Kompas.com - 29/06/2022, 10:15 WIB

MANILA, KOMPAS.com - Situs berita Rappler Filipina yang didirikan oleh pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Maria Ressa telah diperintahkan untuk ditutup, kata perusahaan itu pada Rabu (29/6/2022).

Perintah ini nyatanya terjadi saat Rodrigo Duterte masih menduduki kursi kekuasaan sebagai Presiden Filipina.

Duterte padahal dijadwalkan akan lengser pada esok hari, Kamis (30/6/2022) untuk digantikan Ferdinand Marcos Jr, putra mantan diktator Filipina.

Baca juga: Jurnalis Filipina Maria Ressa: Duterte Berbagi Kesamaan dengan Hitler

Maria Ressa telah menjadi kritikus vokal Duterte dan perang narkoba mematikan yang diluncurkan pada 2016.

Tindakannya pun telah memicu apa yang dikatakan oleh para pendukung media sebagai serangkaian tuduhan kriminal, penyelidikan, dan serangan online terhadap Resaa maupun Rappler.

Pukulan terbaru dari Pemerintah Duterte disampaikan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Filipina (SEC).

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu, Komisi Sekuritas dan Bursa Filipina mengonfirmasi pencabutan sertifikat pendirian Rappler karena melanggar pembatasan konstitusional dan undang-undang tentang kepemilikan asing di media massa.

Rappler mengatakan keputusan itu secara efektif mengonfirmasi penutupan perusahaan dan bersumpah untuk mengajukan banding.

Baca juga: Maria Ressa Menang Nobel, Filipina Bantah Kekang Kebebasan Pers

"Kami telah mendiskusikan semua skenario yang mungkin dengan Rapplers (staf) sejak SEC mengeluarkan perintah pertamanya pada 2018," kata Editor Eksekutif dan salah satu pendiri Rappler, Glenda Gloria, kepada wartawan.

"Tidak ada yang cukup mempersiapkan organisasi untuk perintah 'pembunuhan'," bebernya, dikutip dari AFP.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.