Israel Balas Serang Suriah Setelah Serangan di Dataran Tinggi Golan

Kompas.com - 04/08/2020, 10:46 WIB
Ilustrasi peluncuran rudal dari pangkalan udara Palmachim di pusat Israel pada Juli 2018 lalu. THE TIMES OF ISRAEL / ISRAEL DEFENSE MINISTRYIlustrasi peluncuran rudal dari pangkalan udara Palmachim di pusat Israel pada Juli 2018 lalu.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Pesawat militer Israel menargetkan militer Suriah dalam serangan balasan pada Senin (3/7/2020), yang telah dikonfirmasi oleh tentara Israel.

Media pemerintah Suriah juga telah menyebutkan terdapat serangan udara dari pasukan Israel dengan "kerusakan materi" yang belum dipastikan di pos-pos militer dekat ibu kota Damaskus.

Baca juga: AS Siapkan Rp 7,3 Triliun untuk Israel sebagai Bantuan Pertahanan

Melansir BBC pada Selasa (4/8/2020), pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan serangan udara tersebut merupakan pembalasan atas upaya pemboman yang dilakukan pasukan Suriah kepada Israel.

IDF mengatakan bahwa sebelumnya pasukannya telah membunuh 4 orang yang mencoba menanam bahan peledak di dekat sektor Dataran Tinggi Golan yang diduduki oleh Israel, pada Minggu (2/8/2020).

Baca juga: Israel Tangkis Serangan Roket dari Milisi Palestina

Rekaman dari kantor pengawas menunjukkan kelompok penyusup tersebut dipukul mundur dengan dihujani tembakan.

Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Jonathan Conricus mengatakan bahwa belum bisa memastikan 4 orang tersebut berasal dari organisasi apa. Kendati demikian, pihaknya menuntut "rezaim Suriah bertangung jawab" atas penyusupan dan upaya serangan tersebut.

Baca juga: Demonstrasi Terbesar Pecah, Tuntut PM Israel Benjamin Netanyahu Mundur

IDF menyatakan serangan yang terjadi pada Senin itu, pesawat Israel menargetkan "pos-pos pengamatan dan sistem pengumpulan intelijen, fasilitas artileri anti-pesawat terbang, dan sistem komando dan kontrol" di pangkalan-pangkalan militer Suriah di Qunaitra.

"IDF menganggap pemerintah Suriah bertanggung jawab atas semua kegiatan di tanah Suriah, dan akan terus beroperasi dengan tekad terhadap setiap pelanggaran kedaulatan Israel," kata Conricus.

Baca juga: Ketika PM Israel Benjamin Netanyahu Sendirian dalam Perjamuan Terakhir

Kantor berita resmi Suriah, Sana, melaporkan bahwa tentara Suriah telah mengaktifkan pertahanan udaranya pada Senin, di dekat ibu kota Damaskus, yang menjadi wilayah "target perseteruan".

Sementara itu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan bahwa selain Qunaitra, pasukan Israel telah melakukan penyerangan fajar melalui jalur udara di kota Boukamal, yang dekat dengan perbatasan Irak di timur laut, dan menewaskan telah 15 orang.

Ketegangan antara Suriah dengan Israel telah meningkat, terutama untuk wilayah sepanjang perbatasan utara Israel, sejak serangan Israel yang menewaskan seorang pasukan Hezbollah di Suriah pada 2 minggu lalu.

Ada pun Isreal telah mengantisipasi bahwa kelompok Lebanon yang didukung Iran akan melakukan serangan balasan.

Baca juga: Israel Meningkatkan Pelatihan Perang melalui Pusat Medan Perang Virtual untuk Menghadapi Hezbollah


Sumber BBC.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Alexei Navalny Kritis di Penjara Rusia, Terancam Meninggal

Kondisi Alexei Navalny Kritis di Penjara Rusia, Terancam Meninggal

Global
Kisah Jess, Model yang Foto Telanjangnya Beredar di Internet, Mengusut Penyebarnya

Kisah Jess, Model yang Foto Telanjangnya Beredar di Internet, Mengusut Penyebarnya

Global
8 Tokoh Dunia Punya Cara Unik untuk Bekerja, Apa Sajakah Itu?

8 Tokoh Dunia Punya Cara Unik untuk Bekerja, Apa Sajakah Itu?

Internasional
Militer Myanmar Akan Bebaskan 23.000 Tahanan Jelang Tahun Baru Buddha

Militer Myanmar Akan Bebaskan 23.000 Tahanan Jelang Tahun Baru Buddha

Global
Ayah dari Remaja dengan AK-47 di Times Square, Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi Bulan Lalu

Ayah dari Remaja dengan AK-47 di Times Square, Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi Bulan Lalu

Global
Remaja 18 Tahun Ditangkap dengan AK-47 di Stasiun Kereta Bawah Times Square

Remaja 18 Tahun Ditangkap dengan AK-47 di Stasiun Kereta Bawah Times Square

Global
“Senang Dilihat,” Reuni William dan Harry Jadi Obat bagi Pendukung Monarki Inggris

“Senang Dilihat,” Reuni William dan Harry Jadi Obat bagi Pendukung Monarki Inggris

Global
[UNIK GLOBAL] Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Gempa | Budidaya Melon Jepang dengan Pinjat dan Musik

[UNIK GLOBAL] Jam Berusia 1 Abad Berdetak Lagi Setelah Gempa | Budidaya Melon Jepang dengan Pinjat dan Musik

Global
Para Junior Pangeran Philip di Sekolah Gordonstoun Beri Penghormatan di Tengah Laut

Para Junior Pangeran Philip di Sekolah Gordonstoun Beri Penghormatan di Tengah Laut

Global
Wanita Telanjang Dada Muncul di Pemakaman Pangeran Philip

Wanita Telanjang Dada Muncul di Pemakaman Pangeran Philip

Global
Ratu Elizabeth II Duduk Sendiri Selama Upacara Pemakaman Pangeran Philip, Kenapa?

Ratu Elizabeth II Duduk Sendiri Selama Upacara Pemakaman Pangeran Philip, Kenapa?

Global
Narsisis, Apa Buruknya?

Narsisis, Apa Buruknya?

Internasional
Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Global
Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Global
Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Global
komentar
Close Ads X