Basilika Santo Petrus di Vatikan Mulai Dibuka untuk Wisatawan

Kompas.com - 17/05/2020, 21:19 WIB
Paus Fransiskus memimpin Misa Penjagaan Paskah di Basilika Santo Petrus tanpa partisipasi publik karena merebaknya virus corona. Foto diambil di Vatikan pada 11 April 2020. VATICAN MEDIA via REUTERSPaus Fransiskus memimpin Misa Penjagaan Paskah di Basilika Santo Petrus tanpa partisipasi publik karena merebaknya virus corona. Foto diambil di Vatikan pada 11 April 2020.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Basilika Santo Petrus akan dibuka kembali secara menyeluruh kepada seluruh pengunjung dan wisatawan mulai Senin (18/5/2020) setelah dua bulan penutupan akibat wabah virus corona.

Dilansir media Perancis AFP, Gereja Katolik terbesar di dunia itu telah didisinfektan sebelum dibuka kembali.

Tim disinfektan memakai baju pelindung dan masker pada Jumat lalu dengan menyemprot semua area seluas 23.000 meter persegi itu.

Namun, Sri Paus Fransiskus belum diharapkan untuk memimpin rangkaian upacara keagamaan baik di Basilika yang mampu mengakomodasi 60.000 jemaat atau pun di Lapangan Santo Petrus karena Vatikan masih ingin menghindari kerumunan.

Baca juga: Naik 14.919 dalam 24 Jam, Kasus Covid-19 di Brasil Lampaui Italia dan Spanyol

Negara bagian Vatikan merupakan negara mandiri di jantung kota Roma, dan telah mengaplikasikan tindakan-tindakan anti-Virus seperti yang dilakukan pemerintah Italia di mana jumlah angka kematian akibat Covid-19 mencapai lebih dari 31.000 jiwa.

Basilika telah ditutup sejak 10 Maret lalu untuk acara keagamaan, ketika pemerintah Italia memberlakukan lockdown di seluruh wilayah negaranya.

Namun, setiap jemaat diberikan izin untuk mendapat layanan ibadah tertutup.

Para pekerja disinfektan pada Jumat membersihkan lantai marmer yang mewah di gedung yang dibangun pada abad ke-16 itu.

Mereka juga menggunakan tabung semprotan di pintu-pintu raksasa ke Santo Petrus Baldachin yang terbuat dari perunggu yang terkenal itu.

Baca juga: Paus Pimpin Doa dari Vatikan Jumat Tengah Malam, Umat Kristiani Diminta Bersatu Doakan Dunia

Pejabat kesehatan Vatikan, Andrea Arcangeli mengatakan bahwa penyemprotan menggunakan klorin cair yang dosisnya disesuaikan agar tidak merusak permukaan karya berharga dan karya seni di dalam bangunan itu.

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamatkan 4 Kucing dari Kapal Tenggelam, Pelaut Thailand Banjir Pujian

Selamatkan 4 Kucing dari Kapal Tenggelam, Pelaut Thailand Banjir Pujian

Internasional
3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

Global
Junta Militer Myanmar Terkejut, Kudetanya Mendapat Banyak Tentangan

Junta Militer Myanmar Terkejut, Kudetanya Mendapat Banyak Tentangan

Global
Perdagangan Muntahan Paus Ilegal di Sejumlah Negara, Hati-hati Tersandung Hukum

Perdagangan Muntahan Paus Ilegal di Sejumlah Negara, Hati-hati Tersandung Hukum

Internasional
Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Internasional
7 Orang Ditikam hingga Luka Parah di Swedia Diduga sebagai Ancaman Teroris

7 Orang Ditikam hingga Luka Parah di Swedia Diduga sebagai Ancaman Teroris

Internasional
Karena Tato dan Warna Rambut, Influencer Saudi Ini Kehilangan Hak Asuh Anak

Karena Tato dan Warna Rambut, Influencer Saudi Ini Kehilangan Hak Asuh Anak

Internasional
Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

Pemberontak Houthi Tembakkan Rudal ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

Global
“Shuttle Diplomacy” Menlu Retno: Antara Isu Kudeta Militer dan Krisis Kemanusiaan Rohingya

“Shuttle Diplomacy” Menlu Retno: Antara Isu Kudeta Militer dan Krisis Kemanusiaan Rohingya

Global
10 Tahun Setelah Bencana PLTN Fukushima, Pengembangan Energi Nuklir di Jepang Terhenti

10 Tahun Setelah Bencana PLTN Fukushima, Pengembangan Energi Nuklir di Jepang Terhenti

Global
10 Tahun Setelah Bencana Fukushima, Bagaimana Nasib Energi Nuklir di Masa Depan?

10 Tahun Setelah Bencana Fukushima, Bagaimana Nasib Energi Nuklir di Masa Depan?

Global
Jembatan Ambruk di Malaysia Tewaskan 2 Wanita dalam Perjalanan ke Tempat Kerja

Jembatan Ambruk di Malaysia Tewaskan 2 Wanita dalam Perjalanan ke Tempat Kerja

Global
Ini Keistimewaan Muntahan Paus yang Membuatnya Dihargai Miliaran Rupiah

Ini Keistimewaan Muntahan Paus yang Membuatnya Dihargai Miliaran Rupiah

Global
Jembatan Ambruk di Malaysia, 5 Orang Terjebak di Reruntuhan

Jembatan Ambruk di Malaysia, 5 Orang Terjebak di Reruntuhan

Global
Warga Korea Utara Kelaparan karena Aturan Covid-19 yang Ketat

Warga Korea Utara Kelaparan karena Aturan Covid-19 yang Ketat

Global
komentar
Close Ads X