Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Akan Dibebaskan dari Penjara

Kompas.com - 13/02/2024, 15:45 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber DW

BANGKOK, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra akan diizinkan bebas setelah dipenjara karena tuduhan korupsi sejak pulang dari pengasingan pada Agustus 2023 lalu.

Menteri Kehakiman Thailand mengatakan pada Selasa (13/2/2024) bahwa dia akan dibebaskan, sementara media lokal melaporkan Thaksin telah diberikan pembebasan bersyarat.

“Sekitar 930 tahanan, termasuk Thaksin akan menjalani penangguhan hukuman. Dia termasuk dalam kelompok di mana mereka berada dalam kondisi kritis atau berusia di atas 70 tahun. Dia akan dibebaskan secara otomatis setelah enam bulan,” kata Menteri Kehakiman Tawee Sodsong, dilansir dari DW.

Baca juga: Thaksin Shinawatra Memenuhi Syarat untuk Bebas Bersyarat Bulan Depan

Berdasarkan hukum Thailand, Thaksin bisa dibebaskan setelah menjalani hukuman enam bulan pada 18 Februari.

Namun, dengan syarat ia tidak mendapat dakwaan terpisah.

Mengapa Thaksin dipenjara?

Mantan Perdana Menteri dan pendiri partai Pheu Thai Thaksin digulingkan dalam kudeta 17 tahun lalu, yang membuatnya terpaksa mengasingkan diri.

Dia kembali ke Thailand untuk pertama kalinya dalam 15 tahun pada bulan Agustus, namun segera ditangkap dan dibawa ke Mahkamah Agung, yang menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara atas tuduhan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Hukumannya, yang kemudian dikurangi menjadi satu tahun, dikatakan didasarkan pada hukuman masa lalu yang diperolehnya secara in absensia.

Pada malam pertamanya di penjara, Thaksin dirawat di rumah sakit karena merasa tidak enak badan.

Baca juga: Teka-teki Masa Depan Thaksin Shinawatra Sepulangnya ke Thailand Mulai Terbaca

Sejak itu dia menghabiskan masa hukumannya di rumah sakit militer.

Pria berusia 74 tahun itu kemudian mengajukan permintaan pengampunan kerajaan tak lama setelah penangkapannya.

Baca juga: Meski Dipenjara, Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bisa Jadi Penasihat Pemerintah

Thaksin telah membentuk partai Thai Rak Thai pada tahun 1998, yang kemudian dikenal sebagai partai Pheu Thai yang kini berkuasa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber DW

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com