Eks Polisi Pelaku Pembunuhan George Floyd Dipermalukan Saat Belanja

Kompas.com - 22/06/2020, 16:52 WIB
J Alexander Kueng, salah satu eks polisi yang menjadi pelaku pembunuhan George Floyd di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, pada 25 Mei lalu. Hennepin Jail County via Sky NewsJ Alexander Kueng, salah satu eks polisi yang menjadi pelaku pembunuhan George Floyd di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, pada 25 Mei lalu.

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com - Salah satu eks polisi yang menjadi pelaku pembunuhan George Floyd dipermalukan saat belanja, lalu videonya viral di media sosial.

Seorang netizen (warganet) dengan nama akun Josiah mengunggah video di Twitter, di mana saudaranya melihat J Alexander Kueng di supermarket Cub Foods.

Kueng adalah satu dari empat mantan polisi yang didakwa membunuh George Floyd, seorang pria Afro-Amerika, di Minneapolis pada 25 Mei lalu.

Baca juga: Satu Lagi Pelaku Pembunuhan George Floyd Dibebaskan dengan Jaminan

Dia dibebaskan dari penjara pada Jumat (19/6/2020), setelah membayar uang jaminan sebesar 750.000 dollar AS atau sekitar Rp 10,6 miliar.

"Siapa namamu?" tanya seorang perempuan sambil merekam kepada J Alexander Kueng, yang segera dijawab oleh si mantan penegak hukum.

Si perekam kemudian mempermalukan bahwa Kueng bisa melenggang bebas di penjara, dan belanja di Cub Foods tanpa merasa bersalah.

Dilansir Russia Today, Minggu (21/6/2020), pelaku pembunuhan berusia 26 tahun tersebut menjawab bahwa dia hanya ingin membeli kebutuhan.

Si perekam kemudian mengecam dan menyebut seharusnya Kueng tidak boleh berada di sana. Dia terus mencecar Kueng yang hendak membayar belanjaannya.

"Engkau membunuh seseorang dengan tangan dingin," jelas si perempuan sembari terus mengikuti Kueng hingga ke bagian kasir sambil merekam.

Video tersebut ditonton hingga 3,3 juta kali, dengan tagar #Oreo langsung viral di Twitter karena warganet merespons "kebutuhan" yang dibeli Kueng.

Baca juga: Fakta Baru, Derek Chauvin Tak Tindih Leher George Floyd Selama 8:46 Menit

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Perempuan di AS yang Hidup Lagi Usai Disemayamkan Kini Benar-benar Meninggal

Global
Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Orangtua dari 545 Anak Migran yang Terpisah akibat Pemerintahan Trump Belum Ditemukan

Global
Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam dalam Banjir Vietnam

Global
Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Ekstrem, Pria Tua Jerman Semprot Merica untuk Jaga Jarak di Tengah Ketakutan Covid-19

Global
Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Global
Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Global
Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Virus Corona, Singapura Bersiap Masuki New Normal pada Akhir Tahun

Global
Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Seorang Mahasiswa Rela Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental dan Bayar Rp 902.555

Global
11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

11 Wanita Afghanistan Tewas Terinjak-injak Saat Antre Urus Visa Pindah ke Pakistan

Global
Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Singapura Akan Mulai Vaksin Warga dari Covid-19 pada 2021

Global
Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Global
Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Di Umur 95 Tahun, Mahathir Mohamad Kembali Calonkan Diri sebagai PM Malaysia

Global
Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Sudan Transfer AS Rp 4,9 Triliun untuk Keluar dari Daftar Negara Terorisme

Global
Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Global
Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Jerman Dakwa Operator Darknet dengan Lebih dari 249.000 Kejahatan Siber Lewat 900 Server Gelap

Global
komentar
Close Ads X