Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rangkuman Hari Ke-803 Serangan Rusia ke Ukraina: Atlet Ukraina Tewas | Tentara Latihan Senjata Nuklir

Kompas.com - 07/05/2024, 09:47 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

KOMPAS.com - Perang Rusia-Ukraina masih terus berlanjut. Bahkan sudah memasuki hari ke-803 pada Senin (6/5/2024).

Pada hari Senin, juara angkat besi Eropa asal Uraina tewas setelah membela Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Pada hari yang sama, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukannya untuk ikut latihan senjata nuklir di dekat Ukraina.

Baca juga: 5 Orang Tewas di Rafah dalam Serangan Udara Israel Semalam

Berikut ini rangkuman serangan Rusia ke Ukraina hari ke-803 dikutip dari kantor berita AFP.

1. Juara angkat besi Eropa ini tewas dalam perang membela Ukraina

Atlet angkat besi asal Ukraina yang jadi juara Eropa ganda bernama Oleksandr Pielieshenko tewas dalam perang melawan Rusia.

Diketahui, Pielieshenko (30) bergabung dengan tentara Ukraina pada Februari 2022 di awal invasi Rusia.

Pelatih angkat besi nasional Ukraina Victor Slobodianiuk mengatakan Pielieshenko telah mati sebagai pahlawan membela Ukraina.

Hal itu diungkapkannya dalam sebuah postingan di media sosial Facebook. Federasi angkat besi Ukraina mengumumkan pada Senin (6/5/2024).

Dikutip dari AFP pada Selasa (7/5/2024), Pielieshenko memenangkan medali emas Eropa pada tahun 2016 dan 2017.

Ia bahkan nyaris kehilangan medali di Olimpiade Rio 2016, di mana ia berada di urutan keempat dalam kategori 85 kg.

"Dengan sangat sedih kami harus memberitahu Anda bahwa jantung olahragawan hebat Ukraina Oleksandr Pielieshenko telah berhenti berdetak," demikian pernyataan federasi.

Baca juga: Israel Bersumpah Lanjutkan Serangan di Rafah, sebab Gencatan Senjata Tak Pasti

2. Putin perintahkan pasukan Rusia latihan senjata nuklir di dekat Ukraina

Presiden Vladimir Putin telah memerintahkan Militer Rusia untuk mengadakan latihan senjata nuklir yang melibatkan angkatan laut dan pasukan yang berbasis di dekat Ukraina.

"Selama latihan, serangkaian langkah akan diambil untuk mempraktikkan persiapan dan penggunaan senjata nuklir non-strategis," kata Kementerian Pertahanan Rusia pada Senin (6/5/2023).

Sebelumnya, Putin kedapatan telah beberapa kali menyinggung senjata nuklir sejak perang Rusia-Ukraina dimulai.

Salah satunya, ia memperingatkan dalam pidatonya pada Februari lalu bahwa ada risiko nyata perang nuklir.

Baca juga: Hamas Terima Usulan Gencatan Senjata di Gaza, Jeda Perang 7 Bulan

Sementara itu, untuk diketahui, senjata nuklir non-strategis juga dikenal sebagai senjata nuklir taktis. Senjata ini dirancang untuk digunakan di medan perang dan dapat dikirimkan melalui rudal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com