Unesa: Pengembangan Karakter Jadi Roh bagi Pendidikan Indonesia

Kompas.com - 20/09/2020, 16:17 WIB
Ilustrasi pendidikan sebelum pandemi DOK. SINAR MASIlustrasi pendidikan sebelum pandemi

KOMPAS.com - Universitas Negeri Surabaya ( Unesa) mengakui, pendidikan karakter menjadi roh bagi pendidikan di Indonesia. Hal itu dikarenakan pendidikan karakter menjadi sebuah kebutuhan sekaligus keunggulan untuk bangsa Indonesia.

"Mengembangkan karakter membutuhkan dua kata kunci yakni membutuhkan dan menumbuhkan. Kedua kata tersebut saling berkaitan," kata Dosen Seni Rupa Unesa yang sekaligus menjadi Ketua Dewan Pendidikan Surabaya, Martadi dalam keterangannya, seperti dilansir dari laman Universitas Negeri Surabaya, Minggu (20/9/2020).

Baca juga: Kemendikbud: Pendidikan Vokasi Percepat Lulusan SMK Peroleh Kerja

Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi menyatakan, memang perlu penguatan pendidikan karakter di masa pandemi Covid-19 ini. Apalagi, dari tujuan akhir semua proses pendidikan adalah pengembangan karakter.

Pengembangan karakter dimaksud, kata Unifah, bukan hanya membawa karakter baik dan buruk, tapi juga mengenai moral dan perilaku yang mencerminkan masyarakat Indonesia.

Guru kunci pengembangan karakter

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikbud, Praptono menambahkan, kunci dari pengembangan karakter ada di guru. Sebab, guru merupakan penggerak pengembangan karakter bagi siswa dan siswi yang ada di sekolah.

Selain itu, Praptono menyebutkan, guru juga bisa memaksimalkan peran komponen semua pendidikan yang ada di sekolah. Oleh karena, peran guru di lingkungan sekolah cukup besar.

Baca juga: Nadiem Makarim: Masalah Krisis Pendidikan Jarang Dibahas Saat Pandemi

"Satu harapan dari Guru Penggerak adalah bisa mendorong tumbuh kembang murid secara holistik," tukas Praptono mengakhiri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X