Berang Dikritik AS, Vatikan Tegaskan Miliki Hak Takhta Suci untuk Bentuk Kesepakatan Keuskupan dengan China

Kompas.com - 02/10/2020, 09:36 WIB
Paus Fransiskus memimpin Doa Angelus melalui tayangan video di Vatikan pada 8 Maret 2020, di tengah penyebaran virus corona di Italia. REUTERS/REMO CASILLIPaus Fransiskus memimpin Doa Angelus melalui tayangan video di Vatikan pada 8 Maret 2020, di tengah penyebaran virus corona di Italia.

VATIKAN, KOMPAS.com -  Sekretaris Negara Takhta Suci menegaskan bahwa pihaknya memiliki hak Takhta Suci untuk mengejar kesepakatan dengan Beijing yang dikecam oleh Menteri Luar Negeri AS.

Orang nomor dua di Vatikan itu mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo pada Kamis (1/10/2020) bahwa posisi AS dan Vatikan di China jauh berbeda.

Pompeo bertemu dengan Sekretaris Negara Takhta Suci Kardinal Pietro Parolin dan Menteri Luar Negeri Uskup Agung Paul Gallagher pada Kamis dalam kunjungan ke Roma, yang ditandai dengan kekesalan Vatikan atas kritik terbuka Pompeo terhadap kesepakatan Takhta Suci dengan Beijing tentang pengangkatan para uskup.

Para pejabat Vatikan mengatakan mereka "terkejut" dengan komentar Pompeo, yang dibuat bulan lalu.

Baca juga: Diduga Beli Bangunan Mewah Pakai Uang Gereja, Kardinal Vatikan Ini Mundur

Vatikan semakin berang karena komentar itu diterbitkan dalam publikasi konservatif Katolik AS yang menyebut kepausan Paus Fransiskus sebagai kegagalan.

Parolin, orang kedua setelah paus dalam hierarki Vatikan, berbicara kepada wartawan di sela-sela peluncuran buku pada Kamis malam. Dia ditanya apakah posisi kerja sama Vatikan dengan China masih jauh.

“Ya, padahal tujuan rapat itu bukan untuk mendekatkan posisi,” ujar Parolin seperti yang dilansir dari Reuters pada Jumat (2/10/2020). 

Baca juga: Paus Benediktus XVI Dikabarkan Sakit Parah, Vatikan Bersuara

Dalam sebuah artikel dan serangkaian tweet pada September, Pompeo menuduh Vatikan membahayakan "otoritas moral"-nya jika memperbarui kesepakatan dengan China mengenai pengangkatan uskup. Ini memicu krisis diplomatik kecil.

Pejabat Vatikan menilai Pompeo mencoba menyeret Gereja Katolik ke dalam pemilihan presiden ( Pilpres) AS dengan mengecam hubungannya dengan China. Pompeo membantahnya.

"Dia (Pompeo) menjelaskan alasannya membuat pernyataan itu dan kami menjelaskan alasan kami mengapa kami berniat untuk bergerak maju di jalur yang telah kami pilih," kata Parolin.

Baca juga: Vatikan Nol Kasus Virus Corona, Paus Fransiskus: Krisis Telah Berlalu

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Ampuni Michael Flynn yang Berbohong kepada FBI tentang Rusia

Trump Ampuni Michael Flynn yang Berbohong kepada FBI tentang Rusia

Global
[POPULER GLOBAL] Mahathir: Saya Sendiri Sekarang | Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

[POPULER GLOBAL] Mahathir: Saya Sendiri Sekarang | Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

Global
Meghan Markle Tuai Pujian Setelah Akui Pernah Keguguran

Meghan Markle Tuai Pujian Setelah Akui Pernah Keguguran

Global
Perang Azerbaijan-Armenia Tengah Diselidiki Adanya Dugaan Kejahatan Perang

Perang Azerbaijan-Armenia Tengah Diselidiki Adanya Dugaan Kejahatan Perang

Global
Xi Jinping Kirim Ucapan Selamat dan Pesan Kerja sama Damai kepada Joe Biden

Xi Jinping Kirim Ucapan Selamat dan Pesan Kerja sama Damai kepada Joe Biden

Global
Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

Global
Saling Berhadapan di Perairan Australia, Hiu Banteng Kabur Lihat Buaya 4,8 Meter

Saling Berhadapan di Perairan Australia, Hiu Banteng Kabur Lihat Buaya 4,8 Meter

Global
Video Viral Ungkap Bangkai Cerpelai di Denmark Menyembul dari Kuburannya

Video Viral Ungkap Bangkai Cerpelai di Denmark Menyembul dari Kuburannya

Global
China Persiapkan Aturan untuk Hindari Praktik 'Ekstremisme Agama'

China Persiapkan Aturan untuk Hindari Praktik "Ekstremisme Agama"

Global
Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Global
Berfoto dengan Selebritas Israel, Penyanyi Mesir Mohamed Ramadan Hadapi Tuntutan Hukum

Berfoto dengan Selebritas Israel, Penyanyi Mesir Mohamed Ramadan Hadapi Tuntutan Hukum

Global
China: Kritikan Paus Fransiskus 'Tidak Berdasar' terhadap Minoritas Muslim Uighur

China: Kritikan Paus Fransiskus "Tidak Berdasar" terhadap Minoritas Muslim Uighur

Global
Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Global
Akui Pernah Keguguran, Ini Curahan Hati Meghan Markle

Akui Pernah Keguguran, Ini Curahan Hati Meghan Markle

Global
Berhubungan Seks dengan Remaja 14 Tahun, Mantan Guru Ini Dipenjara 20 Tahun

Berhubungan Seks dengan Remaja 14 Tahun, Mantan Guru Ini Dipenjara 20 Tahun

Global
komentar
Close Ads X