Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siasat SYL "Peras" Pejabat Kementan, Ancam Copot Jabatan, dan Paksa Mengundurkan Diri

Kompas.com - 16/05/2024, 14:15 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) belakangan menuai sorotan publik.

Pasalnya, politisi Partai Nasdem itu diketahui menggunakan uang Kementerian Pertanian untuk keperluan pribadi dan keluarganya.

Selain menggunakan uang kementerian, SYL juga diduga kerap "memeras" bawahannya untuk iuran dan memenuhi beberapa keperluan pribadinya.

Hal ini terungkap dalam sidang kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi Kementan yang menjerat SYL yang digelar pada Senin (13/5/2024) dan Rabu (15/5/2024).

Sidang tersebut digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Lantas, bagaimana cara SYL "peras" bawahannya agar mau menuruti permintaannya?

Baca juga: Sosok Kemal Redindo, Anak SYL yang Minta Uang ke Pejabat Kementan untuk Aksesori Mobil

SYL minta pejabat Kementan mundur

Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto mengungkapkan, SYL meminta pejabat Kementan untuk mundur bila tidak sejalan dengan dirinya lagi.

Pernyataan itu terungkap ketika ia dihadirkan sebagai saksi oleh jaksa penuntut umum dalam persidangan yang digelar pada Rabu (15/5/2024).

Awalnya, Prihasto mengatakan, ia pernah secara tidak langsung memperoleh ancaman atau paksaan ketika SYL mengumpulkan Prihasto bersama eselon 1 Kementan di ruangannya.

“Pada saat itu Pak Syahrul Yasin Limpo menyampaikan dengan kalimat, 'Apabila saudara-saudara tidak sejalan dengan saya silakan mengundurkan diri',” ujar Prihasto dikutip dari Kompas.com, Rabu.

Menurut pemahaman Prihasto, ancaman tersebut ditujukan bagi eselon I Kementan supaya loyal ke SYL.

Loyal yang dimaksud Prihasto adalah dapat memahami permintaan SYL mengenai iuran yang diminta untuk kebutuhan non-budgeter politikus Nasdem ini.

Baca juga: Sidang SYL: Beli Kado dan Renovasi Rumah Pribadi dari Uang Kementan

SYL ancam copot pejabat Kementan

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali jamil Harahap mengatakan, SYL pernah mengancam akan mencopot pejabat Kementan jika tidak menuruti permintaannya.

Hal tersebut dikatakan Ali saat dihadirkan sebagai saksi oleh jaksa penuntut umum dalam persidangan yang digelar pada Senin (13/5/2024).

Pada awalnya, jaksa penuntut umum bertanya kepada Ali mengenai konsekuensi yang diterima pejabat Kementan jika tidak memenuhi pernyataan SYL.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com