Perjanjian "Bersejarah" UEA-Israel Bakal Ditandatangani di AS

Kompas.com - 09/09/2020, 06:59 WIB
Kiri ke kanan: Penasihat Keamanan Nasional Israel Meir Ben-Shabbat, Penasihat Senior Presiden Amerika Serikat Jared Kushner, dan Penasihat Keamanan Nasional UEA Tahnoun bin Zayed Al Nahyan, dalam pertemuan trilateral di Abu Dhabi, UEA, 31 Agustus 2020. WAM via REUTERSKiri ke kanan: Penasihat Keamanan Nasional Israel Meir Ben-Shabbat, Penasihat Senior Presiden Amerika Serikat Jared Kushner, dan Penasihat Keamanan Nasional UEA Tahnoun bin Zayed Al Nahyan, dalam pertemuan trilateral di Abu Dhabi, UEA, 31 Agustus 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Israel dan Uni Emirat Arab ( UEA) akan menandatangani kesepakatan “bersejarah” mereka untuk menormalisasi hubungan diplomatik pada 15 September.

Pejabat Amerika Serikat ( AS), pada Selasa (8/9/2020) mengatakan penandatanganan kesepakatan tersebut akan dilangsungkan dalam sebuah upacara di Gedung Putih.

Para pejabat AS memprediksi penandatanganan tersebut akan dilakukan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri UEA Syekh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, saudara laki-laki putra mahkota UEA.

Para pejabat yang meminta untuk tidak disebutkan namanya tersebut menambahkan upacara akan diadakan di South Lawn, Rose Garden, atau di dalam Gedung Putih tergantung cuaca sebagaimana dilansir dari The Globe and Mail.

Baca juga: Presiden Palestina Inisiasi Front Persatuan Palestina untuk Sikapi Perjanjian Damai Israel-UEA

Upacara itu akan berlangsung hanya berselang sebulan setelah perjanjian membuka hubungan diplomatik diumumkan pada 13 Agustus.

Kesepakatan “bersejarah” tersebut dianggap memberikan kemenangan kebijakan luar negeri kepada Presiden AS Donald Trump menjelang pemilihan umum AS.

Sebelumnya, pengumuman kesepakatan pembukaan hubungan diplomatik diikuti oleh penyambungan saluran telepon, penerbangan komersial pertama, dan pembicaraan-pembicaraan kerja sama.

UEA juga telah mengakhiri boikot terhadap Israel yang memungkinkan perdagangan komoditas-komoditas penting dari kedua negara.

Baca juga: Pencaplokan Tepi Barat oleh Israel Ditunda atau Ditangguhkan? Palestina Tuduh UEA Bermain Retorika

Minyak dari UEA dapat diperdagangkan dengan Israel, rumah bagi perdagangan berlian yang berkembang pesat, perusahaan farmasi, dan perusahaan rintisan teknologi.

Palestina sendiri telah menolak kesepakatan itu dan mengecamnya.

UEA mempresentasikan perjanjian tersebut sebagai pencegahan aneksasi yang direncanakan Israel atas wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Namun Netanyahu berkeras bahwa perncegahan aneksasi tersebut itu “hanyalah sementara".

Baca juga: UEA-Israel Bangun Pangkalan Intelijen, Dinamika Timur Tengah dan Asia Selatan Bakal Berubah


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Global
Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Global
Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Global
11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

Global
Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Global
Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Global
Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Global
Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Global
Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Global
Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Global
Dikepung UMNO, Anwar dan Mahathir, Apakah Muhyiddin Bertahan Jadi PM Malaysia?

Dikepung UMNO, Anwar dan Mahathir, Apakah Muhyiddin Bertahan Jadi PM Malaysia?

Global
Dituduh Sodomi, Anwar Ibrahim Kembali Diperiksa Polisi

Dituduh Sodomi, Anwar Ibrahim Kembali Diperiksa Polisi

Global
TKI Parti Kembali Gugat Jaksa yang Tuntut Dia Bersalah, Setelah Sempat Berniat Membatalkan

TKI Parti Kembali Gugat Jaksa yang Tuntut Dia Bersalah, Setelah Sempat Berniat Membatalkan

Global
komentar
Close Ads X