Lawan Corona, LIPI dan Telkom University Ciptakan Robot Disinfektan

Kompas.com - 18/04/2020, 19:33 WIB
Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasien virus corona ShutterstockIlustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasien virus corona

KOMPAS.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Telkom University telah berhasil membuat robot disinfektan pertama di Indonesia untuk melawan Covid-19.

Diumumkan lewat keterangan resmi Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN di akun resmi @lipiindonesia, robot tersebut bernama Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR) yang telah berhasil diuji coba di Rumah Sakit Darurat-Wisma Atlet Jakarta.

Peneliti Balai Pengembangan Instrumen LIPI, Irwan Purnama, menjelaskan bahwa robot AUMR ini adalah robot yang mempunyai manfaat melakukan disinfeksi dan sterilisasi pada ruang isolasi pasien Covid-19 tanpa campur tangan manusia secara langsung, sehingga dapat meminimalisir penularan Covid-19 terhadap petugas atau tenaga medis.

Cara kerja AUMR

Robot ini menggunakan UVC dengan panjang gelombang 254 nm, yang mendekati panjang gelombang gemirsidal puncak 262 nm di mana ukuran tersebut adalah yang paling mematikan untuk virus.

Baca juga: Haruskah Kita Menyemprot Belanjaan dengan Disinfektan? Ahli Menjawab

Pada ukuran tersebut, sinar UV menjadi mudah terserap oleh DNA, RNA dan protein dari suatu mikroorganisme, dan menyebabkan pecahnya dinding sel protein yang akan membunuh mikroorganisme.

Selain itu, paparan UV dari AUMR juga menyebabkan hilangnya kemampuan sel untuk mereplikasi diri.

"Kegunaan UVC adalah untuk inaktivasi microba khususnya virus. Keunggulan penggunaan UVC adalah sterilisasi dan desinfeksi yaitu tidak meninggalkan residu," ujar Irwan.

Seperti halnya penggunaan kimia basah, UVC ini akan sangat cocok digunakan di ruang isolasi. UVC diharapkan oleh para peneliti bisa menginaktivasi virus yang menyebar dalam bentuk aerosol di udara, droplet atau yang menempel pada permukaan benda, terutama pada peralatan medis di ruangan isolasi pasien.

Bukan untuk rumah tangga

Meski demikian, Irwan menegaskan bahwa pemanfaatan AUMR ini bukan untuk level masyarakat atau rumah tangga.

Sebab, untuk pengoperasiannya di rumah sakit pun, ruang harus bebas dari manusia. Bila ada tenaga medis atau pasien di dalamnya, orang tersebut harus terlindungi dari paparan UVC.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar
Close Ads X