Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rangkuman Hari Ke-788 Serangan Rusia ke Ukraina: Taktik Giling Daging | Pujian untuk AS

Kompas.com - 22/04/2024, 07:37 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber BBC,AFP,

KOMPAS.com - Perang Rusia-Ukraina memasuki hari ke-788 pada Minggu (21/4/2024), ditandai dengan laporan BBC tentang strategi "penggiling daging" yang berujung lebih banyak korban di pihak pasukan Moskwa.

Sementara itu, NATO dan sejumlah negara Eropa memuji Amerika Serikat (AS) yang meloloskan bantuan untuk Ukraina di tahap DPR.

Berikut adalah rangkuman perang Ukraina-Rusia terkini.

Baca juga: DPR AS Loloskan Paket Bantuan Rp 1.539 Triliun untuk Israel, Ukraina, dan Taiwan

1. Strategi penggiling daging tewaskan 27.300 tentara Rusia

Korban jiwa di pihak militer Rusia dalam perang melawan Ukraina kini telah melampaui 50.000 orang, demikian konfirmasi yang didapat BBC.

Selama tahun kedua di garis depan—ketika Moskwa menerapkan taktik yang disebut "strategi penggiling daging"—kami menemukan jumlah korban hampir 25 persen lebih tinggi dibanding tahun pertama.

BBC Rusia, grup media independen Mediazona, serta sejumlah sukarelawan telah menghitung jumlah kematian sejak Februari 2022.

Baca selengkapnya di sini.

2. NATO dan Eropa puji AS usai setujui RUU bantuan Ukraina

Ketua NATO Jens Stoltenberg dan sejumlah pemimpin Eropa memuji Amerika Serikat setelah menyetujui rancangan undang-undang (RUU) bantuan untuk Ukraina senilai 60,84 miliar dollar AS (Rp 984,95 triliun).

Lebih dari dua bulan lalu Senat meloloskan RUU serupa mengenai bantuan luar negeri. Anggota parlemen dari Partai Demokrat dan Republik, serta Presiden AS Joe Biden kemudian meminta Ketua DPR Mike Johnson melanjutkan proses RUU tersebut dengan melakukan pemungutan suara.

Dikutip dari Kyiv Independent pada Minggu (21/4/2024), sekitar 101 anggota DPR dari Partai Republik mendukung RUU bantuan untuk Ukraina, sedangkan 112 suara menentang. Sementara itu, di Demokrat sebanyak 210 anggota setuju dan tak satupun yang menentang.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Begitu Dinanti Ukraina, DPR AS Akhirnya Setujui Bantuan Militer Rp 989 Triliun

3. Rusia rebut desa dekat Chasiv Yar

Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu (21/4/2024) mengatakan, pasukannya merebut desa Bogdanivka di garis depan, tak sampai tiga kilometer dari Kota Chasiv Yar yang masih dikuasai Ukraina di timur laut.

Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia mencatatkan sejumlah kemajuan ketikan pasukan Kyiv tertatih akibat kekurangan amunisi dari para sekutunya di Barat.

“Unit pasukan di wilayah selatan sepenuhnya membebaskan pemukiman Bogdanivka,” kata Kemenhan Rusia dalam laporan harian, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca selengkapnya di sini.

4. Ukraina serang kapal penyelamat Rusia di Crimea

Kementerian Pertahanan Ukraina pada Minggu (21/4/2024) mengatakan, angkatan lautnya menyerang kapal penyelamat milik Armada Laut Hitam Rusia di Semenanjung Crimea.

Tidak disebutkan lokasi serangan itu tepatnya terjadi, tetapi rekaman media sosial yang konon direkam di pelabuhan Sevastopol di Crimea menunjukkan sebuah kapal terbakar.

“Hari ini, Angkatan Laut Ukraina menyerang kapal penyelamat Rusia ‘Kommuna’ di Crimea yang diduduki sementara,” kata Kemenhan Ukraina.

Baca selengkapnya di sini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Global
AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

Global
Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Global
3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

Global
Ekuador Perang Lawan Geng Narkoba, 7 Provinsi Keadaan Darurat

Ekuador Perang Lawan Geng Narkoba, 7 Provinsi Keadaan Darurat

Global
[POPULER GLOBAL] Identitas Penumpang Tewas Singapore Airlines | Fisikawan Rusia Dipenjara

[POPULER GLOBAL] Identitas Penumpang Tewas Singapore Airlines | Fisikawan Rusia Dipenjara

Global
Ukraina Kembali Serang Perbatasan dan Wilayahnya yang Diduduki Rusia

Ukraina Kembali Serang Perbatasan dan Wilayahnya yang Diduduki Rusia

Global
Singapore Airlines Turbulensi, Ini Nomor Hotline bagi Keluarga Penumpang

Singapore Airlines Turbulensi, Ini Nomor Hotline bagi Keluarga Penumpang

Global
Rusia Pulangkan 6 Anak Pengungsi ke Ukraina Usai Dimediasi Qatar

Rusia Pulangkan 6 Anak Pengungsi ke Ukraina Usai Dimediasi Qatar

Global
Fisikawan Rusia yang Kembangkan Rudal Hipersonik Dihukum 14 Tahun

Fisikawan Rusia yang Kembangkan Rudal Hipersonik Dihukum 14 Tahun

Global
Misteri Area 51: Konspirasi dan Fakta di Balik Pangkalan Militer Tersembunyi AS

Misteri Area 51: Konspirasi dan Fakta di Balik Pangkalan Militer Tersembunyi AS

Global
Kepala Politik Hamas Ucap Duka Mendalam pada Pemimpin Tertinggi Iran

Kepala Politik Hamas Ucap Duka Mendalam pada Pemimpin Tertinggi Iran

Global
Panas Ekstrem 47,4 Derajat Celcius, India Liburkan Sekolah Lebih Awal

Panas Ekstrem 47,4 Derajat Celcius, India Liburkan Sekolah Lebih Awal

Global
Israel Batal Sita Kamera Associated Press Setelah Panen Kecaman

Israel Batal Sita Kamera Associated Press Setelah Panen Kecaman

Global
Hari Ini, Irlandia dan Norwegia Akan Mengakui Negara Palestina Secara Resmi

Hari Ini, Irlandia dan Norwegia Akan Mengakui Negara Palestina Secara Resmi

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com