Membingkai Keberagaman dalam Semangat Kampus Merdeka

Kompas.com - 20/09/2020, 16:38 WIB
Untar TNI dan Polri mengadakan upacara peringatan HUT RI ke-74 diikuti jajaran pimpinan Untar, dosen, mahasiswa dan karyawan serta personil TNI dan Polri, Sabtu (17/8) di halaman kampus I Untar. DOK. UNTARUntar TNI dan Polri mengadakan upacara peringatan HUT RI ke-74 diikuti jajaran pimpinan Untar, dosen, mahasiswa dan karyawan serta personil TNI dan Polri, Sabtu (17/8) di halaman kampus I Untar.

Oleh: Dr Eko Harry Susanto, MSi

KOMPAS.com - Merdaka Belajar di Kampus Merdeka menjadi salah satu kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Proses pembelajaran yang inovatif dan tidak monoton diharapkan mampu mendukung kompetensi lulusan perguruan tinggi menjadi generasi unggul yang mampu bekerja dengan baik sesuai dengan semangat kebangsaan yang melekat.

Pada umumnya mahasiswa disatu fakultas, belajar mengenai apa yang tersirat dalam program studi studi tertentu. Mereka belajar tentang esensi dalam aspek teoritis maupun praktis melalui berbagai mata kuliah terkait.

Tentu saja capaian pembelajaran mata kuliah dan upaya untuk memperkaya kompetensi sebagai lulusan merujuk kepada disiplin ilmu bersangkutan.

Pembelajaran saling melengkapi

Kalaupun di suatu perguruan tinggi sudah menjalankan mata kuliah di luar bidang ilmu, biasanya sebatas pendukung meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam cakupan sempit.

Misalnya, program studi (prodi) ilmu sosial dan humaniora menetapkan mata kuliah berbasis sains dan teknologi sebagai pelengkap untuk berpikir holistik dalam mempraktikkan ilmu dari bangku kuliah di pekerjaan.

Baca juga: Merdeka Belajar–Kampus Merdeka: Antara Peluang dan Tantangan

Memang tercapai variasi wawasan ilmiah yang menjadikan mahasiswa tidak berpikir monoton. Namun hanya dalam keterikatan akedemis yang bisa saja terlupakan sejalan bertumpuknya materi perkuliahan dipelajari.

Berbeda dengan Program Merdeka Belajar di Kampus Merdeka, khususnya pertukaran mata kuliah antarprodi dalam satu perguruan tinggi.

Mahasiswa diberi kebebasan mengambil 20 Satuan Kredit Semester (SKS) di luar prodi utama dari batas minimal 144 SKS yang wajib diselesaikan untuk Program Sarjana Strata Satu (S1).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X