Kenapa Anak Diktator Bisa Jadi Presiden Filipina, Begini Taktik Ferdinand Marcos Jr

Kompas.com - 17/05/2022, 14:30 WIB

MANILA, KOMPAS.com - Sejarah terulang di Filipina.

Sekitar 36 tahun lalu, satu keluarga berkuasa dilengserkan dari tampuk kekuasaan dengan tuduhan memerintah secara luar biasa serakah dan brutal. Namun, kini keluarga yang sama siap kembali menghuni Malacanang, istana kepresidenan di pusat kota Manila.

Bagi mereka yang selama ini menuntut pertanggungjawaban rezim Marcos atas tindakan keji masa lalu, menyaksikan laju Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr adalah pukulan menyakitkan. Putra mantan diktator Ferdinand Marcos itu kemungkinan besar akan menang telak dalam pemilihan presiden Filipina tahun ini, berdasarkan hasil penghitungan sementara.

Baca juga: Kembalinya Dinasti Marcos yang Kejam ke Pucuk Kekuasaan Filipina

Keluarga Marcos, termasuk Bongbong, tidak pernah meminta maaf atas kekejian di masa lampau--apalagi menyerahkan harta yang disebut-sebut dicuri dari kas negara.

Bagaimana Bongbong bisa melaju sedemikian kencang? Lantas apa dampaknya bagi 110 juta rakyat Filipina dan tempatnya di dunia?

Kebohongan dan pengaburan fakta

Pada 1986, kemarahan rakyat Filipina terhadap rezim Marcos berujung pada pelengseran Ferdinand Marcos dari jabatannya sebagai presiden Filipina. Keluarganya pun dipaksa keluar dari negara tersebut.

Namun, setelah lima tahun dalam pengasingan, keluarga Marcos kembali ke Filipina dan mulai merintis jalan untuk menuju kancah politik lagi.

Alhasil Bongbong hampir selalu punya jabatan politik sejak usia 23 tahun, mulai dari anggota DPR, senator, hingga gubernur. Menjabat presiden adalah sesuatu yang dia incar dan siapkan seumur hidupnya.

Selain Bongbong, anggota keluarga Marcos lainnya juga punya karier politik sejak diizinkan kembali ke Filipina, termasuk ibunya, Imelda, dan kakak perempuannya, Imee. Imelda bahkan bersaing dalam pilpres hanya setahun setelah kembali ke Filipina pada 1992.

Mereka tak berjuang sendirian, tapi beraliansi dengan dinasti kuat lainnya, yakni keluarga Duterte. Rodrigo Duterte adalah presiden Filipina saat ini.

Baca juga:

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siput Afrika Raksasa Ditemukan di Florida, Pemerintah Langsung Karantina Wilayah, Khawatir Sebaran Parasit

Siput Afrika Raksasa Ditemukan di Florida, Pemerintah Langsung Karantina Wilayah, Khawatir Sebaran Parasit

Global
Presiden Belarus Klaim Ukraina Serang Negaranya, Akan Terlibat Perang?

Presiden Belarus Klaim Ukraina Serang Negaranya, Akan Terlibat Perang?

Global
Ukraina Temukan Hard Drive 100 GB Berisi Data Militer Rusia, Banyak Diberi Label “Rahasia“

Ukraina Temukan Hard Drive 100 GB Berisi Data Militer Rusia, Banyak Diberi Label “Rahasia“

Global
Detik-detik Penyelamatan Kru Kapal Hong Kong yang Terbelah di Laut China Selatan Dihantam Topan Chaba

Detik-detik Penyelamatan Kru Kapal Hong Kong yang Terbelah di Laut China Selatan Dihantam Topan Chaba

Global
Kerusuhan di Libya Pecah Lagi, Pengunjuk Rasa Serbu dan Bakar Gedung Parlemen

Kerusuhan di Libya Pecah Lagi, Pengunjuk Rasa Serbu dan Bakar Gedung Parlemen

Global
China Longgarkan Aturan Covid, Warga AS dan Transit dari Negara ke-3 Sudah Bisa Masuk

China Longgarkan Aturan Covid, Warga AS dan Transit dari Negara ke-3 Sudah Bisa Masuk

Global
Akibat TikTok Challenge, Banyak Lubang Ditemukan di Pantai Florida

Akibat TikTok Challenge, Banyak Lubang Ditemukan di Pantai Florida

Global
Gelar Pertemuan Akbar, Taliban Ungkap Uneg-uneg pada Dunia Internasional

Gelar Pertemuan Akbar, Taliban Ungkap Uneg-uneg pada Dunia Internasional

Global
Update Korban Gempa M 6,1 Iran: 5 Orang Meninggal, 49 Luka

Update Korban Gempa M 6,1 Iran: 5 Orang Meninggal, 49 Luka

Global
Rangkuman Hari ke-129 Serangan Rusia ke Ukraina, Ledakan Dahsyat Guncang Mykolaiv, Rusia Terus Gempur Lysychansk

Rangkuman Hari ke-129 Serangan Rusia ke Ukraina, Ledakan Dahsyat Guncang Mykolaiv, Rusia Terus Gempur Lysychansk

Global
[UNIK GLOBAL] Toyota Innova jadi Mobil Polisi Nasional Filipina | Galang Dana Kanker Rp 5 Miliar Dipakai Foya-foya

[UNIK GLOBAL] Toyota Innova jadi Mobil Polisi Nasional Filipina | Galang Dana Kanker Rp 5 Miliar Dipakai Foya-foya

Global
Kapal China Mondar-mandir Dekat Jepang, Tokyo Langsung Gelar Latihan

Kapal China Mondar-mandir Dekat Jepang, Tokyo Langsung Gelar Latihan

Global
Biden Sebut Swiss yang Netral Akan Gabung NATO, Benarkah?

Biden Sebut Swiss yang Netral Akan Gabung NATO, Benarkah?

Global
Pesawat SpiceJet India Mendarat Darurat Lagi, Kabin Penuh Asap Usai Lepas Landas

Pesawat SpiceJet India Mendarat Darurat Lagi, Kabin Penuh Asap Usai Lepas Landas

Global
Pesan Tak Tertulis Zelensky untuk Putin melalui Jokowi...

Pesan Tak Tertulis Zelensky untuk Putin melalui Jokowi...

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.