Diplomat AS Kunjungi Taiwan Lagi, China Gelar Latihan Militer di Dekatnya

Kompas.com - 18/09/2020, 13:24 WIB
Militer China dalam parade di Alun-alun Tiananmen di Beijing, Kamis (3/9/2015), menandai peringatan 70 tahun kemenangan atas Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II. AFP PHOTO / GREG BAKERMiliter China dalam parade di Alun-alun Tiananmen di Beijing, Kamis (3/9/2015), menandai peringatan 70 tahun kemenangan atas Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II.

BEIJING, KOMPAS.com - China pada Jumat (18/9/2020) mengatakan, mereka sedang menggelar latihan militer di dekat Selat Taiwan, di saat seorang diplomat tinggi Amerika Serikat ( AS) berkunjung ke pulau itu lagi.

Kunjungan tingkat tinggi kedua AS dalam beberapa bulan terakhir itu memantik kemarahan Beijing, di tengah ketidakharmonisan hubungan AS-China pada sektor perdagangan, militer dan keamanan, serta pandemi virus corona.

Kepemimpinan Komunis China menolak setiap pengakuan atas Taiwan, yang diperintah secara terpisah dari China sejak berakhirnya perang saudara pada 1949.

Baca juga: Abaikan Amarah China, Pejabat Tinggi AS Akan Kunjungi Taiwan Lagi

"Negeri Panda" selama puluhan tahun juga memperketat kebijakan untuk mengisolasi pulau tersebut.

Keith Krach Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk pertumbuhan ekonomi, energi, dan lingkungan, mendarat di Taipei pada Kamis (17/9/2020) dalam rangka kunjungan 3 hari.

Itu adalah kunjungan pejabat tertinggi Kementerian Luar Negeri AS dalam 4 dekade terakhir.

Pada konferensi pers pagi ini seorang juru bicara Kementerian Pertahanan China mengatakan, Beijing "mengadakan latihan tempur sungguhan di dekat Selat Taiwan", ketika ditanya apa tanggapan Beijing atas kunjungan Krach.

Baca juga: Pejabat Tinggi AS Kunjungi Taiwan Lagi, China Akan Bertindak

"Ini adalah tindakan yang sah dan perlu diambil untuk menjaga kedaulatan China dan integritas teritorial dalam menanggapi situasi saat ini di Selat Taiwan," ujar Ren Guoqiang dikutip dari AFP.

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Pembunuhan Keji Seorang Guru, Perancis Desak Kerja sama Rusia untuk Perangi Terorisme dan Imigrasi Ilegal

Setelah Pembunuhan Keji Seorang Guru, Perancis Desak Kerja sama Rusia untuk Perangi Terorisme dan Imigrasi Ilegal

Global
Militer India Lepaskan Tentara China yang Ditahan, Simbol Redanya Ketegangan

Militer India Lepaskan Tentara China yang Ditahan, Simbol Redanya Ketegangan

Global
Nagorno-Karabakh Menungu Perang Berhenti dan Berharap dapat Bangun Kota Kembali

Nagorno-Karabakh Menungu Perang Berhenti dan Berharap dapat Bangun Kota Kembali

Global
Militer Temukan Terowongan Bawah Tanah yang Dapat Menembus Israel

Militer Temukan Terowongan Bawah Tanah yang Dapat Menembus Israel

Global
Putra Mahkota MBS Digugat Memerintahkan Pembunuhan Jamal Khasoggi

Putra Mahkota MBS Digugat Memerintahkan Pembunuhan Jamal Khasoggi

Global
Usai Parade Militer, Beberapa Pelajar Korea Utara Diduga Terinfeksi Covid-19

Usai Parade Militer, Beberapa Pelajar Korea Utara Diduga Terinfeksi Covid-19

Global
Khawatir Tak Bisa Bertemu Anaknya Lagi, Seorang Ibu Cekik Ketiga Putrinya

Khawatir Tak Bisa Bertemu Anaknya Lagi, Seorang Ibu Cekik Ketiga Putrinya

Global
Ikut Sebar Video yang Memicu Pemenggalan Guru di Perancis, Masjid Ini Minta Maaf

Ikut Sebar Video yang Memicu Pemenggalan Guru di Perancis, Masjid Ini Minta Maaf

Global
Rusia Siap Bekukan Nuklirnya Setahun Jika AS Lakukan Hal Serupa

Rusia Siap Bekukan Nuklirnya Setahun Jika AS Lakukan Hal Serupa

Global
[POPULER GLOBAL] Pantai Selatan Alaska AS Terancam Tsunami | Sederet Kerja Sama yang Dijalin RI-AS

[POPULER GLOBAL] Pantai Selatan Alaska AS Terancam Tsunami | Sederet Kerja Sama yang Dijalin RI-AS

Global
Terus Beritakan Aksi Anti-Pemerintah, Pemerintah Thailand Tutup Kantor Berita Ini

Terus Beritakan Aksi Anti-Pemerintah, Pemerintah Thailand Tutup Kantor Berita Ini

Global
Santi Whiteside, Perempuan Berdarah Batak yang Ikut 'Pilkada' Australia

Santi Whiteside, Perempuan Berdarah Batak yang Ikut "Pilkada" Australia

Global
Sebuah Masjid di Perancis Ditutup Terkait Kasus Kematian Samuel Paty

Sebuah Masjid di Perancis Ditutup Terkait Kasus Kematian Samuel Paty

Global
Mengapa PM Jepang Lirik Indonesia dan Vietnam sebagai Kunjungan Pertama?

Mengapa PM Jepang Lirik Indonesia dan Vietnam sebagai Kunjungan Pertama?

Global
Mantan Tahanan Korea Utara Kisahkan Diinjak Tangannya jika Bergerak di Penjara

Mantan Tahanan Korea Utara Kisahkan Diinjak Tangannya jika Bergerak di Penjara

Global
komentar
Close Ads X