Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ukraina Serang Kapal Penyelamat Rusia di Crimea

Kompas.com - 22/04/2024, 08:55 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

SEVASTOPOL, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Ukraina pada Minggu (21/4/2024) mengatakan, angkatan lautnya menyerang kapal penyelamat milik Armada Laut Hitam Rusia di Semenanjung Crimea.

Tidak disebutkan lokasi serangan itu tepatnya terjadi, tetapi rekaman media sosial yang konon direkam di pelabuhan Sevastopol di Crimea menunjukkan sebuah kapal terbakar.

“Hari ini, Angkatan Laut Ukraina menyerang kapal penyelamat Rusia ‘Kommuna’ di Crimea yang diduduki sementara,” kata Kemenhan Ukraina, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca juga: Ukraina Serang 2 Kapal Militer Rusia di Crimea

Menurut Ukraina, Angkatan Laut Rusia menggunakan kapal tersebut untuk pekerjaan di laut dalam, termasuk mengangkat kapal selam dan kargo yang tenggelam, dan salah satu kapal tertua yang masih beroperasi.

Juru bicara AL Ukraina Dmytro Pletenchuk mengatakan, kerusakan yang disebabkan oleh serangan itu belum diketahui, tetapi kapal tersebut tak bisa beroperasi lagi.

“Ini akan terus terjadi sampai Rusia kehabisan kapal atau meninggalkan Crimea,” ujarnya, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca juga:

Gubernur Sevastopol yang dilantik Rusia, Mikhail Razvozhayev, sebelumnya mengatakan bahwa militer Moskwa menangkis serangan rudal anti-kapal terhadap sebuah kapal di pelabuhan.

Dia tidak mengatakan kapal mana yang diserang, tetapi pecahan yang jatuh menyebabkan kebakaran kecil yang segera padam.

Baca juga: 48 Drone Rusia Rancangan Iran Serang Ukraina dari Selatan dan Crimea

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

 Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Global
Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Global
Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Global
Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Global
Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Global
Menerka Masa Depan Politik Iran Setelah Kematian Presiden Raisi

Menerka Masa Depan Politik Iran Setelah Kematian Presiden Raisi

Global
Ongkos Perang Ukraina Mulai Bebani Negara Barat

Ongkos Perang Ukraina Mulai Bebani Negara Barat

Global
Israel Mulai Dikucilkan Negara-negara Eropa, Bisakah Perang Segera Berakhir?

Israel Mulai Dikucilkan Negara-negara Eropa, Bisakah Perang Segera Berakhir?

Global
Rangkuman Hari Ke-819 Serangan Rusia ke Ukraina: Pemulangan 6 Anak | Perebutan Desa Klischiivka

Rangkuman Hari Ke-819 Serangan Rusia ke Ukraina: Pemulangan 6 Anak | Perebutan Desa Klischiivka

Global
China 'Hukum' Taiwan yang Lantik Presiden Baru dengan Latihan Militer

China "Hukum" Taiwan yang Lantik Presiden Baru dengan Latihan Militer

Global
UPDATE Singapore Airlines Alami Turbulensi, 20 Orang Masuk ICU di RS Thailand

UPDATE Singapore Airlines Alami Turbulensi, 20 Orang Masuk ICU di RS Thailand

Global
Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Rusia Duduki Lagi Desa yang Direbut Balik Ukraina pada 2023

Global
AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

AS-Indonesia Gelar Lokakarya Energi Bersih untuk Perkuat Rantai Pasokan Baterai-ke-Kendaraan Listrik

Global
Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Inggris Juga Klaim China Kirim Senjata ke Rusia untuk Perang di Ukraina

Global
3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

3 Negara Eropa Akan Akui Negara Palestina, Israel Marah

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com