Kompas.com - 04/08/2020, 11:06 WIB
Foto tangkapan layar yang diambil dari tayangan stasiun televisi Korea Utara, KCTV, pada 1 Agustus 2019, yang memperlihatkan siluet Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sedang melihat peluncuran rudal balistik di lokasi yang tidak diketahui. AFP PHOTO / HANDOUT / KCTVFoto tangkapan layar yang diambil dari tayangan stasiun televisi Korea Utara, KCTV, pada 1 Agustus 2019, yang memperlihatkan siluet Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sedang melihat peluncuran rudal balistik di lokasi yang tidak diketahui.

PYONGYANG, KOMPAS.com – Korea Utara kemungkinan telah mengembangkan perangkat nuklir mini untuk dipasang di hulu ledak rudal balistiknya.

Hal itu menurut laporan rahasia Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sebagaimana dilansir dari Sky News, Selasa (4/7/2020).

Beberapa negara percaya bahwa uji coba senjata nuklir sebanyak enam kali yang dilaksanakan Korea Utara telah memberikan negara itu kapabilitas tersebut.

Versi sementara dari laporan tersebut telah disampaikan kepada Dewan Keamanan PBB pada Senin (3/8/2020) dan telah dilihat oleh kantor berita Reuters.

Baca juga: Cegah Adanya Pembelot, Korea Utara Terapkan Aturan Berlapis

Laporan tersebut disusun oleh panel independen yang memantau sanksi-sanksi PBB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka juga menuduh Korea Utara melanjutkan ambisi nuklirnya meski Korea Utara tidak melakukan uji coba nuklir selama hampir tiga tahun.

Laporan tersebut menyatakan bahwa Korea Utara sedang melanjutkan program nuklirnya termasuk produksi uranium yang sangat diperkaya dan pembangunan reaktor air ringan eksperimental untuk PLTN.

"Satu negara anggota PBB menilai bahwa Republik Rakyat Demokratik Korea [DPRK] sedang melanjutkan produksi senjata nuklir,” bunyi laporan tersebut.

Baca juga: Tangkis Rudal Korea Utara, Jepang Akan Bikin Sistem Pertahanan Baru

Negara komunis tersebut itu telah dikenakan sanksi PBB selama bertahun-tahun atas program rudal balistik dan rudal nuklirnya.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiga kali sejak 2018.

Trump membujuk Kim untuk melucuti program nuklirnya agar beberapa sanksi dapat dicabut, namun hal tersebut sulit tercapai.

PBB juga ragu jika Korea Utara benar-benar menghancurkan fasilitas nuklir utama negara tersebut , Punggye-ri, pada Mei 2018.

Baca juga: Pembelot Korea Utara yang Dicurigai Terinfeksi Covid-19, Tersandung Kasus Pelecehan Seksual

Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Eksperimen Ilmiah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah Manusia

6 Eksperimen Ilmiah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah Manusia

Internasional
Kota di Belgia Namai Jalannya dari Pekerja Seks Nigeria, Seperti Apa Kisahnya?

Kota di Belgia Namai Jalannya dari Pekerja Seks Nigeria, Seperti Apa Kisahnya?

Global
Pelaku Penembakan Kampus Rusia yang Tewaskan 6 Orang Bermimpi Bunuh Banyak Orang

Pelaku Penembakan Kampus Rusia yang Tewaskan 6 Orang Bermimpi Bunuh Banyak Orang

Global
Taliban Janji Murid Putri SMP Bisa Kembali ke Sekolah, asalkan...

Taliban Janji Murid Putri SMP Bisa Kembali ke Sekolah, asalkan...

Global
Gunung di Pulau La Palma Spanyol Meletus, 5.000 Warga Mengungsi

Gunung di Pulau La Palma Spanyol Meletus, 5.000 Warga Mengungsi

Global
Perancis 'Ngambek' Kontrak Kapal Selam Dibatalkan Sepihak, Ini Kata Australia

Perancis "Ngambek" Kontrak Kapal Selam Dibatalkan Sepihak, Ini Kata Australia

Global
Vietnam Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Kuba

Vietnam Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Kuba

Global
Gara-gara Kembarannya Dukun Gadungan, Pria Ini 9 Tahun Jadi Korban Salah Tangkap oleh Polisi

Gara-gara Kembarannya Dukun Gadungan, Pria Ini 9 Tahun Jadi Korban Salah Tangkap oleh Polisi

Global
Kisah Brenda Spencer, Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang karena Benci Hari Senin

Kisah Brenda Spencer, Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang karena Benci Hari Senin

Global
Taliban Sita Rp 177,2 Miliar dan Emas dari Mantan Pejabat Afghanistan

Taliban Sita Rp 177,2 Miliar dan Emas dari Mantan Pejabat Afghanistan

Global
Rusia Gelar Latihan Militer Gabungan Bareng AS dan NATO

Rusia Gelar Latihan Militer Gabungan Bareng AS dan NATO

Global
Pemilu Jerman: Calon Kuat Pengganti Angela Merkel Terjerat Kasus Pencucian Uang

Pemilu Jerman: Calon Kuat Pengganti Angela Merkel Terjerat Kasus Pencucian Uang

Global
Tak Ingat Namanya Sendiri, Wanita yang Fasih Bahasa Inggris Ini Ditemukan di Kroasia

Tak Ingat Namanya Sendiri, Wanita yang Fasih Bahasa Inggris Ini Ditemukan di Kroasia

Global
Pekerjaan Rumah Indonesia Masih Besar dalam Transisi Energi

Pekerjaan Rumah Indonesia Masih Besar dalam Transisi Energi

Global
Saat Taliban Bermain Bebek-bebekan di Taman Bermain Air Afghanistan...

Saat Taliban Bermain Bebek-bebekan di Taman Bermain Air Afghanistan...

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.