Pertama Kali PON Digelar di Dua Provinsi, Basuki Minta Pemprov Aceh dan Sumut Pro-Aktif

Kompas.com - 01/02/2021, 19:00 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Ketua DPRD Aceh Dahlan Jamaludin, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima di Kampus PUPR Jakarta, Senin (1/2/2021). Kunjungan ini membahas rencana dukungan infrastruktur dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara pada 2024 mendatang. Dok. Kementerian PUPR.Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Ketua DPRD Aceh Dahlan Jamaludin, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima di Kampus PUPR Jakarta, Senin (1/2/2021). Kunjungan ini membahas rencana dukungan infrastruktur dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara pada 2024 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) pro-aktif untuk mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur dari pusat.

Hal ini dilatarbelakangi dengan rencana dukungan infrastruktur dari Kementerian PUPR dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumut pada tahun 2024 mendatang. 

“Pemerintah Daerah (Pemda) susun dulu master plan-nya, infrastruktur apa saja yang akan di bangun di Aceh dan Sumatera Utara," ucap Basuki dikutip dalam keterangan persnya, Senin (1/2/2021).

Setelah penyusunan master plan tuntas, Pemdadiminta untuk mengetahui infrastruktur mana saja yang membutuhkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan mana yang APBD.

Untuk venue renang, Basuki menyarankan agar dibangun dengan konsep semi outdoor seperti di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, DKI Jakarta.

"Sehingga, perawatannya tidak terlalu mahal. Jangan hanya membangun, tetapi keberlanjutannya juga harus dipikirkan," lanjut Basuki.

Baca juga: Selesai Dibangun, Empat Venue PON XX Papua Siap Diserahkan ke Pemda

Perlu diketahui, PON XXI 2024 merupakan kali pertama diselenggarakan di dua tempat yakni, Provinsi Aceh dan Sumut.

Terpilihnya kedua provinsi tersebut sebagai tuan rumah bersama penyelenggaraan PON XXI 2024 dalam Rapat Tahunan KONI Pusat Tahun 2018.

Namun, Surat Keputusan (SK) penetapan resmi tersebut baru diberikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada November 2020.

Ketentuan ini ditetapkan setelah dilakukan revisi aturan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2007.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X