Iran Ancam Serang Israel jika Sedikit Saja Ganggu Keamanannya

Kompas.com - 19/04/2022, 22:02 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Senin (18/4/2022) mengancam akan menyerang "di jantung" Israel, jika Tel Aviv membuat "langkah sekecil apapun" terhadap Teheran.

Berbicara pada parade militer yang menandai Hari Tentara Nasional, Raisi mengatakan jika keamanan Iran terancam oleh musuh bebuyutan Israel, angkatan bersenjatanya akan membalas dengan keras.

Baca juga: Iran Jatuhkan Sanksi ke 24 Individu AS, Mayoritas Pejabat Era Trump

“Pesan kami kepada rezim Zionis adalah bahwa jika Anda menginginkan normalisasi hubungan dengan beberapa negara di kawasan itu, Anda harus tahu bahwa bahkan gerakan terkecil Anda tidak disembunyikan dari intelijen, keamanan, dan angkatan bersenjata kami,” kata Raisi mengacu pada Israel sebagaimana dilansir Al Jazeera.

“Dan Anda (Israel) harus tahu bahwa jika Anda membuat gerakan terkecil melawan bangsa Iran, tujuan (serangan) angkatan bersenjata kita akan menjadi pusat rezim Zionis,” tambah Raisi pada rapat umum itu.

Menurut laporan AA, selama upacara tersebut militer Iran menampilkan berbagai senjata buatan dalam negeri, drone dan sistem pertahanan di parade di pinggiran Teheran.

Kaman-22, drone strategis jarak jauh milik Angkatan Udara Iran, yang mampu mengangkut berbagai jenis kargo dengan durasi penerbangan 24 jam, ditampilkan untuk pertama kalinya.

Menurut pejabat militer, senjata itu memiliki jangkauan operasional lebih dari 3000 km dan mampu terbang hingga 8000 meter di udara.

Serangkaian jet tempur milik tentara Iran juga melakukan manuver udara pada kesempatan itu.

Baca juga: Penikaman di Tempat Suci Syiah Iran, 1 Ulama Tewas

Raisi mengatakan militer Iran telah mengembangkan kemandirian di bawah tekanan sanksi AS, dan mengatakan kemampuannya dalam "kondisi terbaik" hari ini.

Parade Hari Tentara Nasional tahun ini datang beberapa minggu setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap apa yang diklaimnya sebagai "pusat strategis" Israel di Erbil di wilayah Kurdi Irak utara.

Serangan itu, yang melibatkan selusin rudal balistik, terjadi sebagai tanggapan atas pembunuhan dua anggota IRGC, dalam serangan udara Israel di pinggiran ibukota Suriah, Damaskus.

Pekan lalu, Raisi mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein yang sedang berkunjung bahwa Iran "mengawasi dengan cermat" tindakan Israel, dan tidak akan membiarkan mereka "membahayakan keamanan kawasan melalui negara mana pun".

Israel disalahkan atas serangkaian serangan sabotase di fasilitas nuklir utama Iran dan pembunuhan sejumlah ilmuwan nuklir terkemuka Iran.

Baca juga: Iran Kembali Larang Perempuan Nonton Bola di Stadion, Timnas Ikut Mengecam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Faktor Kenapa Amerika Disebut Negara Adidaya

11 Faktor Kenapa Amerika Disebut Negara Adidaya

Internasional
Rangkuman Hari Ke-130 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa Klaim Rebut Lysychansk, Belarus Laporkan Serangan Kyiv

Rangkuman Hari Ke-130 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa Klaim Rebut Lysychansk, Belarus Laporkan Serangan Kyiv

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Presiden Jokowi Temui Putin dan Zelensky | Rusia Gagal Bayar Utang

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Presiden Jokowi Temui Putin dan Zelensky | Rusia Gagal Bayar Utang

Global
Petani di China Boleh Bayar DP Rumah Pakai Semangka dan Bawang Putih

Petani di China Boleh Bayar DP Rumah Pakai Semangka dan Bawang Putih

Global
Setelah Jokowi, Giliran PM Australia Kunjungi Ukraina, Ini yang Dilakukan

Setelah Jokowi, Giliran PM Australia Kunjungi Ukraina, Ini yang Dilakukan

Global
Lawatan Jokowi ke Eropa Bekal Penting Jadi Ketua ASEAN 2023

Lawatan Jokowi ke Eropa Bekal Penting Jadi Ketua ASEAN 2023

Global
UPDATE Sri Lanka Bangkrut: Cadangan BBM Tersisa Kurang dari Sehari!

UPDATE Sri Lanka Bangkrut: Cadangan BBM Tersisa Kurang dari Sehari!

Global
Balita Tewas Jatuh dari Lantai 29, Sempat Terdengar Suara Orang Bertengkar

Balita Tewas Jatuh dari Lantai 29, Sempat Terdengar Suara Orang Bertengkar

Global
Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh ke AS untuk Diselidiki

Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh ke AS untuk Diselidiki

Global
Seorang Kurir Tewas Kepanasan Saat Mengantar Paket, Baru Saja Ulang Tahun Ke-24

Seorang Kurir Tewas Kepanasan Saat Mengantar Paket, Baru Saja Ulang Tahun Ke-24

Global
Ukraina Terkini: Rudal Hantam Kota Belgorod Rusia, 4 Orang Tewas

Ukraina Terkini: Rudal Hantam Kota Belgorod Rusia, 4 Orang Tewas

Global
Singapura Akan Eksekusi Mati Pengedar Narkoba Kedua dalam 2 Bulan

Singapura Akan Eksekusi Mati Pengedar Narkoba Kedua dalam 2 Bulan

Global
Italia Kekeringan, Kota Rumahnya Romeo-Juliet Batasi Pemakaian Air Minum

Italia Kekeringan, Kota Rumahnya Romeo-Juliet Batasi Pemakaian Air Minum

Global
Pejabat Hong Kong Positif Covid Usai Foto bareng Xi Jinping

Pejabat Hong Kong Positif Covid Usai Foto bareng Xi Jinping

Global
Cacar Monyet di Eropa Meningkat 3 Kali dalam 2 Pekan, WHO Minta Waspada

Cacar Monyet di Eropa Meningkat 3 Kali dalam 2 Pekan, WHO Minta Waspada

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.