Kompas.com - 02/07/2022, 11:07 WIB

MANILA, KOMPAS.com - China mengajukan proposal empat poin kepada presiden Filipina yang baru dilantik, Ferdinand Marcos Jr, untuk “mengantar zaman keemasan baru” dalam hubungan bilateral.

Setelah menghadiri upacara pengambilan sumpah, Wakil Presiden China Wang Qishan bertemu dengan Marcos dan memuji memuji keluarganya atas “kontribusi besar untuk meningkatkan persahabatan China-Filipina.”

Baca juga: Marcos Jr Dilantik Jadi Presiden Filipina, Puji Pemerintahan Diktator Sang Ayah

“Pihak China selalu mengutamakan Filipina dalam diplomasi lingkungannya, dan siap bekerja sama dengan pemerintah Filipina yang baru dalam melanjutkan persahabatan mereka, meningkatkan rasa saling percaya, dan memperdalam kerja sama untuk mengantarkan 'zaman keemasan' baru di Indonesia. hubungan bilateral,” kata Wang kepada presiden Filipina.

Marcos Jr, putra mantan presiden diktator Filipina, dilantik sebagai presiden ke-17 negara kepulauan itu dalam sebuah upacara di Manila, pada Kamis (30/6/2022).

Kunjungan dari Beijing ke Manila datang setelah Marcos Jr bulan lalu menanggapi soal konflik Manila dengan Beijing di Laut China Selatan, yang diperebutkan dengan panas, di mana kedua negara berbagi perbatasan maritim.

“Tidak ada ruang gerak di sana (Laut China Selatan). Kedaulatan kita adalah suci. Kami tidak akan berkompromi dengan cara apa pun.”

Baca juga: Upaya Terakhir untuk Gagalkan Marcos Jr Jadi Presiden Baru Filipina Ditolak Mahkamah Agung

Namun, awal bulan ini Marcos Jr mengatakan China adalah “tetangga dekat dan teman baik kami,” menambahkan bahwa Filipina “akan terus mengejar kebijakan luar negeri yang independen.”

Kedua negara tersebut memperebutkan Laut Cina Selatan di Pengadilan Arbitrase Permanen (PCA) pada 2016. Manila muncul sebagai pemenang, karena klaim Beijing atas laut yang kaya sumber daya itu dibatalkan oleh otoritas yang berbasis di Den Haag.

Pendahulu Marcos Jr, Rodrigo Duterte, telah mengindikasikan bahwa dia akan “mengesampingkan” putusan pengadilan internasional dalam upaya untuk memperkuat hubungan dengan Beijing.

Namun, Wang dari China mengusulkan kepada Marcos Jr bahwa kedua belah pihak “harus menyelesaikan perbedaan dengan benar dan bersama-sama menjaga perdamaian dan ketenangan di Laut China Selatan.”

Baca juga: Kenapa Anak Diktator Bisa Jadi Presiden Filipina, Begini Taktik Ferdinand Marcos Jr

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.