Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profil Tonny Harjono, Mantan Ajudan Jokowi yang Ditunjuk Jadi KSAU

Kompas.com - 02/04/2024, 09:15 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Marsekal Madya (Marsdya) TNI Mohamad Tonny Harjono sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU).

Tonny yang kini menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II akan menggantikan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo yang bakal purnatugas pada Selasa (9/4/2024).

Kabar penunjukkan Tonny sebagai pengganti Fadjar dikonfirmasi oleh Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Menurutnya, penunjukkan Tonny sebagai KSAU diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 20/TNI/Tahun 2024 yang ditandatangani 25 Maret 2024.

"Presiden telah menandatangani Keppres Nomor 20/TNI/Tahun 2024 tanggal 25 Maret 2024 tentang pemberhentian dengan hormat Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dari jabatannya sebagai KSAU, dan pengangkatan Marsekal Madya TNI Mohamad Tonny Harjono sebagai KSAU yang baru," uajr Ari dikutip dari Antara, Selasa (2/4/2024).

Berikut profil Marsekal Madya (Marsdya) TNI Mohamad Tonny Harjono.

Baca juga: Mantan Ajudan Jokowi Dikabarkan Jadi Kandidat Kuat KSAU Pengganti Fadjar Prasetyo

Profil Tonny Harjono

Tonny yang ditunjuk sebagai KSAU berstatus sebagai mantan ajudan Jokowi pada 2014-2016 dengan jabatan Sekretaris Militer Presiden.

Dilansir dari Kompas.com, Kamis (14/3/2024), Tonny pernah menempuh pendidikan di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (SEKKAU) dan lulus pada 2002.

Selain itu, ia juga pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (SESKOAU) pada 2008.

Setelah ditugaskan sebagai ajudan Jokowi pada 2014-2016, Tonny mengemban tugas sebagai Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Udara (Kodiklatau) pada 2022.

Jabatan lain yang pernah diembannya adalah Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) pada 2022.

Tonny juga mendapat beberapa penghargaan selama berkarier di militer, seperti Satyalancana Wira Siaga dan Satyalancana Wira Nusa.

Baca juga: Profil Sendy Fardiansyah, Sespri Iriana Jokowi yang Maju Pilwalkot Bogor 2024

Harta kekayaan Tonny Harjono

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir yang dirilis pada 2022, Tonny memiliki harta kekayaan sebesar Rp 11.290.032.382.

Harta kekayaan Tonny terdiri dari:

1. Tanah dan bangunan

  • Tanah dan bangunan seluas 321 m2/200 m2 di Bekasi senilai Rp 2.100.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 162 m2/200 m2 di Bekasi senilai Rp 1.150.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 211 m2/200 m2 di Bekasi senilai Rp 1.600.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 1190 m2/500 m2 di Bekasi senilai Rp 3.500.000.000.

2. Kendaraan

  • Mobil Toyota Land Cruiser tahun 1983 senilai Rp 90.000.000
  • Mobil Land Rover MB Penumpang tahun 2008 senilai Rp 500.000.000
  • Mobil Mercedes Benz 300SEL/sedan tahun 1991 senilai Rp 75.000.000
  • Mobil BMW 520I/sedan tahun 1994 senilai Rp 35.000.000
  • Mobil BMW sedan tahun 2001 senilai Rp 65.000.000
  • Mobil Mercedes Benz 300G tahun 1991 senilai Rp 75.000.000.
  • Mobil BMW 520I E60 tahun 2005 senilai Rp 55.000.000
  • Mobil Jeep Wrangler Rubicon tahun 2020 senilai Rp 1.200.000.000.

3. Harta lainnya

  • Kas dan setara kas senilai Rp 845.032.382.

Baca juga: Sepak Terjang Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Disebut Akan Gantikan KSAD Agus Subiyanto

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Resmi, Ada 26.319 Lowongan Kerja untuk PPPK dan CASN Kementerian PUPR 2024

Resmi, Ada 26.319 Lowongan Kerja untuk PPPK dan CASN Kementerian PUPR 2024

Tren
Unas Bentuk Tim Pencari Fakta Selidiki Dugaan Pencatutan Nama oleh Kumba Digdowiseiso

Unas Bentuk Tim Pencari Fakta Selidiki Dugaan Pencatutan Nama oleh Kumba Digdowiseiso

Tren
Kenali Waktu Terbaik dan Terburuk untuk Minum Air Kelapa

Kenali Waktu Terbaik dan Terburuk untuk Minum Air Kelapa

Tren
Terbaru, 40.839 Lowongan Kerja untuk PPPK dan CASN Kemensos 2024

Terbaru, 40.839 Lowongan Kerja untuk PPPK dan CASN Kemensos 2024

Tren
Orang yang Langsung S2 Setelah Sarjana Disebut Minim Performa Kerja, Pengamat Buka Suara

Orang yang Langsung S2 Setelah Sarjana Disebut Minim Performa Kerja, Pengamat Buka Suara

Tren
Ini Alasan Mengapa Perempuan Tak Boleh Tidur 2 Jam Setelah Melahirkan Normal

Ini Alasan Mengapa Perempuan Tak Boleh Tidur 2 Jam Setelah Melahirkan Normal

Tren
Kumpulan Twibbon dan Ucapan Hari Kartini 21 April 2024

Kumpulan Twibbon dan Ucapan Hari Kartini 21 April 2024

Tren
5 Bahaya Menahan Kentut, Bisa Keluar dari Mulut

5 Bahaya Menahan Kentut, Bisa Keluar dari Mulut

Tren
Mengenal Tinitus, Kondisi Ketika Telinga Berdenging, Apa Penyebabnya?

Mengenal Tinitus, Kondisi Ketika Telinga Berdenging, Apa Penyebabnya?

Tren
Psikiater Nutrisi Ungkap 5 Sarapan Favorit, Bantu Siapkan Otak dan Mental Seharian

Psikiater Nutrisi Ungkap 5 Sarapan Favorit, Bantu Siapkan Otak dan Mental Seharian

Tren
BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 20-21 April 2024

BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 20-21 April 2024

Tren
[POPULER TREN] Manfaat Air Kelapa Murni Tanpa Gula | Israel Serang Iran

[POPULER TREN] Manfaat Air Kelapa Murni Tanpa Gula | Israel Serang Iran

Tren
Seorang Pria Ditangkap di Konsulat Iran di Perancis, Ancam Ledakkan Diri

Seorang Pria Ditangkap di Konsulat Iran di Perancis, Ancam Ledakkan Diri

Tren
Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 66, Bisa Dapat Insentif Rp 600.000

Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 66, Bisa Dapat Insentif Rp 600.000

Tren
Mengenal Mitos Atlantis, Kota dengan Peradaban Maju yang Hilang di Dasar Laut

Mengenal Mitos Atlantis, Kota dengan Peradaban Maju yang Hilang di Dasar Laut

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com