Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mesir Ungkap Kunci Hamas dan Israel jika Ingin Capai Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza

Kompas.com - 10/05/2024, 14:33 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

KAIRO, KOMPAS.com - Mesir mengungkap kunci bagi Hamas dan Israel jika ingin mencapai kesepakatan gencatan senjata Gaza.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (10/5/2024), Kementerian Luar Negeri Mesir menyampaikan, Hamas dan Israel harus menunjukkan fleksibilitas apabila mereka ingin mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran sandera dalam perang tujuh bulan di Jalur Gaza.

Pembacaan panggilan telepon antara Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken itu mengungkap, bahwa kedua diplomat sepakat tentang pentingnya mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk menunjukkan fleksibilitas.

Baca juga: Hamas Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza Kini Tergantung Israel

Sebagaimana dilansir AFP, mereka juga setuju untuk melakukan semua upaya yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan mengakhiri tragedi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Hamas sebelumnya mengatakan pada Jumat pagi, bahwa para perundingnya dalam pembicaraan gencatan senjata minggu ini di Kairo, Mesir, telah meninggalkan kota itu menuju Doha, Qatar.

Menurut mereka, Israel telah menolak proposal yang diajukan oleh para mediator dan mengajukan keberatan atas usulan gencatan senjata tersebut.

Hamas menambahkan bahwa mereka mendukung proposal tawaran Mesir-Qatar itu dan menyebut "bola sekarang sepenuhnya berada di tangan penjajah (Israel)".

Media Mesir yang terkait dengan pemerintah, Al-Qahera News, pada Kamis (9/5/2024) melaporkan, para negosiator Israel juga telah meninggalkan Kairo.

Kementerian Luar Negeri Mesir sendiri pada Jumat ini mengatakan perundingan tersebut berada dalam "fase yang sulit".

Baca juga: Hamas: Serangan Israel di Rafah untuk Halangi Perundingan Gencatan Senjata

Kairo mengungkapkan kekhawatiran akan serangan Israel berskala besar ke kota Rafah, Gaza, yang padat penduduknya, yang berada di perbatasan Mesir, dapat mengancam "stabilitas dan keamanan" wilayah tersebut.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan bahwa dalam percakapan yang sama, Blinken meyakinkan Shoukry bahwa Amerika Serikat tidak mendukung operasi militer besar-besaran di Rafah dan menolak pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza.

Israel sebelumnya telah menolak usulan gencatan senjata karena tidak sesuai dengan rencana. Israel ingin tetap melanjutkan operasi di Rafah dengan maksud memberangus Hamas.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

Terkini Lainnya

Myanmar Krisis Ekonomi, Ekspor Narkoba Melonjak

Myanmar Krisis Ekonomi, Ekspor Narkoba Melonjak

Global
Tak Ada Serangan Sejak Pagi, Warga Gaza Bisa Shalat Idul Adha dengan Tenang

Tak Ada Serangan Sejak Pagi, Warga Gaza Bisa Shalat Idul Adha dengan Tenang

Global
Ini Gerobak Dorong Tercepat di Dunia Racikan Mekanik Inggris

Ini Gerobak Dorong Tercepat di Dunia Racikan Mekanik Inggris

Global
Jurnalis Rusia Tewas dalam Serangan Drone Ukraina

Jurnalis Rusia Tewas dalam Serangan Drone Ukraina

Global
Serangan Udara AS Sasar Pemimpin Tertinggi ISIS di Somalia

Serangan Udara AS Sasar Pemimpin Tertinggi ISIS di Somalia

Global
Nuklir dan Keamanan Pangan Jadi Fokus KTT Perdamaian Ukraina di Swiss

Nuklir dan Keamanan Pangan Jadi Fokus KTT Perdamaian Ukraina di Swiss

Global
Adidas Selidiki Dugaan Korupsi Besar Perusahaannya di China

Adidas Selidiki Dugaan Korupsi Besar Perusahaannya di China

Global
Qatar-Mesir Rencanakan Pembicaraan dengan Hamas Terkait Gencatan Senjata di Gaza

Qatar-Mesir Rencanakan Pembicaraan dengan Hamas Terkait Gencatan Senjata di Gaza

Global
Spesies Ikan Baru Mirip Piranha Dinamai Sauron, seperti Karakter di Lord of the Rings

Spesies Ikan Baru Mirip Piranha Dinamai Sauron, seperti Karakter di Lord of the Rings

Global
Israel Umumkan Jeda Taktis di Gaza Selatan Setiap Pagi-Malam, Ini Tujuannya

Israel Umumkan Jeda Taktis di Gaza Selatan Setiap Pagi-Malam, Ini Tujuannya

Global
Pantai Pulau Sentosa Singapura Ditutup karena Ada Tumpahan Minyak

Pantai Pulau Sentosa Singapura Ditutup karena Ada Tumpahan Minyak

Global
China Akan Ambil Panda Wang Wang dan Fu Ni dari Kebun Binatang Adelaide Australia, tapi...

China Akan Ambil Panda Wang Wang dan Fu Ni dari Kebun Binatang Adelaide Australia, tapi...

Global
Rangkuman Hari Ke-843 Serangan Rusia ke Ukraina: KTT Swiss Dimulai | Kamala Harris Umumkan Bantuan Rp 24,7 Triliun

Rangkuman Hari Ke-843 Serangan Rusia ke Ukraina: KTT Swiss Dimulai | Kamala Harris Umumkan Bantuan Rp 24,7 Triliun

Global
Khotbah Arafah Diterjemahkan ke 20 Bahasa dan Didengar 1 Miliar Orang, Apa Isinya?

Khotbah Arafah Diterjemahkan ke 20 Bahasa dan Didengar 1 Miliar Orang, Apa Isinya?

Global
Usai Wukuf di Arafah, Jemaah Haji Bermalam di Muzdalifah, Arab Saudi Pastikan Kelancaran

Usai Wukuf di Arafah, Jemaah Haji Bermalam di Muzdalifah, Arab Saudi Pastikan Kelancaran

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com