Kompas.com - 25/10/2021, 22:03 WIB
Ilustrasi pembuatan dan penakaran menu di dapur Grouu. INSTAGRAM/ GrouuIlustrasi pembuatan dan penakaran menu di dapur Grouu.
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Grouu dapat menjadi solusi buatmu yang ingin menyajikan MPASI penuh nutrisi tanpa perlu repot memasak. 

Grouu memiliki dua kategori layanan yaitu langgangan katering dan ala carte. Menu yang disajikan cukup beragam dan unik.

Bahkan rata-rata ialah menu makanan orang dewasa yang dikemas menjadi produk makanan bayi. 

Baca juga:

Kepada Kompas.com (19/10/2021), Jessica Marthin selaku CEO dan Co-Founder Grouu menjelaskan bahwa pembuatan menu di Grouu dilakukan sesuai standar IDI dan WHO. 

Bahkan Grouu pun melibatkan ahli gizi, ahli pangan, dan ahli masak khusus dalam pembuatan menunya. Hal tersebut Jessica lakukan supaya produk yang disajikan benar terjamin kualitas dan gizinya.

"Jadi, kita memang susun tim, ada ahli gizi, ahli pangan, dan juga ada koki. Itu tim internal kita. Jadi, tiga orang inilah yang bekerja sama untuk membuat suatu proposal menu atau produk," ujarnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi makanan bayi dari Grouu. INSTAGRAM/ Grouu Ilustrasi makanan bayi dari Grouu.

Penyusunan menu

Aneka menu yang dihidangkan di Grouu dibuat oleh tim ahli gizi, pangan, dan koki khusus. Lebih jauh, Grouu juga melipatkan dokter spesialis khusus untuk memastikan nutrisi dalam menunya. 

"Nah enggak berhenti di situ. Nanti setelah sudah ada rencana, produknya seperti apa, kemudian kita sudah mencoba di kitchen kita. Kalau sudah ada hasil percobaannya, sudah ada perhitungannya nutrisnya itu kita konsultasikan ke dokter spesialis anak yang memiliki sub-spesialisasi lagi di nutrisi dan metabolisme. Karena dokter anak itu kan luas sebetulnya," jelas Jessica. 

Baca juga:

 

Tantangan dari penyusunan menu ini sendiri yakni pada bagaimana cara membuat makanan bayi yang enak tapi tak menggunakan gula dan garam. 

"Jadi, tim kita sudah terbiasa dan selalu bekerja dengan begitu banyak restriction. Misalnya dari koki sendiri, kita berikan tantangan makanan harus enak tapi tanpa gula garam," tuturnya.

Ilustrasi persiapan tim dapur Grouu. INSTAGRAM/ Grouu Ilustrasi persiapan tim dapur Grouu.

Hal tersebut dilakukan karena merujuk pada anjuran IDAI dan WHO. Oleh karenanya, Jessica merasa bahwa pekerjaan tim pembuatan menu sebetulnya cukup berat. 

Terlebih jika dikonsulitasikan ke dokter bisa jadi ada masukkan mengenai takaran nutrisnya.

"Jadi kita mengikuti semua guideline IDAI dan WHO, sehingga memang kerja tim ini cukup beratlah ya ketika mendesain produk. Apalagi ketika di konsultasikan ke dokter nih, kita dapat feedback, misalnya proteinnya kurang atau karbohidratnya kurang, karena selain lengkap itu harus seimbang juga," terang Jessica. 

"Bukan semua jenisnya terpenuhi tapi juga amount-nya atau banyak sedikitnya komposisi itu juga harus diperhatikan," tambahnya. 

Baca juga: Resep Tim Saring Ikan Teri, Cocok untuk MPASI Si Kecil

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.