Kompas.com - 25/10/2021, 21:12 WIB
Ilustrasi makanan bayi dari Grouu. INSTAGRAM/ GrouuIlustrasi makanan bayi dari Grouu.
Penulis Lea Lyliana
|

KOMPAS.com - Untuk mendukung tumbuh kembangnya, bayi dianjurkan mengonsumsi makanan pendamping asi atau MPASI setelah berusia enam bulan. 

Sebetulnya cara membuat MPASI cukup mudah. Namun ada suatu saat di mana, ibu pun kerepotan menyiapkannya. Jika demikian, maka katering MPASI bisa menjadi solusi. 

Ada satu katering MPASI di Jakarta yang bisa menjadi solusi, yaitu Grouu Baby Food.

Berbeda dengan katering MPASI kebanyakan, pembuatan menu di Grouu dilakukan mengikuti standar restoran. Jadi dipastikan keamanan dan kebersihannya. 

Baca juga:

Berawal dari pengalaman dan keresahan pribadi

Melalui wawancara daring, Jessica Marthin selaku CEO sekaligus Co-Founder Grouu dan  Natalia Imelda selaku CMO sekaligus Co-Founder Grouu membagikan mulanya mereka mulai usaha ini. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jessica menuturkan bahwa usaha ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadinya. 

"Mulanya campuran sih karena beberapa faktor. Pertama, dari pengalaman pribadi, jadi saya punya anak juga, usia dua tahun. Kalau sekarang sudah dua tahun lebih, sudah lulus masa MPASI-nya," ungkap Jessica kepada Kompas.com, Kamis (19/10/2021).

Ilustrasi menu MPASI dari Grouu. INSTAGRAM/ Grouu Ilustrasi menu MPASI dari Grouu.

Namun Jessica juga merasakan keresahan lain, seperti kurangnya keberagaman produk makanan bayi yang dijual di pasaran.

Hal tersebut lantas membuat Jessica termotivasi untuk membangun Grouu. Sebelumnya, ia juga melakukan observarsi dulu kepada keluarga dan kerabatannya.

Dari siniliah Jessica menemukan bahwa banyak orang tua yang mengalami kesulitan yang sama.

"Dan kita melihat apa yang ada di pasar itu pilihannya cukup terbatas. Maksudnya, mungkin bisa analogikan ibaratnya orang dewasa, kalau kita enggak sempat masak atau malas masak gitu banyak banget pilihan restoran di aplikasi. Tapi untuk anak kecil itu, kalau kita pikir lagi yang tersedia hanya makanan instan. Di mana seperti kita orang dewasa cuma punya pilihan mi instan yang tersedia secara luas," terang Jessica. 

Baca juga:

Jessica merasa bahwa semestinya kondisi pasar tidak seperti itu. Orang tua pun harusnya memiliki pilihan makanan yang lebih banyak untuk bayinya. 

"Kita merasa harusnya tidak seperti itu kondisinya, harusnya orang tua juga punya pilihan yang lebih banyak. Dari situlah kita pengin memberikan pilihan baru untuk orang tua tuturnya," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.