Dianggap Seksis, Parkir Khusus Wanita Ini Akhirnya Dihapus

Kompas.com - 23/08/2020, 13:59 WIB
Tempat parkir khusus perempuan di swalayan Tsum, Kazan, Rusia. TassTempat parkir khusus perempuan di swalayan Tsum, Kazan, Rusia.

MOSKWA, KOMPAS.com - Sebuah swalayan di kota Kazan, Tsum, 800 kilometer di timur Moskwa memiliki sebuah tempat parkir mobil khusus untuk pelanggan wanitanya yang memicu protes.

Melansir Moscow Times, tempat parkir berwarna merah muda itu diberi simbol parkir khusus wanita berwarna putih dan dikhususkan untuk para pelanggan wanita akhir bulan lalu.

Menurut keterangan Direktur Umum swalayan Tsum, ruang parkir itu dibuat 'dengan cinta' untuk para perempuan, anak-anak, ibu muda, dan para lansia.

Baca juga: 2 Pelajar Asal China di Australia Dipukuli dan Alami Diskriminasi Rasial

Penduduk lokal menyuarakan ketidaksenangan mereka dengan tempat parkir tersebut, beberapa menyebut tindakan itu menunjukkan pemikiran yang seksis (diskriminasi berdasarkan jenis kelamin) dan yang lainnya menuduh swalayan tersebut telah melanggar hak-hak laki-laki.

Kepala pengembangan dan hubungan klien swalayan itu mengatakan bahwa ruang parkir tersebut diperpanjang menjadi 4,4 meter dari 2,5 meter "untuk kenyamanan wanita dalam berkendara".

Mereka juga beralasan karena ruang yang lebih besar akan lebih "nyaman untuk memuat barang belanjaan ke dalam bagasi".

Baca juga: Pekerja Wanita Ini Tak Terima Mendapatkan Diskriminasi dan Pelecehan

Jaksa Kazan dengan cepat mengetahui kasus diskriminasi tersebut dan mengatakan bahwa hal itu benar menunjukkan "tanda-tanda diskriminasi terhadap pengemudi berdasarkan gender".

Polisi lalu lintas Kazan memerintahkan toko tersebut untuk menghapus ruang parkir berwarna merah muda itu, dengan mengatakan,

Baca juga: Atasi Virus Corona, Peru Berlakukan Peraturan Berbasis Gender

"Tidak ada konsep parkir pria atau wanita dalam peraturan lalu lintas. Ada konsep tentang lebar tempat parkir dan jumlah tempat untuk penyandang disabilitas, tapi tidak menurut jenis kelamin."

Peringatan peraturan dari kepolisian itu pada akhirnya membuat swalayan tersebut menghapus ruang parkir khusus perempuan pada 6 Agustus lalu.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Selamat dari Perang Dunia dan Flu Spanyol, Nenek 107 Tahun Ini Tak Khawatir Covid-19

Global
2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel Sambil Diteriaki 'Arab Kotor'

2 Perempuan Ditikam di Bawah Menara Eiffel Sambil Diteriaki "Arab Kotor"

Global
Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Pemenggal Kepala Guru di Perancis Sogok Murid hingga Rp 6 Juta Sebelum Beraksi

Global
Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Terungkap, Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China

Global
9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

9 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Terima Suntikan Vaksinasi Flu Musiman

Global
Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Global
Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Global
Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Global
Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Global
11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

Global
komentar
Close Ads X