Dies Natalis ke-64, Mahfud MD: Universitas Andalas Lahirkan Banyak Tokoh

Kompas.com - 20/09/2020, 16:13 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Rabu.(16/9/2020) -Menko Polhukam Mahfud MD bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Rabu.(16/9/2020)

KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ( Menkopolhukam) Mahfud MD menyampaikan Universitas Andalas (Unand) telah melahirkan banyak tokoh di Indonesia.

Bahkan, telah melahirkan banyak tokoh dalam memerdekakan bangsa ini dari para penjajah.

"Mereka yang menjadi tokoh dari perguruan tinggi Unand sudah banyak yang mengabdi untuk bangsa dan negeri, seperti menjadi menteri, hakim konstitusi, dan guru besar," kata Mahfud MD lewat keterangannya, melansir laman Universitas Andalas, Minggu (20/9/2020).

Baca juga: Universitas Andalas Periksa 5.000 Sampel Covid Setiap Hari

Bahkan pada masa pandemi Covid-19, dia melihat Universitas Andalas tampil dengan Fakultas Kedokterannya dalam berperan sangat banyak memberi sumbangan pemikiran ketika semua panik karena serangan pandemi. 

Lalu, bilang Mahfud, berbagai perguruan tinggi dan tokoh-tokoh yang lain juga tampil memberikan solusi dalam meringankan beban bangsa dan negara yang begitu berat menghadapi pandemi.

"Sehingga dari Universitas Andalas muncul Andani membawa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang telah ikut memberikan sumbangsih bukan hanya di Sumbar tetapi sampai Jawa Timur ikut bantu masalah pandemi berdasarkan keahlian yang dimiliki," kata Mahfud.

Berperan di pandemi Covid-19

Mahfud juga mengapreasi kepada pimpinan Rumah Sakit (RS) Universitas Andalas yang dipimpin oleh Yevri Zulfikar telah berperan dalam pandemi ini.

"Itulah yang diharapkan dari perguruan tinggi, perguruan tinggi tidak boleh jadi menara gading indah dilihat dari jauh tapi harus menjadi menara air yang memancarkan kesejukan ke berbagai penjuru," jelas Mahfud.

Menteri Mahfud mengaku sudah sering ke Universitas Andalas, tapi semenjak dirinya dilantik menjadi menteri, baru pertama kali ini dirinya menyambangi Universitas Andalas. Di universitas ini, Mahfud banyak mengenal rekan-rekannya.

"Tak terasa Universitas Andalas sudah berusia 64 tahun pada 13 September yang lalu, atau bersilisih 11 tahun Indonesia melakukan proklamasi," jelas Mahfud.

Rektor Universitas Andalas Yuliandri mengucapkan terimakasih kepada Menko Mahfud yang telah mengunjungi Universitas Andalas. Tak hanya sebatas kunjungan saja, tapi Menteri Mahfud terus menjalin silaturahmi yang sudah lama terbangun.

Memang, bilang Yuliandri, banyak isu yang beredar dan berkembang di publik saat ini yang sangat sensitif dan potensial merusak kohesi sebagai bangsa yang plural.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Padang Meningkat, RS Unand Tambah Kapasitas

"Hal itu tentu membutuhkan perhatian khusus dan kearifan semua pihak dalam menghadapinya, agar bangsa ini tidak terjebak pada konflik yang gilirannya mengancam kesatuan NKRI," tukas Yuliandri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X