga nama lain dari Dewi Hindu, Lakshmi.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X