Demi Beli Baju Lebaran, Banyak Warga Asia Juga Abaikan Lockdown

Kompas.com - 22/05/2020, 22:11 WIB
Calon pembeli memilih baju di pusat penjualan pakaian di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/5/2020). Meski sudah diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Jawa Barat sejak sepekan terakhir, namun menjelang lebaran toko pakaian ramai dikunjungi orang yang ingin membeli kebutuhan untuk perayaan Idul Fitri 1441 H. ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMICalon pembeli memilih baju di pusat penjualan pakaian di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/5/2020). Meski sudah diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Jawa Barat sejak sepekan terakhir, namun menjelang lebaran toko pakaian ramai dikunjungi orang yang ingin membeli kebutuhan untuk perayaan Idul Fitri 1441 H.

KOMPAS.com - Fenomena membeludaknya pusat perbelanjaan jelang Lebaran 2020 tidak hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah negara Asia juga mengalaminya.

Keramaian ini terjadi karena warga berburu baju Lebaran, hingga rela mengabaikan pedoman keamanan virus corona meski pandemi belum berlalu.

Selain di Indonesia, kantor berita AFP melaporkan keramaian jelang Idul Fitri juga terjadi di Pakistan, Malaysia, dan Afghanistan.

Baca juga: Sambut Lebaran, Amerika Bersatu Adakan Sosialisasi Pemakaian Masker

"Selama lebih dari dua bulan anak-anak saya tinggal di rumah," kata Ishrat Jahan, seorang ibu empat anak, saat ditemui jurnalis AFP di sebuah pasar kota Rawalpindi, Pakistan.

"Perayaan ini untuk anak-anak, dan jika mereka tidak bisa merayakannya dengan baju baru, tidak ada gunanya kami bekerja keras sepanjang tahun."

Pemerintah pusat dan provinsi di Pakistan telah melakukan berbagai cara guna menangani Covid-19, sejak infeksi pertama dilaporkan pada Februari.

Perdana Menteri Imran Khan enggan memberlakukan lockdown ketat, karena khawatir dapat menghambat perekonomian di negara miskin tersebut.

Pembatasan juga telah dikurangi secara bertahap jelang Idul Fitri, meski jumlah kasus virus corona terus bertambah.

Beberapa perjalanan domestik diizinkan lagi, dan sejumlah bisnis diperbolehkan buka lagi.

Baca juga: Pesawat Airbus Jatuh di Pakistan, Bawa Lebih dari 100 Penumpang

"Karena lockdown, barang-barang (untuk dibeli) telah menumpuk," kata Sana Ahmed di pasar kota Lahore timur.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X