Vaksin Covid-19, Isu Panas Pertikaian Kampanye Pilpres AS

Kompas.com - 09/09/2020, 10:12 WIB
Presiden Donald Trump berbicara dalam konferensi pers di Portico Utara Gedung Putih, Senin, 7 September 2020, di Washington. AP/Patrick SemanskyPresiden Donald Trump berbicara dalam konferensi pers di Portico Utara Gedung Putih, Senin, 7 September 2020, di Washington.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Prospek tentang vaksin muncul sebagai poin pertikaian dalam kampanye pilpres di Gedung Putih.

Presiden Amerika Serikat (AS) berulangkali mengatakan bahwa vaksin akan tersedia sebelum pemilu November mendatang.

Trump yang begitu yakin bahwa vaksin akan tersedia sebelum pemilu pilpres besok sebelumnya menuduh saingannya dalam pemilihan presiden, Joe Biden dan Kamala Harris telah "meremehkan" vaksin untuk virus corona.

Trump melontarkan tuduhan itu sehari setelah Senator Kamala Harris, calon wakil presiden dari Partai Demokrat, mengatakan bahwa wanita itu "tidak akan mempercayai kata-kata" Trump soal vaksin.

"Saya akan mempercayai kata-kata ahli kesehatan masyarakat dan ilmuwan, tetapi tidak dengan Donald Trump," ujar Harris.

Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden memperkuat komentar Harris pada Senin kemarin (7/9/2020) setelah dia ditanya apakah dia akan mendapatkan vaksin untuk Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru.

Biden mengatakan dia akan mendapatkan vaksin tetapi ingin melihat apa yang dikatakan terlebih dahulu oleh para ilmuwan.

Biden mengatakan Trump telah mengatakan “begitu banyak hal yang tidak benar, saya khawatir jika kita memiliki vaksin yang benar-benar bagus, orang-orang akan enggan untuk menerimanya. Jadi dia merusak kepercayaan publik. "

Namun, mantan wakil presiden itu berkata, "Jika saya bisa mendapatkan vaksin besok, saya akan melakukannya, jika itu membuat saya kehilangan kesempatan dalam pemilu ini, saya akan melakukannya. Kita membutuhkan vaksin dan kita membutuhkannya sekarang.”

Saling lempar isu tentang ketersediaan vaksin virus corona dimainkan oleh ketiga kandidat yang menyebar di seluruh negeri "Paman Sam" pada Hari Buruh. 

Baca juga: Donald Trump Sebut Joe Biden Bodoh Sekaligus Disuruh Minta Maaf

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Raja Malaysia Segera Adakan Konsultasi dengan Penguasa Kerajaan Lain Setelah Terima Proposal Keadaan Darurat

Raja Malaysia Segera Adakan Konsultasi dengan Penguasa Kerajaan Lain Setelah Terima Proposal Keadaan Darurat

Global
Erdogan Sindir Presiden Perancis untuk Periksa Mental

Erdogan Sindir Presiden Perancis untuk Periksa Mental

Global
Mantan Pramugari Bercinta dengan Remaja di Sekolah, Hanya Dipenjara Seminggu

Mantan Pramugari Bercinta dengan Remaja di Sekolah, Hanya Dipenjara Seminggu

Global
Minta Berhubungan Seks sebagai Ganti Bantuan Kemanusiaan, Staf Inggris Akan Dipecat

Minta Berhubungan Seks sebagai Ganti Bantuan Kemanusiaan, Staf Inggris Akan Dipecat

Global
Pemuda Jepang Ciptakan Layanan Teman Bercerita untuk Tekan Angka Bunuh Diri

Pemuda Jepang Ciptakan Layanan Teman Bercerita untuk Tekan Angka Bunuh Diri

Global
Polandia Zona Merah Covid-19, Presidennya Positif Corona

Polandia Zona Merah Covid-19, Presidennya Positif Corona

Global
Kesepian dan Depresi Diisolasi, Lansia Berharap Tidak Ada Lagi Lockdown

Kesepian dan Depresi Diisolasi, Lansia Berharap Tidak Ada Lagi Lockdown

Global
AstraZeneca Akan Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 di AS

AstraZeneca Akan Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 di AS

Global
Efek Kebijakan Imigrasi Trump, Ratusan Anak Migran Terpisah dari Orangtua

Efek Kebijakan Imigrasi Trump, Ratusan Anak Migran Terpisah dari Orangtua

Global
Pertama Kalinya dalam 13 Tahun, Jepang Akan Rekrut Astronaut pada 2021

Pertama Kalinya dalam 13 Tahun, Jepang Akan Rekrut Astronaut pada 2021

Global
Pistachio, Anjing Berbulu Hijau yang Langka Lahir di Italia

Pistachio, Anjing Berbulu Hijau yang Langka Lahir di Italia

Global
Pemilik Kastil Setan Bernilai Rp 52,1 Miliar Mulai Merasakan Tempatnya Berhantu

Pemilik Kastil Setan Bernilai Rp 52,1 Miliar Mulai Merasakan Tempatnya Berhantu

Global
Mufti Damaskus yang Tewas dalam Ledakan Mobil adalah Seorang Pejuang

Mufti Damaskus yang Tewas dalam Ledakan Mobil adalah Seorang Pejuang

Global
Seorang Wanita Telantarkan Bayi 4 Bulan Positif Covid-19

Seorang Wanita Telantarkan Bayi 4 Bulan Positif Covid-19

Global
Petani Australia Putus Asa, Desak agar Backpacker Segera Didatangkan

Petani Australia Putus Asa, Desak agar Backpacker Segera Didatangkan

Global
komentar
Close Ads X